Prof. Dr. Lisye Iriana Zebua M.Si., Perempuan Pertama Asal Nias Raih Gelar Profesor, Mengharumkan Nama Papua dan Kepulauan Nias

Redaksi

- Editor

Selasa, 27 Januari 2026 - 08:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KompasReal.id, Kabar membanggakan datang dari dunia akademik Indonesia. Prof. Dr. Lisye Iriana Zebua, M.Si., resmi mencatat sejarah sebagai perempuan pertama asal Kepulauan Nias yang meraih gelar Profesor. Pencapaian ini menjadi kebanggaan besar, tidak hanya bagi masyarakat Nias, tetapi juga Papua dan Indonesia secara luas.

Prof. Lisye lahir di Jayapura, Papua, saat sang ayah bertugas di daerah tersebut. Ia merupakan putri dari pasangan Bapak A. Zebua dan Ibu bermarga Mendrofa. Perjalanan akademiknya yang panjang dan konsisten menunjukkan dedikasi tinggi dalam dunia ilmu pengetahuan, khususnya di bidang biologi dan botani.

Pada tahun 2025, Prof. Lisye dikukuhkan sebagai Guru Besar Bidang Kepakaran Sistematika Tumbuhan, sekaligus menjabat sebagai Ketua Senat FMIPA Universitas Cenderawasih (UNCEN), perguruan tinggi negeri tertua dan terbesar di Tanah Papua. Kiprahnya memperkuat peran perempuan dalam kepemimpinan akademik.

Berbagai karya ilmiah Prof. Lisye telah dipublikasikan di jurnal nasional dan internasional serta dipresentasikan dalam forum ilmiah bergengsi. Fokus penelitiannya meliputi etnobotani pandan-pandanan, karakterisasi minyak buah merah, pemanfaatan makrofungi untuk ketahanan pangan, hingga kajian biodiversitas khas Papua yang bernilai strategis.

Selain riset, Prof. Lisye juga aktif dalam pengabdian masyarakat. Ia terlibat langsung dalam pelatihan pembuatan pupuk organik cair, pengolahan pangan lokal, hingga pemberdayaan pengusaha muda Papua berbasis sumber daya alam setempat. Kontribusinya menjembatani ilmu pengetahuan dengan kebutuhan masyarakat akar rumput.

Prestasi Prof. Dr. Lisye Iriana Zebua, M.Si. menjadi teladan dan inspirasi, khususnya bagi perempuan Indonesia dan perempuan Nias, bahwa keterbatasan geografis bukanlah penghalang untuk berprestasi di tingkat nasional dan internasional. Sosoknya membuktikan bahwa ilmu, dedikasi, dan ketekunan mampu mengubah sejarah.KR03

Penulis : Edy siregar

Editor : EMAS

Follow WhatsApp Channel kompasreal.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Viral! Konten “Pocong AI” Bikin Heboh Warga, Kreator Remaja Diperiksa Polisi
Mitra Program MBG Keberatan Penghentian Sementara Saat Libur, Khawatir Berdampak pada Usaha dan Pekerja
Perkuat Potensi Perkebunan Papua Barat, Wapres Gibran Tanam Bibit Kakao di Manokwari Selatan
Di Perbatasan Papua Barat, Satgas Yonif 410 Bawa Pelayanan Kesehatan ke Rumah Warga
MAHASISWA TERIAK DEMOKRASI, BUNGKAM HAK BICARA MENTERI? 
Klaim Mobil Dipasangi Alat Pelacak, Eks Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto Jadi Sorotan Netizen
Pengumuman Caba PK TNI AD Gelombang II TA 2026, Kodam XVIII/Kasuari Tegaskan Seleksi Transparan dan Berkualitas
Wujud Kepedulian Sesama, Kodam XII/Tanjungpura Bagikan Nasi Kotak dalam Aksi Jumat Berkah
Berita ini 31 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 23 Juni 2026 - 10:10 WIB

Viral! Konten “Pocong AI” Bikin Heboh Warga, Kreator Remaja Diperiksa Polisi

Senin, 22 Juni 2026 - 08:18 WIB

Mitra Program MBG Keberatan Penghentian Sementara Saat Libur, Khawatir Berdampak pada Usaha dan Pekerja

Minggu, 21 Juni 2026 - 23:43 WIB

Perkuat Potensi Perkebunan Papua Barat, Wapres Gibran Tanam Bibit Kakao di Manokwari Selatan

Rabu, 17 Juni 2026 - 22:23 WIB

Di Perbatasan Papua Barat, Satgas Yonif 410 Bawa Pelayanan Kesehatan ke Rumah Warga

Selasa, 16 Juni 2026 - 19:58 WIB

MAHASISWA TERIAK DEMOKRASI, BUNGKAM HAK BICARA MENTERI? 

Berita Terbaru

Jakarta

Prabowo Resmi Teken UU Polri Nomor 5 Tahun 2026

Rabu, 24 Jun 2026 - 07:39 WIB