Hati-hati, Perselingkuhan Tak Hanya Hancurkan Emosi, tapi Juga Kesehatan

Redaksi

- Editor

Selasa, 17 September 2024 - 08:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi perselingkuhan. Perselingkuhan dapat berdampak negatif pada kesehatan fisik dan emosional.

i

Ilustrasi perselingkuhan. Perselingkuhan dapat berdampak negatif pada kesehatan fisik dan emosional.

KompasReal. com- Perselingkuhan, sebuah bentuk pengkhianatan dalam hubungan, ternyata tak hanya berdampak buruk pada emosi, tetapi juga kesehatan fisik. Sebuah studi terbaru menunjukkan bahwa diselingkuhi dapat memicu masalah kesehatan kronis yang serius dan efeknya bisa bertahan lama, bahkan ketika seseorang telah move on ke hubungan baru yang positif.

Penelitian yang dilakukan oleh Dr. Eunicia Hoy dan Vincent Oh dari Singapore University of Social Sciences, menganalisis data dari 2. 579 orang dewasa di Amerika Serikat. Hasilnya menunjukkan hubungan yang kuat antara pengalaman diselingkuhi dan kesehatan yang lebih buruk.

“Kami menemukan bahwa diselingkuhi dapat meningkatkan risiko seseorang mengalami masalah kesehatan kronis seperti migrain, penyakit jantung, dan lainnya,” ungkap Dr. Hoy dikutip dari detikhealth.com

Lanjutnya, Efek tersebut tetap ada bahkan setelah pihaknya mempertimbangkan faktor-faktor lain seperti usia, jenis kelamin, pendapatan, dan tingkat pendidikan.

Yang lebih mengejutkan, studi ini juga menemukan bahwa memiliki sistem pendukung yang kuat, seperti keluarga dan teman, tidak cukup untuk mengurangi risiko kesehatan kronis akibat diselingkuhi.

“Ini menunjukkan bahwa dampak dari perselingkuhan sangat dalam dan dapat memicu perubahan fisiologis yang berdampak pada kesehatan jangka panjang,” tambah Vincent Oh.

Penelitian ini memberikan bukti ilmiah yang kuat tentang bahaya perselingkuhan bagi kesehatan. Temuan ini menjadi pengingat bahwa perselingkuhan tidak hanya menyakitkan secara emosional, tetapi juga dapat berdampak serius pada kesehatan fisik seseorang.

Follow WhatsApp Channel kompasreal.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pentingnya Menjaga Kesehatan Anak untuk Mendukung Tumbuh Kembang Optimal
Waspada Flu dan Batuk pada Anak Saat Cuaca Tak Menentu, Orang Tua Diminta Tingkatkan Imunitas Anak
Kemenkes Klarifikasi Kasus Hantavirus di Bandung, Masyarakat Diminta Tidak Panik
Strategi Kesehatan: Cara Mengatasi Anak Tantrum dan Susah Makan Secara Efektif
Kemenkes Waspadai Lonjakan Kasus Campak di Indonesia, Termasuk Kasus yang Terjadi di Luar Negeri
Manfaat Kesehatan Tanaman Sarang Semut Papua sebagai Herbal Tradisional
Revolusi Senyap dari Timur: Vaksin Kanker Rusia-China dan Ancaman bagi Hegemoni Farmasi Global
Menjaga Kekuatan Tulang Sejak Dini: Kunci Mencegah Osteoporosis
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 21 Juni 2026 - 14:16 WIB

Pentingnya Menjaga Kesehatan Anak untuk Mendukung Tumbuh Kembang Optimal

Minggu, 14 Juni 2026 - 09:57 WIB

Waspada Flu dan Batuk pada Anak Saat Cuaca Tak Menentu, Orang Tua Diminta Tingkatkan Imunitas Anak

Jumat, 22 Mei 2026 - 08:19 WIB

Kemenkes Klarifikasi Kasus Hantavirus di Bandung, Masyarakat Diminta Tidak Panik

Minggu, 12 April 2026 - 13:01 WIB

Strategi Kesehatan: Cara Mengatasi Anak Tantrum dan Susah Makan Secara Efektif

Minggu, 1 Maret 2026 - 23:21 WIB

Kemenkes Waspadai Lonjakan Kasus Campak di Indonesia, Termasuk Kasus yang Terjadi di Luar Negeri

Berita Terbaru