MUI Menonaktifkan Dua Nama Terkait Pertemuan Kader NU dengan Presiden Israel

Redaksi

- Penulis

Jumat, 19 Juli 2024 - 10:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Teks Fhoto : Muhammad Asrorun Ni’am Sholeh,(sumber fhoto,wikipedia.org)

KompasReal.comJAKARTA – Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) bidang Fatwa, Muhammad Asrorun Ni’am Sholeh, mengumumkan bahwa dua anggota yang diduga terkait dengan MUI telah dinonaktifkan menyusul pertemuan lima kader Nahdlatul Ulama (NU) dengan Presiden Israel, Isaac Herzog, di Israel.

Asrorun Ni’am menyatakan, “Saya telah menonaktifkan pihak yang diduga terkait dengan MUI,” dilansir dari Antaranews pada Rabu (17/7/2024) di Padang, Sumatera Barat.

Meskipun demikian, Asrorun tidak merinci identitas kedua anggota tersebut karena masih dalam tahap penelusuran oleh MUI Pusat. Dia menjelaskan bahwa penonaktifan dilakukan untuk kepentingan klarifikasi setelah pertemuan kader NU dengan Presiden Israel.

Asrorun memastikan bahwa dua anggota tersebut tidak ikut serta dalam pertemuan dengan Presiden Isaac Herzog, namun terafiliasi dengan sebuah organisasi yang memiliki keterkaitan dengan Yahudi.

“Pada tahun sebelumnya, mereka melakukan kunjungan ke Dubes Israel di Singapura,” tambah Asrorun.

MUI akan melakukan penyelidikan dan klarifikasi lebih lanjut terkait sanksi yang akan diberikan. Jika terbukti melakukan kesalahan fatal, MUI siap memberikan sanksi yang lebih berat kepada kedua anggota tersebut.

Lebih lanjut, Asrorun menegaskan bahwa MUI mengutuk keras pertemuan kader NU dengan Presiden Israel karena dianggap tidak sensitif terhadap situasi yang sedang terjadi.

Dia menyatakan bahwa pihak yang hadir dalam pertemuan dengan Presiden Isaac Herzog telah memberikan klarifikasi dan menerima sanksi.

Lima kader NU yang menghadiri pertemuan dengan Presiden Israel adalah Zainul Maarif, Munawir Aziz, Nurul Barul Ulum, Izza Anafisa Dania, dan Syukron Makmun.

Sanksi terhadap kelima kader tersebut akan diserahkan kepada badan otonom masing-masing, sesuai dengan pernyataan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Yahya Cholil Staquf. (red)

Baca Juga :  Macan Asia Indonesia Gelar Silaturahmi dan Konsolidasi di Tapanuli Selatan

Sumber: antaranews.com

 

 

Follow WhatsApp Channel kompasreal.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Berbagi Kebaikan Lewat Tempe: Langkah Kecil Satgas Yonif 123/Rjw Pererat Persaudaraan di Asmat
Wajah Sumringah Maikel May: Rumah Tak Layak Huni Kini Beratap Seng, Hasil Kerja Nyata Satgas TMMD Ke-128 Manokwari
Koleksi Almira ADS Bersinar di Catwalk Persit: Perpaduan Modern & Wastra Nusantara Jadi Magnet Penjualan
Padukan Tenun dan Modern, Almira ADS di Booth 18 Curi Perhatian di PERSIT BISA Vol. II
Hadir Sebagai Guru Pengganti, Satgas Yonif 410/ALG Semangati Generasi Muda di Aroba
Jelang HUT ke-80 Persit, Kasad Terima Ketum dan Kader Berprestasi di Mabesad
Komisi Reformasi Polri Serahkan 10 Buku Laporan ke Presiden, Ini Poin Pentingnya
TNI Hadir Memberikan Rasa Aman Terhadap Saudara Diujunh Timur Indonesia
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 9 Mei 2026 - 14:42 WIB

Berbagi Kebaikan Lewat Tempe: Langkah Kecil Satgas Yonif 123/Rjw Pererat Persaudaraan di Asmat

Sabtu, 9 Mei 2026 - 14:36 WIB

Wajah Sumringah Maikel May: Rumah Tak Layak Huni Kini Beratap Seng, Hasil Kerja Nyata Satgas TMMD Ke-128 Manokwari

Sabtu, 9 Mei 2026 - 14:31 WIB

Koleksi Almira ADS Bersinar di Catwalk Persit: Perpaduan Modern & Wastra Nusantara Jadi Magnet Penjualan

Jumat, 8 Mei 2026 - 02:25 WIB

Padukan Tenun dan Modern, Almira ADS di Booth 18 Curi Perhatian di PERSIT BISA Vol. II

Kamis, 7 Mei 2026 - 13:18 WIB

Hadir Sebagai Guru Pengganti, Satgas Yonif 410/ALG Semangati Generasi Muda di Aroba

Berita Terbaru