KompasReal.id, PADANGSIDIMPUAN – Dewan Pengurus Cabang (DPC) Garuda Cakra Indonesia (GCI) Padangsidimpuan menggelar pertemuan dengan pihak Intelijen dan Keamanan (Intelkam) Polres Padangsidimpuan guna membahas maraknya perilaku ngelem di kalangan generasi muda. Pertemuan tersebut dilatarbelakangi keprihatinan terhadap minimnya pemahaman masyarakat mengenai bahaya menghirup uap lem yang dapat mengancam masa depan anak-anak dan remaja.
Ketua DPC GCI Padangsidimpuan, Seriati Harahap, mengaku sangat miris setelah menyaksikan secara langsung kondisi seorang anak muda yang diduga menjadi korban kebiasaan ngelem. Menurutnya, tindakan menghirup uap lem untuk mendapatkan efek mabuk atau “fly” sangat berbahaya karena dapat menyebabkan kerusakan otak permanen, gangguan organ vital seperti hati, ginjal, dan paru-paru, hingga berisiko menimbulkan kematian mendadak.
Berangkat dari keprihatinan tersebut, Seriati Harahap menghubungi Kapolres Padangsidimpuan, AKBP dr. Wira Prayatna, melalui WhatsApp untuk menyampaikan kondisi yang terjadi di lapangan. Ia juga mengajukan permohonan agar Polres Padangsidimpuan dapat bersinergi dengan DPC GCI dalam melaksanakan sosialisasi bahaya ngelem sekaligus mengagendakan audiensi terkait upaya pencegahan di tengah masyarakat.
Menindaklanjuti permohonan tersebut, Kapolres yang saat itu sedang berada di luar kota menugaskan Kasat Intelkam, Eko Panjaitan, untuk menerima dan berdiskusi dengan Seriati Harahap bersama Ketua Harian DPC GCI, Ilyas Arifin Harahap, S.P. Dalam pertemuan itu, DPC GCI mengusulkan adanya program sosialisasi terpadu yang melibatkan kepolisian, Pemerintah Kota Padangsidimpuan, serta berbagai elemen masyarakat untuk memberikan edukasi mengenai risiko ngelem kepada siswa SD, SMP, dan SMA.
Selain itu, Seriati Harahap juga meminta para pedagang lem di Kota Padangsidimpuan agar lebih selektif dalam melayani pembeli. Ia berharap penjualan lem kepada anak-anak dan remaja dapat diawasi secara ketat serta mengimbau agar pedagang tidak menjual lem kepada pembeli yang belum memiliki identitas resmi. Dalam kesempatan yang sama, ia turut meminta perhatian terhadap keselamatan pelajar dengan menindak praktik anak sekolah yang masih menaiki atap angkutan kota saat berangkat maupun pulang sekolah.
Sementara itu, Eko Panjaitan menyambut baik berbagai masukan yang disampaikan DPC GCI dan berjanji akan meneruskannya kepada Kapolres Padangsidimpuan. Ketua Harian DPC GCI, Ilyas Arifin Harahap, S.P., juga mengajak seluruh masyarakat Kota Padangsidimpuan dan masyarakat Indonesia pada umumnya untuk bersama-sama peduli terhadap generasi penerus bangsa. Menurutnya, kolaborasi antara masyarakat, pemerintah, dan aparat penegak hukum sangat penting untuk mencegah penyalahgunaan zat berbahaya serta menjaga masa depan generasi muda dari berbagai ancaman sosial.
Penulis : Kr03
Editor : Emas













