TPL Gandeng BPSIP Sumut Tingkatkan Produktivitas Padi di Desa Sanggapati, Tapsel

Redaksi

- Penulis

Kamis, 29 Agustus 2024 - 08:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Keterangan Foto:  Tim BPSIP Sumut dan TPL melakukan peninjauan lahan pertanian sawah di Desa Sanggapati.

i

Keterangan Foto: Tim BPSIP Sumut dan TPL melakukan peninjauan lahan pertanian sawah di Desa Sanggapati.

Tapanuli Selatan, Kompasreal.Com – PT Toba Pulp Lestari, Tbk (TPL) bersama Badan Penerapan Standarisasi Instrumen Pertanian (BPSIP) Sumut melakukan peninjauan lahan pertanian sawah di Desa Sanggapati, Kecamatan Angkola Timur, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), Rabu (28/08/2024). Tujuannya, untuk meningkatkan produktivitas hasil pertanian padi di wilayah tersebut.

“Kedatangan kami (BPSIP Sumut-red) juga bagian dari upaya meningkatkan produktivitas petani padi di Kabupaten Tapsel,” kata Kepala BPSIP Sumut, Dr Khadijah El Ramija, SPi, MP, saat melakukan peninjauan bersama TPL.

Khadijah menjelaskan, tim BPSIP Sumut hadir untuk membantu meningkatkan produktivitas lahan sawah suboptimal, termasuk lahan tadah hujan yang ada di Desa Sanggapati.

“Misalnya, kita upayakan agar bagaimana petani bisa menanam yang tadinya sekali menjadi dua kali dalam setahun,” jelas Khadijah. “Khusus di Desa Sanggapati ini, memang sudah lumayan baik. Karena bisa menanam (padi) dua kali.”

Harapannya, dengan kerja sama antara TPL, BPSIP Sumut, Dinas Pertanian Tapsel, dan petani, proses tanam bisa terjadi 3 kali dalam setahun. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan pendapatan petani dan kesejahteraan mereka.

“Serta, kita harapkan Indonesia khususnya Kabupaten Tapsel bisa swasembada beras dan tidak impor lagi,” harap Khadijah.

Kepala Desa Sanggapati, Sulaiman Sinaga, mengapresiasi langkah TPL yang membantu mewujudkan cita-cita bangsa Indonesia menjadikan Tapsel lumbung padi di masa mendatang.

“TPL menyahuti dan membawa BSIP Sumut untuk membantu meningkatkan produksi hasil masyarakat Desa Sanggapati khususnya petani sawah. Ini kita apresiasi,” terangnya.

Koordinator Community Development (CD) TPL, Aya, menjelaskan program padi emas ini merupakan bagian dari tanggung jawab sosial TPL bagi masyarakat sekitar operasional TPL.

“Karena, TPL selalu berusaha di setiap pondasi kehidupan masyarakat tempat beroperasional harus mempunyai kontribusi. Minimal, tumbuh berkembang jadi lebih baik bersama masyarakat,” harap Aya.

Baca Juga :  Yayasan Baitul Hikmah Al Zain Kembangkan Pendidikan Islam di Tapsel dengan Hibah Tanah 10 Hektar

CD Officer TPL Sektor Tapsel, Charles Sitorus menambahkan, dengan hadirnya TPL, diharapkan dapat meningkatkan ekonomi masyarakat sekitarnya melalui pelatihan.

“Misalnya, lewat program padi emas ini memakai pola jarak tanam, yang kegunaannya untuk pengendalian hama, perawatan, dan pemupukan jadi lebih mudah,” tutupnya.

Follow WhatsApp Channel kompasreal.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Warga Desa Janjimanaon Kompak Dukung Pembangunan Gedung KDMP Lewat Musdes
KDMP Koperasi Desa Merah Putih Diperkuat Landasan Hukum, Sejalan Arahan Prabowo Subianto untuk Kemandirian Desa
Skandal Gadai SK Guncang Padangsidimpuan: 34 Polisi Terseret, Rp10,2 Miliar Menguap, Bank Rakyat Indonesia Disorot!”
Dinamika Ekonomi Global Tekan Indonesia, Pemerintah Diminta Waspada
Harga Emas Dunia Naik Lagi, Sentimen Geopolitik Dorong Lonjakan
MACAN ASIA INDONESIA KOTA PADANGSIDIMPUAN MONITORING PERKEMBANGAN PROGRAM MBG DI LEMBAGA PENDIDIKAN KEMENAG KOTA PADANGSIDIMPUAN
Kejati Jambi Periksa Sekretariat DPRD Merangin Terkait Dugaan Korupsi Anggaran
Rekaman VCS Tak Senonoh Beredar, Diduga Mirip Tokoh Publik di Padang Lawas
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 2 Mei 2026 - 11:49 WIB

Warga Desa Janjimanaon Kompak Dukung Pembangunan Gedung KDMP Lewat Musdes

Rabu, 29 April 2026 - 16:08 WIB

KDMP Koperasi Desa Merah Putih Diperkuat Landasan Hukum, Sejalan Arahan Prabowo Subianto untuk Kemandirian Desa

Senin, 6 April 2026 - 20:29 WIB

Skandal Gadai SK Guncang Padangsidimpuan: 34 Polisi Terseret, Rp10,2 Miliar Menguap, Bank Rakyat Indonesia Disorot!”

Minggu, 29 Maret 2026 - 18:42 WIB

Dinamika Ekonomi Global Tekan Indonesia, Pemerintah Diminta Waspada

Sabtu, 28 Maret 2026 - 06:14 WIB

Harga Emas Dunia Naik Lagi, Sentimen Geopolitik Dorong Lonjakan

Berita Terbaru