Nikah Beda Agama & Sesama Jenis di Luar Negeri, DPR Wanti-Wanti Celah ‘Penyelundupan Hukum’ Mengancam Sistem Nasional”

Redaksi

- Editor

Jumat, 3 April 2026 - 22:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KompasReal.id, Jakarta — Polemik pengakuan pernikahan warga negara Indonesia (WNI) di luar negeri kembali mencuat dalam pembahasan RUU Hukum Perdata Internasional (RUU HPI). Anggota Komisi III DPR RI, I Wayan Sudirta, menyoroti praktik nikah beda agama hingga pernikahan sesama jenis yang dilakukan di luar negeri namun berpotensi diakui di Indonesia.

Menurutnya, secara prinsip hukum perdata internasional, suatu pernikahan dapat diakui apabila sah menurut hukum negara tempat pernikahan itu dilangsungkan. Namun, ia mengingatkan bahwa praktik tersebut bisa menjadi bentuk “penyelundupan hukum” apabila bertentangan dengan nilai dasar, norma agama, serta ketertiban umum yang berlaku di Indonesia.

Pandangan serupa disampaikan anggota Pansus lainnya, Soedeson Tandra. Ia menilai terdapat perbedaan mendasar antara konsep perkawinan di Indonesia dan sejumlah negara lain. “Di Indonesia perkawinan itu urusan agama, sementara di negara lain bisa semata urusan negara. Ini yang menjadi persoalan,” ujarnya dalam rapat pembahasan.

Soedeson juga menyoroti potensi konflik hukum yang lebih luas, terutama terkait implikasi lanjutan seperti warisan hingga adopsi anak dari pernikahan sesama jenis yang dilakukan di luar negeri. Ia mempertanyakan bagaimana negara akan menyikapi hal tersebut jika bertentangan dengan hukum nasional.

Sementara itu, Sekretaris Umum IKAHI, Heru Pramono, menegaskan bahwa pengakuan terhadap produk hukum luar negeri tetap harus tunduk pada prinsip ketertiban umum (public order). Ia menjelaskan, pengadilan di Indonesia akan terlebih dahulu menguji apakah suatu putusan atau tindakan hukum dari luar negeri sejalan dengan peraturan perundang-undangan dan kesusilaan nasional sebelum dapat diakui atau dieksekusi.

Penulis : Kr03

Editor : EMAS

Sumber Berita: Dprri

Follow WhatsApp Channel kompasreal.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sapi Kurban Lepas Saat Idul Adha, Warga Panik Kejar hingga Viral di Media Sosial
TNI Peduli Kesehatan Untuk Saudara Kita di Ujung Timur Indonesia
Cetak Pelajar Kreatif & Nasionalis, PMII Pekanbaru Sukses Gelar Pelatihan Kepemimpinan OSIS
TNI hadir Sebagai Keluarga Bagi Saudara-Saudara Kita di Ujung Timur Indonesia
SEMPAT DITAHAN MILITER ISRAEL, JURNALIS DAN AKTIVIS KEMANUSIAAN DALAM PROSES PEMULANGAN KE TANAH AIR
Pangdam XVIII/Kasuari Pimpin Penanaman Pohon Kakao Secara Simbolis pada Penutupan TMMD ke-128 Kodim 1801/Manokwari
Pangdam XVIII/Kasuari Pimpin Penanaman Pohon Kakao Secara Simbolis pada Penutupan TMMD ke-128 Kodim 1801/Manokwari
Pajero Tabrak Pedagang Buah di Duren Sawit, Pelaku Kabur Usai Kejadian
Berita ini 12 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 28 Mei 2026 - 10:22 WIB

Sapi Kurban Lepas Saat Idul Adha, Warga Panik Kejar hingga Viral di Media Sosial

Senin, 25 Mei 2026 - 17:23 WIB

TNI Peduli Kesehatan Untuk Saudara Kita di Ujung Timur Indonesia

Minggu, 24 Mei 2026 - 22:45 WIB

Cetak Pelajar Kreatif & Nasionalis, PMII Pekanbaru Sukses Gelar Pelatihan Kepemimpinan OSIS

Sabtu, 23 Mei 2026 - 11:23 WIB

TNI hadir Sebagai Keluarga Bagi Saudara-Saudara Kita di Ujung Timur Indonesia

Kamis, 21 Mei 2026 - 23:36 WIB

SEMPAT DITAHAN MILITER ISRAEL, JURNALIS DAN AKTIVIS KEMANUSIAAN DALAM PROSES PEMULANGAN KE TANAH AIR

Berita Terbaru