41% Perusahaan Berencana Kurangi Karyawan hingga 2030, PHK Dipicu Dominasi AI

Redaksi

- Penulis

Rabu, 15 Oktober 2025 - 20:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KompasReal.com – Gelombang Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) diperkirakan akan terus berlanjut hingga akhir dekade ini, didorong oleh perkembangan pesat teknologi Kecerdasan Buatan (AI) dan ketidakpastian ekonomi global. Data terbaru dari Forum Ekonomi Dunia (World Economic Forum/WEF) menunjukkan adanya rencana pengurangan tenaga kerja yang signifikan di berbagai perusahaan.

​Mayoritas Perusahaan Targetkan Pengurangan Karyawan

​Menurut laporan Future of Jobs Report yang dirilis oleh WEF, sebanyak 41% perusahaan besar di seluruh dunia menyatakan akan melakukan pengurangan jumlah karyawan secara signifikan hingga tahun 2030. Keputusan ini diambil seiring dengan semakin banyaknya pekerjaan yang dapat digantikan oleh otomatisasi dan robot.

​Disrupsi teknologi, khususnya AI dan energi terbarukan, secara fundamental membentuk ulang pasar tenaga kerja. Hal ini menciptakan peningkatan permintaan untuk peran spesialis dan teknologi, namun secara simultan menekan kebutuhan untuk banyak pekerjaan lain.

​Dampak AI Generatif terhadap Pekerjaan

​Managing Director WEF, Saadia Zahidi, menyoroti peran sentral AI generatif (GenAI)—teknologi yang mampu menciptakan konten orisinal—dalam mengubah lanskap industri. Masuknya GenAI ke berbagai sektor telah mempercepat penurunan kebutuhan untuk beberapa jenis pekerjaan.

​Pekerjaan yang diperkirakan akan mengalami penurunan tercepat dalam beberapa tahun mendatang meliputi:

  • ​Petugas layanan pos
  • ​Sekretaris eksekutif
  • ​Petugas penggajian
  • Desainer grafis dan sekretaris hukum (masuk dalam daftar 10 pekerjaan yang paling cepat menurun untuk pertama kalinya).

​Perkembangan ini mencerminkan meningkatnya kapasitas GenAI untuk mengambil alih tugas-tugas yang berbasis pengetahuan.

​Strategi Perusahaan dan Optimisme WEF

​Untuk menghadapi disrupsi ini, strategi utama perusahaan adalah peningkatan keterampilan (upskilling) dan pelatihan ulang (reskilling). Sebanyak 77% perusahaan yang disurvei menyatakan berencana melatih ulang pekerja yang ada pada periode 2025-2030 agar mereka dapat bekerja lebih baik berdampingan dengan AI.

Baca Juga :  FIFGROUP Meriahkan HUT RI ke-79 di Wek I Samora, Tunjukkan Semangat Nasionalisme  

​Selain itu, permintaan akan keterampilan AI melonjak tinggi:

  • ​Hampir 70% perusahaan berencana merekrut pekerja dengan kemampuan merancang alat dan pengembangan AI.
  • 62% perusahaan berniat menambah pekerja dengan keterampilan kolaborasi manusia-mesin.

​Meskipun laporan WEF menawarkan nada optimistis bahwa dampak utama AI adalah untuk meningkatkan keterampilan manusia melalui kolaborasi, realitas di lapangan menunjukkan bahwa banyak pekerja telah digantikan. Beberapa perusahaan teknologi global, seperti Dropbox dan Duolingo, secara eksplisit menyebut AI sebagai alasan di balik gelombang PHK yang mereka lakukan dalam beberapa tahun terakhir.

​Tantangan Bagi Generasi Z

​Fenomena krisis lapangan kerja ini, diperparah oleh ketidakpastian ekonomi, secara langsung memengaruhi Generasi Z (Gen Z) di seluruh dunia. Generasi muda kini dihadapkan pada tuntutan untuk cepat beradaptasi dan menguasai keterampilan yang relevan dengan ekosistem AI agar tetap kompetitif di pasar tenaga kerja yang kian terotomatisasi. (KR/cnbc)

Follow WhatsApp Channel kompasreal.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KDMP Koperasi Desa Merah Putih Diperkuat Landasan Hukum, Sejalan Arahan Prabowo Subianto untuk Kemandirian Desa
Skandal Gadai SK Guncang Padangsidimpuan: 34 Polisi Terseret, Rp10,2 Miliar Menguap, Bank Rakyat Indonesia Disorot!”
Dinamika Ekonomi Global Tekan Indonesia, Pemerintah Diminta Waspada
Harga Emas Dunia Naik Lagi, Sentimen Geopolitik Dorong Lonjakan
Subsidi vs Kenaikan Harga: Dilema Pemerintah di Tengah Tekanan Anggaran dan Rakyat
Jejak Emas Perantau Minang: Enam Pengusaha Terkaya Asal Sumbar yang Menginspirasi Nusantara
ASUS Luncurkan Laptop AI Generasi Terbaru di Sumut, Dorong Transformasi Digital di Daerah”  
CPNS 2026: Pintu Karier ASN Terbuka Lebar, 5 Formasi Strategis Ini Diprediksi Jadi Rebutan Jutaan Pelamar
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 16:08 WIB

KDMP Koperasi Desa Merah Putih Diperkuat Landasan Hukum, Sejalan Arahan Prabowo Subianto untuk Kemandirian Desa

Senin, 6 April 2026 - 20:29 WIB

Skandal Gadai SK Guncang Padangsidimpuan: 34 Polisi Terseret, Rp10,2 Miliar Menguap, Bank Rakyat Indonesia Disorot!”

Minggu, 29 Maret 2026 - 18:42 WIB

Dinamika Ekonomi Global Tekan Indonesia, Pemerintah Diminta Waspada

Sabtu, 28 Maret 2026 - 06:14 WIB

Harga Emas Dunia Naik Lagi, Sentimen Geopolitik Dorong Lonjakan

Kamis, 29 Januari 2026 - 19:50 WIB

Subsidi vs Kenaikan Harga: Dilema Pemerintah di Tengah Tekanan Anggaran dan Rakyat

Berita Terbaru