Pemerintah Pusat Tambah 5.000 Unit Kuota Program 3 Juta Rumah di Sumut, Total Jadi 20.000 Unit

Redaksi

- Penulis

Minggu, 12 Oktober 2025 - 18:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KompasReal.com, MEDAN – Kabar gembira bagi masyarakat Sumatera Utara (Sumut). Pemerintah pusat menambah kuota Program Tiga Juta Rumah untuk provinsi ini sebanyak 5.000 unit pada tahun ini. Penambahan ini menjadikan total kuota Sumut meningkat dari 15.000 menjadi 20.000 unit.

​Keputusan ini disetujui langsung oleh Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait, setelah sebelumnya Gubernur Sumut Muhammad Bobby Afif Nasution mengusulkan peningkatan kuota untuk tahun depan. Namun, Menteri Maruarar memutuskan untuk merealisasikannya lebih cepat, yaitu pada tahun ini juga.

​Menteri PKP Maruarar Sirait menekankan pentingnya kolaborasi seluruh pihak agar target pembangunan dapat tercapai dalam waktu singkat.

​”Tidak ada yang bisa bekerja sendiri. Ini tinggal tiga bulan lagi, jadi harus kompak,” ujar Maruarar dalam keterangan tertulis, Sabtu (11/10/2025). “Nanti Pak Gubernur bantu soal perizinan, bank bantu soal pendanaan, dan lainnya,” sambungnya.

​Maruarar juga menggarisbawahi bahwa Program Tiga Juta Rumah tidak sekadar menyediakan hunian, tetapi juga menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi. Program ini menciptakan ekosistem yang melibatkan penjual material, kontraktor, developer, hingga perbankan.

​”Program ini menciptakan ekosistem ekonomi yang luas… Seperti saat ini, Bank BRI mempermudah UMKM bidang konstruksi mengakses pendanaan,” kata Maruarar.

​Keputusan penambahan kuota ini diumumkan saat acara Sosialisasi Kredit Program Perumahan di Regale International Convention Centre, Medan, Kamis (9/10).

​Gubernur Sumut Bobby Nasution menyampaikan rasa terima kasihnya. “Kita sangat berterima kasih kepada Pak Menteri yang langsung menambah kuota 5.000 unit tahun ini. Developer, kontraktor, hingga pemasok bahan bangunan semua menyatakan siap, jadi kita harus optimistis target ini bisa tercapai,” ujar Bobby.

​Menurut Gubernur Bobby, penambahan kuota ini adalah langkah krusial mengingat tingginya kesenjangan antara kebutuhan rumah dengan ketersediaan (backlog) di Sumut, yang masih mencapai sekitar 938.217 rumah tangga.

Baca Juga :  Kapolres Padangsidimpuan Pastikan Pengamanan Natal dan Tahun Baru 2025 Siap

​”Backlog kita cukup tinggi. Masih banyak masyarakat yang belum memiliki rumah, belum lagi yang belum layak huni,” katanya. “Jadi kita harus kejar agar masyarakat kita bisa segera memiliki tempat tinggal yang layak,” tegasnya.

​Pada kesempatan yang sama, Menteri Dalam Negeri RI Tito Karnavian menambahkan bahwa sektor perumahan memiliki efek ganda (multiplier effect) yang signifikan terhadap perekonomian nasional.

​”Program Tiga Juta Rumah diperkirakan berkontribusi sekitar 2% terhadap pertumbuhan ekonomi nasional. Selain itu, program ini juga melibatkan berbagai sektor, mulai dari pemerintah daerah, swasta, hingga masyarakat,” tutup Tito.

​Acara tersebut turut dihadiri oleh Anggota DPR RI Musa Rajekshah, CEO BRI Group Hery Gunadi, unsur Forkopimda Sumut, serta sejumlah pimpinan OPD Pemprov Sumut, pengembang perumahan, kontraktor, pemasok bahan bangunan, dan pelaku UMKM sektor konstruksi. (KR/dn)

Follow WhatsApp Channel kompasreal.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Misteri Berulang di Hutan Nabundong: Mayat Ditemukan Kembali dalam Dua Pekan
BLT Dana Desa Tahap Akhir 2025 Disalurkan di Sidojadi, Kades Ingatkan Penggunaan yang Tepat
Tanpa Izin, Tanpa Takut: Aktivitas Tambang Emas Ilegal di Batang Sinabuan Kembali Beroperasi
PMI Paluta Salurkan Bantuan Sembako untuk Korban Kebakaran Pasar Gunungtua
Pengakuan ASN Dinas Pendidikan Bogor Gegerkan Publik, Klaim Kagum karena “Kesolehan” Terbantahkan Isi Chat
DPC GCI Padangsidimpuan Peduli Bencana Banjir di Padangsidimpuan dan Tapanuli Selatan.
Partai Golkar Padangsidimpuan Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir, Bukti Nyata Kepedulian dan Empati
Jaringan Narkoba di Madina Terjaring: Kodim 0212/Tapsel Sikat Pengedar Sabu di Batahan
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 28 Januari 2026 - 20:54 WIB

Misteri Berulang di Hutan Nabundong: Mayat Ditemukan Kembali dalam Dua Pekan

Sabtu, 20 Desember 2025 - 17:29 WIB

BLT Dana Desa Tahap Akhir 2025 Disalurkan di Sidojadi, Kades Ingatkan Penggunaan yang Tepat

Kamis, 18 Desember 2025 - 16:46 WIB

Tanpa Izin, Tanpa Takut: Aktivitas Tambang Emas Ilegal di Batang Sinabuan Kembali Beroperasi

Selasa, 16 Desember 2025 - 16:33 WIB

PMI Paluta Salurkan Bantuan Sembako untuk Korban Kebakaran Pasar Gunungtua

Minggu, 14 Desember 2025 - 06:27 WIB

Pengakuan ASN Dinas Pendidikan Bogor Gegerkan Publik, Klaim Kagum karena “Kesolehan” Terbantahkan Isi Chat

Berita Terbaru

Nasional

Derita di Jalur Darah: Kisah Pemudik Lintas Sumatera 2026

Sabtu, 21 Mar 2026 - 00:08 WIB

Mimbar jumat

Menjaga “Lentera” Ramadhan: Dari Musim ke Gaya Hidup

Jumat, 20 Mar 2026 - 13:38 WIB