Dualitas Tuntutan: Kepala Kejaksaan Tapsel vs Jaksa Fungsional

Redaksi

- Penulis

Senin, 12 Agustus 2024 - 23:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Teks Fhoto : Kericuhan di Kejari Tapsel menunjukkan massa saling dorong dan lempar botol air dalam demo pro-kontra. Situasi memanas terjadi di depan pintu gerbang kantor.

i

Teks Fhoto : Kericuhan di Kejari Tapsel menunjukkan massa saling dorong dan lempar botol air dalam demo pro-kontra. Situasi memanas terjadi di depan pintu gerbang kantor.

KompasReal.com, Tapanuli Selatan – Kericuhan terjadi di kantor Kejaksaan Negeri Tapanuli Selatan saat dua kubu massa dengan tuntutan berbeda saling berhadapan. Massa diduga pro kepala Kejaksaan Negeri Tapanuli Selatan, Siti Holija Harahap, dan diduga kontra Jovi Andrea Bachtiar, seorang jaksa fungsional, terlibat dalam insiden saling dorong dan lempar botol air.

Peristiwa ini dimulai sekitar pukul 13.00 WIB pada Senin (12/8/2024) ketika massa pro Siti Holija Harahap berkumpul di depan kantor. Tidak lama kemudian, massa pro Jovi Andrea Bachtiar juga tiba di lokasi, memicu ketegangan.

Massa pro Jovi Andrea Bachtiar menuntut agar kepala kejaksaan negeri dicopot atas dugaan keterlibatan dalam pembuatan dokumen elektronik yang mencurigakan. Di sisi lain, massa pro Siti Holija Harahap meminta tindakan tegas terhadap Jovi Andrea Bachtiar dan rekan-rekannya yang dianggap tidak terkena hukuman.

Pantauan Wartawan di lapangan menunjukkan bahwa jumlah massa pro kepala Kejaksaan Negeri Tapanuli Selatan jauh lebih banyak dibandingkan dengan massa pro Jovi Andrea Bachtiar. Situasi semakin memanas ketika salah satu massa mencoba masuk ke kantor, namun dihalangi oleh pihak keamanan.

Aksi saling dorong dan adu jotos pun terjadi di depan pintu gerbang, memperburuk situasi. Kondisi mereda setelah intervensi dari pihak Polres Tapanuli Selatan yang berhasil menenangkan kedua kubu massa.

Meskipun massa pro kepala Kejaksaan Negeri Tapanuli Selatan tetap bertahan di lokasi, massa pro Jovi Andrea Bachtiar secara perlahan mulai meninggalkan tempat demonstrasi. Kasi Intel Kejaksaan Negeri Tapanuli Selatan, Gunawan Marthin Panjaitan, menyatakan bahwa Jovi Andrea Bachtiar tidak berada di kantor dan kasusnya sedang ditangani secara internal.

Follow WhatsApp Channel kompasreal.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Patroli Gabungan Polres Padangsidimpuan Sasar Narkoba dan Penyakit Masyarakat, Sejumlah Tempat Hiburan Sepi Pengunjung
Warga Desa Janjimanaon Kompak Dukung Pembangunan Gedung KDMP Lewat Musdes
Polsek Batang Toru Amankan Pria di Pondok Salak, Diduga Gunakan Sabu dan Ganja di Angkola Barat
Polsek Batang Angkola Ringkus Pria 52 Tahun Pembawa Sabu di Jalinsum Sayur Matinggi
Jual Sisik Trenggiling dan Kulit Harimau Dahan, Dua Pelaku Diciduk Polres Padangsidimpuan
Gelombang Penindakan Kriminal Menguat, Kasus Narkoba hingga Korupsi Jadi Sorotan Nasional
Mayat Misterius Tanpa Identitas Ditemukan Membusuk di Perkebunan Karet Angkola Sangkunur, Polisi Lakukan Penyelidikan
Sinergi GTRA Paluta: Kapolres Tapsel Tekankan Penyelesaian Sengketa Lahan Harus Terukur dan Berbasis Hukum
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 12:01 WIB

Patroli Gabungan Polres Padangsidimpuan Sasar Narkoba dan Penyakit Masyarakat, Sejumlah Tempat Hiburan Sepi Pengunjung

Sabtu, 2 Mei 2026 - 11:49 WIB

Warga Desa Janjimanaon Kompak Dukung Pembangunan Gedung KDMP Lewat Musdes

Jumat, 1 Mei 2026 - 23:23 WIB

Polsek Batang Toru Amankan Pria di Pondok Salak, Diduga Gunakan Sabu dan Ganja di Angkola Barat

Jumat, 1 Mei 2026 - 23:19 WIB

Polsek Batang Angkola Ringkus Pria 52 Tahun Pembawa Sabu di Jalinsum Sayur Matinggi

Jumat, 1 Mei 2026 - 23:14 WIB

Jual Sisik Trenggiling dan Kulit Harimau Dahan, Dua Pelaku Diciduk Polres Padangsidimpuan

Berita Terbaru