KompasReal.id, Iran tetap pada pendiriannya dan tidak ada perkembangan signifikan dalam dialog dengan AS di Swiss. Utusan khusus Trump, Steve Witkoff, melaporkan bahwa Iran tidak mau memenuhi tuntutan AS.
Trump terlihat bingung dengan sikap Iran yang tidak goyah. Dia bertanya kenapa Iran tidak mau menyerah dan mengikuti arahan AS. Namun, Iran tidak terintimidasi oleh ancaman militer AS.
Menlu Iran, Abbas Araghchi, menegaskan bahwa AS tidak perlu pamer kekuatan militer di timur tengah. Iran siap menghadapi tekanan AS dan tidak akan menyerah. Ronde ketiga negosiasi dengan AS akan diadakan di Swiss.
Di dalam negeri Iran, kondisi dipersiapkan lebih kepada kesiapan perang dan kesiapan diserang. Pemimpin Iran, Khamenei, telah merapikan kepemimpinan elit Iran dan menyusun rencana untuk menghadapi serangan dadakan.
Iran tidak akan menyerah. Mereka siap menghadapi tekanan AS dan tidak akan mengikuti arahan AS. Apakah AS akan mengubah strateginya?
Penulis : Kr03
Editor : EMAS
Sumber Berita: Aljazeera












