SEMPAT DITAHAN MILITER ISRAEL, JURNALIS DAN AKTIVIS KEMANUSIAAN DALAM PROSES PEMULANGAN KE TANAH AIR

Redaksi

- Editor

Kamis, 21 Mei 2026 - 23:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KompasReal.id . 9 Warga Negara Indonesia dengan latar belakang jurnalis dan aktivis kemanusiaan, yang tergabung dalam GSF 2.0 yang sempat ditahan militer Israel pada tanggal 18 Mei 2026.hari ini 21 Mei 2026 dalam proses pemulangan ke tanah air.

 

Kilas balik, penangkapan 9 WNI oleh militer Israel di perairan Internasional dekat Siprus pada tanggal 18 Mei 2026,WNI yang tergabung dalam misi kemanusiaan ini bertujuan membawa bantuan pangan dan medis ke wilayah Gaza.

 

Pemerintah Indonesia sendiri mengakui sempat kesulitan untuk membebaskan WNI yang ditahan.

 

Hal ini disebabkan Indonesia tidak memiliki hubungan diplomatik dengan Israel, hal ini disampaikan langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Hukum Hak Asasi Manusia, Imigrasi dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra.

 

Kemudian, pemerintah Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri,mencoba berkoordinasi dengan semua kanal diplomatik, termasuk koordinasi dengan pemerintah Turki, KBRI Ankara, KBRI Roma, KBRI Kairo, KBRI AMMAN dan KJRI Istanbul.

 

Berkat koordinasi yang intensif dan dukungan dari Turki yang memfasilitasi pemulangan 9 WNI, hari ini 9 WNI dalam proses pemulangan ke tanah air.

 

pemerintah Indonesia melalui Menteri Luar Negeri RI Sugiono menegaskan” Pemerintah Indonesia sekali lagi menegaskan kecamanya atas perlakuan tidak manusiawi pada para relawan selama masa penahanan,pemerintah Indonesia akan terus mengawal proses pemulangan ini hingga kembali ke tanah air dengan selamat” Ucap Sugiono. (Kr 07)

Penulis : Kr07

Editor : Emas

Follow WhatsApp Channel kompasreal.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PWI Pusat Tegur Keras Hotman Paris, Ingatkan Martabat Wartawan Tak Boleh Direndahkan
Capaian Gemilang: Lampung Puncaki Koperasi Merah Putih Luar Jawa, Pangdam Jamin Infrastruktur Tuntas
Warga Bengkayang Serahkan Senjata Rakitan ke Satgas Pamtas Setelah Diberikan Edukasi Hukum
Yusril Ihza Mahendra Terima Penghargaan Kartika Astha Brata Utama dan Alumni Kehormatan IPDN Jatinangor
Peduli Warga Perbatasan, Satgas Yonif 410/ALG Gelar Layanan Kesehatan Gratis di Papua Barat
Perkuat Sinergi Perbatasan, Satgas Yonarmed 19/Bogani Terima Kunjungan Danyon Malaysia
Prabowo dan PM Modi Perkuat Kemitraan Indonesia-India, Sepakati 14 MoU dan Enam Inisiatif Strategis
Nanik S Deyang : Krisis Kredibilitas Informasi Di Era Algoritma Media Sosial. Ajang Monetisasi
Berita ini 25 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 19 Juli 2026 - 17:40 WIB

PWI Pusat Tegur Keras Hotman Paris, Ingatkan Martabat Wartawan Tak Boleh Direndahkan

Minggu, 19 Juli 2026 - 17:31 WIB

Capaian Gemilang: Lampung Puncaki Koperasi Merah Putih Luar Jawa, Pangdam Jamin Infrastruktur Tuntas

Sabtu, 18 Juli 2026 - 21:19 WIB

Warga Bengkayang Serahkan Senjata Rakitan ke Satgas Pamtas Setelah Diberikan Edukasi Hukum

Rabu, 15 Juli 2026 - 22:24 WIB

Yusril Ihza Mahendra Terima Penghargaan Kartika Astha Brata Utama dan Alumni Kehormatan IPDN Jatinangor

Senin, 13 Juli 2026 - 16:00 WIB

Peduli Warga Perbatasan, Satgas Yonif 410/ALG Gelar Layanan Kesehatan Gratis di Papua Barat

Berita Terbaru