Program CKG Ungkap Tiga Masalah Kesehatan Dominan pada Pelajar Indonesia

KompasReal.id

- Editor

Rabu, 13 Mei 2026 - 10:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KompasReal.id, Pemerintah melalui Kementerian Kesehatan RI terus menggencarkan Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) di lingkungan sekolah guna meningkatkan kesadaran kesehatan sejak dini bagi para pelajar di Indonesia. Program tersebut kini telah menjangkau jutaan siswa dari berbagai daerah hingga Mei 2026.

Dalam pelaksanaannya, pemerintah menemukan tiga masalah kesehatan yang paling banyak dialami pelajar, yakni gigi berlubang, tekanan darah meningkat, dan penumpukan kotoran telinga. Temuan ini menjadi perhatian serius karena dapat memengaruhi konsentrasi belajar dan kondisi kesehatan anak dalam jangka panjang.

Menteri Kesehatan menyampaikan bahwa program CKG merupakan langkah preventif pemerintah untuk mendeteksi penyakit sejak dini sekaligus memberikan edukasi kesehatan kepada siswa, guru, maupun orang tua. Pemeriksaan dilakukan langsung di sekolah oleh tenaga kesehatan dari puskesmas setempat.

Selain pemeriksaan kesehatan dasar, para siswa juga diberikan edukasi mengenai pola hidup sehat, pentingnya menjaga kebersihan gigi, konsumsi makanan bergizi, serta aktivitas fisik rutin. Pemerintah berharap program ini mampu menekan angka penyakit tidak menular pada usia remaja.

Hingga saat ini, Program CKG Sekolah disebut telah menjangkau lebih dari 4,8 juta pelajar di berbagai wilayah Indonesia. Pemerintah menargetkan program tersebut terus diperluas agar seluruh siswa di Indonesia mendapatkan akses pemeriksaan kesehatan secara berkala.

Sumber: Kementerian Kesehatan RI⁠.

Baca Juga :  Satgas Pamtas Yonarmed 19/Bogani Tanamkan Disiplin dan Jiwa Kepemimpinan ke Pelajar SMPN 1 Entikong

Penulis : Kr03

Editor : Emas

Follow WhatsApp Channel kompasreal.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wujud Kepedulian TNI, Satgas Pamtas RI-PNG Kewilayahan Yonif 147/KGJ Bantu Pemakaman Masyarakat Kampung Ururu di Distrik Yamor
Dari Rival Jadi Sekutu, Begini Strategi Politik “Othello” Prabowo
Menkomdigi Terbitkan Aturan Baru: Sisa Kuota Internet Tak Boleh Hangus, Hak Konsumen Dilindungi
Wujudkan Perbatasan Aman, Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonarmed 19/Bogani Terima Penyerahan Senjata Rakitan dari Warga Perbatasan
Yonif 123/Rajawali Serahkan Tugas Pamtas RI-PNG, Yonif 516/Caraka Yodha Resmi Bertugas
Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonarmed 19/Bogani Terima Sukarela Dua Senjata Rakitan dan Sisik Trenggiling dari Warga Perbatasan
Semarak HUT RI Ke-81 Di Batas Ujung Timur, Satgas Swasembada Yonif 643/Wns Koops TNI Habema Turut Gelar Upacara dan Layanan Kesehatan Gratis
Di Garis Depan NKRI, Satgas Yonif 643/Wns Gelar Perlombaan Rakyat Semarakkan HUT ke-81 RI
Berita ini 48 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 17:32 WIB

Wujud Kepedulian TNI, Satgas Pamtas RI-PNG Kewilayahan Yonif 147/KGJ Bantu Pemakaman Masyarakat Kampung Ururu di Distrik Yamor

Kamis, 3 September 2026 - 10:51 WIB

Dari Rival Jadi Sekutu, Begini Strategi Politik “Othello” Prabowo

Senin, 31 Agustus 2026 - 13:34 WIB

Menkomdigi Terbitkan Aturan Baru: Sisa Kuota Internet Tak Boleh Hangus, Hak Konsumen Dilindungi

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 09:28 WIB

Wujudkan Perbatasan Aman, Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonarmed 19/Bogani Terima Penyerahan Senjata Rakitan dari Warga Perbatasan

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 22:20 WIB

Yonif 123/Rajawali Serahkan Tugas Pamtas RI-PNG, Yonif 516/Caraka Yodha Resmi Bertugas

Berita Terbaru