Skandal Miliaran di Padangsidimpuan: Eks Polisi dan Oknum DPRD Terseret, 34 Personel Jadi Korban”

Redaksi

- Editor

Jumat, 3 April 2026 - 11:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KompasReal.id, P.sidimpuan — Dugaan penipuan dan penggelapan bernilai miliaran rupiah yang menyeret nama eks polisi Risdianto Lubis (RL) dan istrinya, Saripah Hanum (SH), kini menjadi sorotan tajam publik. Kasus ini tak sekadar bicara angka kerugian, tetapi juga menyentuh isu kepercayaan dan integritas karena melibatkan dugaan pencatutan nama institusi negara.

Perkara yang diduga berlangsung sejak 2021 hingga 2025 itu disebut telah merugikan sedikitnya 34 personel Polres Padangsidimpuan. Modus yang digunakan dinilai serius, mulai dari dugaan pemalsuan tanda tangan hingga penggunaan nama aparat kepolisian dan perwira tinggi dalam dokumen pengajuan pinjaman ke Bank BRI.

Fakta bahwa puluhan aparat penegak hukum justru menjadi korban memunculkan tanda tanya besar di tengah masyarakat. Banyak pihak menilai, jika benar terjadi, praktik ini mengindikasikan skema yang terstruktur dan berlangsung cukup lama tanpa terdeteksi.

Menanggapi hal tersebut, pihak Polres Padangsidimpuan menegaskan bahwa proses penyelidikan dan penyidikan telah dilakukan sesuai prosedur hukum. Kasat Reskrim AKP H. Naibaho menyampaikan bahwa seluruh tahapan berjalan sesuai aturan dan pihaknya menghormati proses praperadilan yang diajukan tersangka.

Di sisi lain, kritik publik terus menguat, terutama karena SH diketahui masih aktif sebagai anggota DPRD Kota Padangsidimpuan periode 2024–2029. Statusnya sebagai wakil rakyat dinilai menambah beban moral dan ekspektasi publik terhadap penegakan etika serta integritas.

Sorotan juga mengarah pada keterlibatan SH dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG), yang dinilai berpotensi menimbulkan konflik kepentingan. Apalagi, terdapat aturan internal partai yang melarang kadernya terlibat dalam proyek tertentu yang beririsan dengan kepentingan publik.

Kasus ini kini menjadi ujian serius bagi aparat penegak hukum dalam menjaga transparansi dan akuntabilitas. Publik berharap, jika dugaan ini terbukti, tidak ada perlakuan istimewa terhadap siapa pun, demi menjaga kepercayaan terhadap sistem hukum dan institusi negara.

Penulis : Kr03

Editor : EMAS

Sumber Berita: KompasReal.id

Follow WhatsApp Channel kompasreal.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kebakaran Hebat Hanguskan Gudang Besi Tua di Simpang UGN Padangsidimpuan, Api Sempat Menjalar Besar
Kemenag Padangsidimpuan Sembelih 9 Hewan Qurban, Salurkan Daging ke 5 Desa dan Panti Asuhan
Mengenang Karya Legendaris ‘Perempuan dari Sidimpuan’, Tantawi Panggabean Berharap Lahir Karya Baru Pembawa Nama Daerah
Armansyah Nasution: Idul Adha Momen Meneladani Pengorbanan dan Mempererat Kebersamaan Sosial
Polres Padangsidimpuan Amankan Malam Takbiran Idul Adha 1447 H, Situasi Berjalan Kondusif
Polres Padangsidimpuan Sembelih 8 Ekor Lembu Qurban, Pererat Kepedulian dan Kebersamaan di Hari Raya Idul Adha 1447 H
Bedah Buku Kapolres Padangsidimpuan Warnai HUT Bhayangkara ke-80, Angkat Kearifan Lokal dan Restorative Justice
Resmi Dibuka, Cafe & Resto Bulung Sikkut Siap Menjadi Ikon Kuliner Padangsidimpuan
Berita ini 56 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 28 Mei 2026 - 20:00 WIB

Kebakaran Hebat Hanguskan Gudang Besi Tua di Simpang UGN Padangsidimpuan, Api Sempat Menjalar Besar

Kamis, 28 Mei 2026 - 18:55 WIB

Kemenag Padangsidimpuan Sembelih 9 Hewan Qurban, Salurkan Daging ke 5 Desa dan Panti Asuhan

Kamis, 28 Mei 2026 - 01:21 WIB

Mengenang Karya Legendaris ‘Perempuan dari Sidimpuan’, Tantawi Panggabean Berharap Lahir Karya Baru Pembawa Nama Daerah

Rabu, 27 Mei 2026 - 20:14 WIB

Armansyah Nasution: Idul Adha Momen Meneladani Pengorbanan dan Mempererat Kebersamaan Sosial

Rabu, 27 Mei 2026 - 17:45 WIB

Polres Padangsidimpuan Amankan Malam Takbiran Idul Adha 1447 H, Situasi Berjalan Kondusif

Berita Terbaru