Sidimpuan, Harga Beras Tipe 64 Naik di Tengah Efisiensi Anggaran, Harga Beras SPHP Jauh Lebih Mahal

Redaksi

- Penulis

Jumat, 25 Juli 2025 - 12:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keterangan Fhoto : Pemeriksaan Beras Bantuan Pangan di gudang Bulog untuk bantuan pangan dalam keadaan baik dan bobotnya 10 Kg/Sak dan untuk beras SPHP juga keadaan baik dan bobotnya 5 Kg/Sak.(Sumber Akun Fb Dinas Ketahannan Pangan Padangsidimpuan)

i

Keterangan Fhoto : Pemeriksaan Beras Bantuan Pangan di gudang Bulog untuk bantuan pangan dalam keadaan baik dan bobotnya 10 Kg/Sak dan untuk beras SPHP juga keadaan baik dan bobotnya 5 Kg/Sak.(Sumber Akun Fb Dinas Ketahannan Pangan Padangsidimpuan)

Padangsidimpuan, KompasReal. com – Harga beras tipe 64 di pasar tradisional Padangsidimpuan mengalami kenaikan dalam sepekan terakhir, dari Rp50.000–52.000 per tabung (10 liter) menjadi Rp57.000–58.000 per tabung pada Jumat, 24 Juli 2025. Kenaikan ini menimbulkan tekanan bagi masyarakat, terutama keluarga berpenghasilan rendah yang harus berjuang memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Rusti, ibu rumah tangga warga Ujung Padang, Kecamatan Padangsidimpuan Selatan, mengaku kesulitan menghadapi kenaikan harga beras.

“Kalau harga beras naik terus, bagaimana kami bisa cukup makan dan memenuhi kebutuhan anak-anak? Pengeluaran makin banyak, tapi penghasilan suami tidak tetap,” ujarnya.

Selain harga pasar yang naik, pemerintah melalui Dinas Ketahanan Pangan Kota Padangsidimpuan dan Perum Bulog juga mendistribusikan beras SPHP (Stabilisasi Pangan dan Harga Beras) sebagai upaya menstabilkan harga di tingkat konsumen. Hal itu terlihat jelas di akun resmi facebook dinas ketahanan Pangan Padangsidimpuan

Beras SPHP dijual dalam kemasan sak 5 kilogram dengan harga eceran tertinggi Rp65.500 per sak.

Warga menilai harga ini ternyata lebih mahal dibandingkan harga beras tipe 64 di pasar.

Saat awak mencoba melakukan perhitungan atas informasi tersebut menunjukkan bahwa beras tipe 64 dengan harga Rp57.500 per tabung 10 liter setara dengan Rp7.667 per kilogram, berdasarkan berat jenis beras rata-rata 0,75 kg/liter.

Sementara itu, beras SPHP dengan harga Rp65.500 per 5 kilogram berarti Rp13.100 per kilogram, atau sekitar 71% lebih mahal dibandingkan beras pasar.

Kenaikan harga beras pasar yang relatif tinggi ini terjadi di tengah upaya pemerintah daerah melakukan efisiensi anggaran akibat pemotongan Dana Alokasi Umum (DAU) dan Dana Alokasi Khusus (DAK).

Tekanan fiskal ini berimbas pada belanja modal dan layanan publik, sementara masyarakat harus menghadapi kenaikan harga kebutuhan pokok.

Baca Juga :  Kebakaran Rumah di Padangsidimpuan: Kerugian Ditaksir Rp200 Juta, Tak Ada Korban Jiwa

Pedagang beras di seputaran Jalan Thamrin Kota Padangsidimpuan berasan kenaikan harga beras ini dipicu terjadi kesulitan mendapat beras dengan harga murah

Follow WhatsApp Channel kompasreal.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Berbagi Kebaikan Lewat Tempe: Langkah Kecil Satgas Yonif 123/Rjw Pererat Persaudaraan di Asmat
Wajah Sumringah Maikel May: Rumah Tak Layak Huni Kini Beratap Seng, Hasil Kerja Nyata Satgas TMMD Ke-128 Manokwari
Koleksi Almira ADS Bersinar di Catwalk Persit: Perpaduan Modern & Wastra Nusantara Jadi Magnet Penjualan
Padukan Tenun dan Modern, Almira ADS di Booth 18 Curi Perhatian di PERSIT BISA Vol. II
Hadir Sebagai Guru Pengganti, Satgas Yonif 410/ALG Semangati Generasi Muda di Aroba
Kecelakaan Maut Bus dan Truk Tangki di Sumsel, Belasan Penumpang Dilaporkan Tewas
Jelang HUT ke-80 Persit, Kasad Terima Ketum dan Kader Berprestasi di Mabesad
Komisi Reformasi Polri Serahkan 10 Buku Laporan ke Presiden, Ini Poin Pentingnya
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 9 Mei 2026 - 14:42 WIB

Berbagi Kebaikan Lewat Tempe: Langkah Kecil Satgas Yonif 123/Rjw Pererat Persaudaraan di Asmat

Sabtu, 9 Mei 2026 - 14:36 WIB

Wajah Sumringah Maikel May: Rumah Tak Layak Huni Kini Beratap Seng, Hasil Kerja Nyata Satgas TMMD Ke-128 Manokwari

Sabtu, 9 Mei 2026 - 14:31 WIB

Koleksi Almira ADS Bersinar di Catwalk Persit: Perpaduan Modern & Wastra Nusantara Jadi Magnet Penjualan

Jumat, 8 Mei 2026 - 02:25 WIB

Padukan Tenun dan Modern, Almira ADS di Booth 18 Curi Perhatian di PERSIT BISA Vol. II

Kamis, 7 Mei 2026 - 13:18 WIB

Hadir Sebagai Guru Pengganti, Satgas Yonif 410/ALG Semangati Generasi Muda di Aroba

Berita Terbaru