FKUB Gunungsitoli Gelar Pertemuan Darurat, Serukan Masyarakat Tolak Provokasi dan Jaga Persaudaraan

Redaksi

- Penulis

Rabu, 28 Januari 2026 - 10:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KompasReal.id, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Gunungsitoli segera menggelar pertemuan penting menanggapi dinamika sosial terkini di wilayah kota, khususnya sekitar Simpang Meriam. Pertemuan yang digelar pada 27 Januari 2026 ini dihadiri oleh pengurus FKUB, perwakilan Pemerintah Kota, serta Kepala Kantor Kementerian Agama setempat, sebagai bentuk respons kolektif terhadap kondisi yang berkembang.

Dalam pertemuan tersebut, Ketua FKUB Kota Gunungsitoli, Pdt. Tuhoni Telaumbanua, Ph.D., menyampaikan sejumlah poin kritis dan himbauan kepada seluruh masyarakat. Beliau menegaskan pentingnya tidak terprovokasi oleh isu-isu bernuansa SARA dan menjaga nilai Fatalifusota (persaudaraan) sebagai kearifan lokal yang menjadi fondasi kerukunan.

FKUB juga mengakui bahwa penyampaian pendapat adalah hak yang dijamin hukum, namun harus dilakukan dengan tetap mempertimbangkan ketertiban dan keharmonisan bersama. Forum tersebut secara tegas menyatakan bahwa segala bentuk ujaran kebencian, penghinaan, atau provokasi di ruang publik dan media sosial tidak dapat dibenarkan, dan menyerukan agar dugaan pelanggaran hukum diserahkan sepenuhnya kepada aparat penegak hukum.

Lebih lanjut, FKUB mengajak semua tokoh masyarakat, mulai dari agama, adat, hingga pemuda, untuk berperan aktif sebagai penyejuk dan peredam ketegangan, bukan pemantik konflik. Mereka diharapkan dapat menjadi jembatan dialog dalam menyelesaikan setiap persoalan.

Dalam pernyataannya, FKUB menegaskan bahwa Gunungsitoli telah lama menjadi ruang hidup bersama yang harmonis bagi Ono Niha dan pendatang. Dengan mengedepankan kedewasaan budaya dan iman, setiap masalah diharapkan dapat diselesaikan secara bermartabat dan damai, demi menjaga kota ini sebagai rumah bersama yang aman, rukun, dan harmonis.KR03

Penulis : Edy siregar

Editor : EMAS

Follow WhatsApp Channel kompasreal.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kejari Gunungsitoli Tetapkan KPA Tersangka Korupsi Proyek RSU Nias Rp38,5 Miliar
Polres Nias Tangkap Dua Tersangka Pemerasan di Kantor DPRD Gunungsitoli*
Bupati Nias Utara Bersujud di Hadapan Menteri, Minta Dana Tuntaskan Puluhan Desa Tertinggal
Kritik Pedas untuk Kepala Desa Lahusa Idanotae: Kemakmuran Pribadi, Tapi Jalan Desa Masih Rusak?
Pemkab Nias Ikuti Apel Gelar Pasukan Operasi Keselamatan Toba 2026
HUT ke-54 Basarnas Nias Gelar Aksi Donor Darah
Aksi Damai Tokoh Nias Menuntut Tindakan Tegas Terhadap Pelaku Pelecehan
Sahabat Polres Nias Ajak Masyarakat Sampaikan Aspirasi Secara Santun, Damai, dan Bertanggung Jawab
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 2 April 2026 - 00:05 WIB

Kejari Gunungsitoli Tetapkan KPA Tersangka Korupsi Proyek RSU Nias Rp38,5 Miliar

Sabtu, 7 Maret 2026 - 16:15 WIB

Polres Nias Tangkap Dua Tersangka Pemerasan di Kantor DPRD Gunungsitoli*

Jumat, 27 Februari 2026 - 06:18 WIB

Bupati Nias Utara Bersujud di Hadapan Menteri, Minta Dana Tuntaskan Puluhan Desa Tertinggal

Jumat, 13 Februari 2026 - 21:42 WIB

Kritik Pedas untuk Kepala Desa Lahusa Idanotae: Kemakmuran Pribadi, Tapi Jalan Desa Masih Rusak?

Kamis, 5 Februari 2026 - 20:12 WIB

Pemkab Nias Ikuti Apel Gelar Pasukan Operasi Keselamatan Toba 2026

Berita Terbaru

Mimbar jumat

Menghindari Suuzon, Menjaga Hati dan Persaudaraan

Jumat, 15 Mei 2026 - 11:04 WIB