KompasReal.id, Jamaah Jumat yang dirahmati Allah, sikap arogansi atau sombong merupakan penyakit hati yang sangat dibenci dalam ajaran Islam. Kesombongan membuat seseorang merasa lebih tinggi dari orang lain, enggan menerima kebenaran, dan merendahkan sesama manusia. Padahal semua manusia diciptakan Allah dari tanah dan akan kembali kepada-Nya. Tidak ada kemuliaan kecuali karena iman dan takwa.
Rasulullah SAW telah mengingatkan bahwa orang yang di dalam hatinya terdapat kesombongan sebesar biji zarah tidak akan masuk surga. Kesombongan bukan hanya terlihat dari harta, jabatan, atau kekuasaan, tetapi juga dari ucapan kasar, meremehkan orang lain, dan merasa diri paling benar. Sikap seperti ini dapat menghancurkan persaudaraan dan menimbulkan permusuhan di tengah masyarakat.
Jamaah yang dimuliakan Allah, sejarah telah memperlihatkan bagaimana kesombongan menjadi sebab kehancuran. Iblis diusir dari surga karena merasa lebih mulia dari Nabi Adam AS. Fir’aun tenggelam karena menganggap dirinya paling berkuasa. Maka setiap muslim harus berhati-hati agar tidak terjebak dalam sifat angkuh dan takabur, sebab semua kekuatan dan kenikmatan hanyalah titipan Allah SWT.
Islam mengajarkan umatnya untuk rendah hati, menghormati sesama, serta menerima nasihat dengan lapang dada. Orang yang tawadhu justru akan diangkat derajatnya oleh Allah SWT. Semakin tinggi ilmu dan jabatan seseorang, maka semakin besar pula tuntutan untuk bersikap santun, bijaksana, dan tidak menyakiti hati orang lain.
Marilah kita menjauhi sifat arogansi dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam keluarga, pekerjaan, maupun pergaulan sosial. Jadikan Rasulullah SAW sebagai teladan akhlak mulia yang penuh kasih sayang dan kerendahan hati. Semoga Allah SWT membersihkan hati kita dari sifat sombong dan menggantinya dengan iman, keikhlasan, serta akhlak yang mulia. Aamiin.
Penulis : Kr03
Editor : Emas













