DORONG SANTRI KUASAI TEKNOLOGI: GIBRAN INGIN ALUMNI PESANTREN JADI AHLI AI HINGGA CYBER SECURITY

Redaksi

- Penulis

Jumat, 24 Oktober 2025 - 21:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KompasReal.com, Jakarta –Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka mendorong agar lembaga pendidikan pesantren semakin adaptif terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi modern. Gibran berharap santri masa depan tidak hanya menguasai ilmu agama, tetapi juga unggul dalam bidang teknologi strategis.

​Pernyataan ini disampaikan Gibran saat menghadiri Silaturahmi Nasional Alumni Menyongsong 3 Abad Buntet Pesantren di Cirebon, pada Kamis (23/10/2025).

​Visi Santri Berdaya Saing Global

​Gibran secara spesifik menyebut beberapa bidang keahlian modern yang harus dikuasai oleh generasi santri.

​”Kita ingin ke depan lebih banyak lagi santri yang ahli AI (Artificial Intelligence), santri yang ahli blockchain, santri yang ahli data analitik, santri yang ahli bioteknologi, robotik, hingga cyber security,” ujar Gibran.

​Menurut mantan Wali Kota Solo ini, penguasaan teknologi oleh para santri sejalan dengan visi pemerintah Presiden Prabowo Subianto untuk membangun Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul, berdaya saing global, dan tetap berakhlak kuat.

​Memanfaatkan Bonus Demografi Menuju Indonesia Emas

​Gibran menekankan bahwa para santri adalah aset penting dan kekuatan produktif yang akan menentukan arah kemajuan bangsa. Sebagai negara dengan populasi Muslim terbesar di dunia, Indonesia memiliki peluang besar melalui para santri.

​Dia juga menyinggung tentang momentum bonus demografi, di mana sebagian besar penduduk Indonesia akan berada di usia produktif dalam waktu dekat.

​”Ini kesempatan kita untuk meningkatkan produktivitas nasional. Peluang untuk menuju Indonesia Emas semakin terbuka lebar,” kata Gibran.

​Wapres menegaskan bahwa kesempatan emas ini tidak datang dua kali. Oleh karena itu, Gibran mengajak santri muda untuk bekerja keras, fokus, dan berani melakukan inovasi serta kolaborasi.

​”Anak-anak muda, santri-santri, harus saling mendukung dan bergandengan tangan,” pungkasnya. (KR/kc)

Follow WhatsApp Channel kompasreal.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Satgas Yonif 643/WNS Gagalkan Peredaran Ganja di Perbatasan Papua, 3 Pelaku Diamankan Termasuk WNA
Pemerintah Resmi Batasi Akses Media Sosial untuk Anak di Bawah 16 Tahun
Progres Jembatan Bailey Kodam IM Capai 53,4 Persen, 39 Unit Sudah Bermanfaat Bagi Masyarakat Aceh
Bersama Meriahkan Paskah, Satgas Yonif 123/Rajawali Gelar Lomba Tarik Tambang di Mappi
Prabowo Tegaskan Program MBG Tetap Berjalan di Tengah Efisiensi Anggaran
Arus Balik Lebaran 2026 Mulai Meningkat, Puncak Diprediksi Akhir Maret
Brigjen Pol. Jermias Rontini Resmi Jabat Kapolda Papua Tengah, Putra Asli Papua yang Pecahkan Rekor
Derita di Jalur Darah: Kisah Pemudik Lintas Sumatera 2026
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 25 Maret 2026 - 12:08 WIB

Satgas Yonif 643/WNS Gagalkan Peredaran Ganja di Perbatasan Papua, 3 Pelaku Diamankan Termasuk WNA

Rabu, 25 Maret 2026 - 11:30 WIB

Pemerintah Resmi Batasi Akses Media Sosial untuk Anak di Bawah 16 Tahun

Senin, 23 Maret 2026 - 21:33 WIB

Progres Jembatan Bailey Kodam IM Capai 53,4 Persen, 39 Unit Sudah Bermanfaat Bagi Masyarakat Aceh

Senin, 23 Maret 2026 - 13:25 WIB

Bersama Meriahkan Paskah, Satgas Yonif 123/Rajawali Gelar Lomba Tarik Tambang di Mappi

Senin, 23 Maret 2026 - 10:38 WIB

Prabowo Tegaskan Program MBG Tetap Berjalan di Tengah Efisiensi Anggaran

Berita Terbaru