Tambang Batu di Asahan Sumut Longsor, 3 Pekerja Tewas dan 1 Luka Berat

Redaksi

- Editor

Sabtu, 6 September 2025 - 20:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

‎KompasReal.com -Bencana tanah longsor terjadi di area Tambang Batu Padas Bedeng 7 di Desa Marjanji, Kecamatan Aek Songsongan, Kabupaten Asahan, Sumatra Utara pada Jumat, 5 September 2025.

‎Akibatnya, tiga pekerja meninggal dunia dan satu lainnya mengalami luka berat. Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops) Sumatera Utara mengindikasikan bahwa bencana alam ini dipicu oleh aktivitas penambangan batu padas.

‎Bukit yang menjadi areal galian batu tiba-tiba runtuh dan longsor, menimpa para pekerja yang sedang beraktivitas di lokasi tersebut.

‎Kepala Bidang Penanganan Darurat, Peralatan, dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumut, Sri Wahyuni Pancasilawati, mengonfirmasi data korban tersebut.

‎Tim gabungan segera bergerak cepat untuk melakukan evakuasi dan penanganan di lokasi terdampak. Kondisi terkini para korban telah berhasil dievakuasi dari lokasi kejadian.

Identitas Korban

‎Menurut berbagai laporan, tiga pekerja yang meninggal adalah:

  • ‎Rijal Siagian (42)
  • ‎Sarpin (52)
  • ‎Sahroni Siahaan alias Konit (40)


‎Sementara, satu korban yang selamat adalah Edianto (40), yang mengalami luka berat dan saat ini dirawat intensif di RSUD Abdul Manan Simatupang Kisaran.

‎”Dari hasil pemeriksaan medis, ketiga korban meninggal mengalami luka parah di bagian kepala dan memar di sekujur tubuh. Jenazah para korban kemudian disemayamkan di rumah duka masing-masing,” kata Kapolres Asahan AKBP Revi Nurvelani, yang dikutip Sabtu, 6 September 2025.

‎Polisi juga telah mengamankan sejumlah barang bukti dari lokasi kejadian, di antaranya dua buah palu/godam, batu yang masih berlumuran darah, serta satu unit truk Colt Diesel BK 8964 LV.

‎Revi mengatakan pihaknya saat ini masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait insiden tersebut.

‎”Kami sudah berkoordinasi dengan Unit IV Tipidter Sat Reskrim Polres Asahan untuk mendalami peristiwa ini, termasuk memintai keterangan saksi-saksi serta pihak penanggung jawab tambang,” lanjutnya.

Sumber berita: metro news
‎‎

Baca Juga :  Semangat Meriah HUT RI ke-79 Kota Padangsidimpuan, Antusiasme Anak Sekolah Hiasi Parade
Follow WhatsApp Channel kompasreal.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kebakaran Hebat Hanguskan Gudang Besi Tua di Simpang UGN Padangsidimpuan, Api Sempat Menjalar Besar
Heboh RSUD Padangsidimpuan, Seorang Pria Meninggal Dunia Usai Terjatuh dari Gedung Lantai Atas
Kecelakaan Maut Bus ALS vs Betor di Sihitang, Sopir Meninggal di Tempat
Geger Penemuan Mayat Terbakar di Sekotong Lombok Barat, Polisi Selidiki Identitas dan Penyebabnya
Ratusan Anak Korban Banjir di Pematangsiantar Terima Paket Pendidikan dari Relawan Lokal
Pesawat ATR 42-500 Jatuh di Gunung Bulusaraung, Sulsel: Tak Ada Korban Selamat, Evakuasi Masih Berlangsung
Keampuhan Starlink Ternoda: Iran Buktikan Kedaulatan Digital di Medan Perang Frekuensi
Dua Rumah Warga Terbakar di Andilan Dua Koto, Diduga Akibat Arus Listrik
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 28 Mei 2026 - 20:00 WIB

Kebakaran Hebat Hanguskan Gudang Besi Tua di Simpang UGN Padangsidimpuan, Api Sempat Menjalar Besar

Minggu, 24 Mei 2026 - 18:12 WIB

Heboh RSUD Padangsidimpuan, Seorang Pria Meninggal Dunia Usai Terjatuh dari Gedung Lantai Atas

Jumat, 3 April 2026 - 10:50 WIB

Kecelakaan Maut Bus ALS vs Betor di Sihitang, Sopir Meninggal di Tempat

Minggu, 25 Januari 2026 - 22:21 WIB

Geger Penemuan Mayat Terbakar di Sekotong Lombok Barat, Polisi Selidiki Identitas dan Penyebabnya

Selasa, 20 Januari 2026 - 19:59 WIB

Ratusan Anak Korban Banjir di Pematangsiantar Terima Paket Pendidikan dari Relawan Lokal

Berita Terbaru