Gunung Semeru Meletus, Pendaki Dievakuasi dan Warga Mengungsi

Redaksi

- Penulis

Kamis, 20 November 2025 - 11:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KompasReal.com,LUMAJANG – Gunung Semeru kembali meletus pada Rabu (19/11/2025) dengan kolom abu mencapai sekitar 13 kilometer. Erupsi mendadak ini memicu kepanikan warga di lereng Semeru dan para pendaki yang sedang berada di jalur pendakian. Abu vulkanik dilaporkan membumbung tebal ke udara dan menyelimuti sejumlah desa di Kabupaten Lumajang.

PVMBG menyebut aktivitas Semeru sudah menunjukkan peningkatan dalam beberapa hari terakhir, namun luncuran awan panas kali ini terbilang lebih besar. Material abu, pasir, dan kerikil berjatuhan di beberapa titik, memaksa warga menjauhi lokasi dan mencari tempat aman. Pemerintah menetapkan radius 8 kilometer dari kawah sebagai zona bahaya yang harus dikosongkan.

Tim gabungan Basarnas, TNIPolri, dan relawan segera melakukan penyisiran di jalur pendakian. Puluhan pendaki yang sempat terjebak berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat. Namun, petugas masih melakukan pendataan lanjutan karena dikhawatirkan ada pendaki yang belum terdaftar atau terputus komunikasi akibat erupsi.

Sementara itu, ribuan warga di sekitar lereng gunung mulai mengungsi ke sekolah, balai desa, dan pos-pos penampungan darurat yang disiapkan pemerintah daerah. Sejumlah warga mengeluhkan hujan abu yang membuat jarak pandang menurun dan menyebabkan iritasi pada pernapasan. Masker dan logistik darurat telah dibagikan kepada warga yang terdampak.

Bupati Lumajang menegaskan bahwa keselamatan warga adalah prioritas utama. Ia meminta masyarakat tidak mendekati zona rawan dan tetap mengikuti instruksi dari tim pengendali bencana. “Kami sudah mengaktifkan seluruh posko dan terus melakukan pemantauan. Warga diminta tetap tenang tetapi waspada,” ujarnya.

Hingga saat ini, PVMBG terus memantau perkembangan aktivitas Gunung Semeru dan memperingatkan potensi terjadinya erupsi susulan. Warga juga diminta mewaspadai aliran lahar panas dan lahar dingin di sepanjang sungai yang berhulu di Semeru, terutama mengingat curah hujan yang masih tinggi di wilayah tersebut.TIM

Baca Juga :  Aksi ‘Bu Vici’ Gegerkan Sidang KIP Ijazah Jokowi, PUTRI Pontianak Jadi Sorotan Nasional

 

Follow WhatsApp Channel kompasreal.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Misteri Berulang di Hutan Nabundong: Mayat Ditemukan Kembali dalam Dua Pekan
BLT Dana Desa Tahap Akhir 2025 Disalurkan di Sidojadi, Kades Ingatkan Penggunaan yang Tepat
Tanpa Izin, Tanpa Takut: Aktivitas Tambang Emas Ilegal di Batang Sinabuan Kembali Beroperasi
PMI Paluta Salurkan Bantuan Sembako untuk Korban Kebakaran Pasar Gunungtua
Pengakuan ASN Dinas Pendidikan Bogor Gegerkan Publik, Klaim Kagum karena “Kesolehan” Terbantahkan Isi Chat
DPC GCI Padangsidimpuan Peduli Bencana Banjir di Padangsidimpuan dan Tapanuli Selatan.
Partai Golkar Padangsidimpuan Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir, Bukti Nyata Kepedulian dan Empati
Jaringan Narkoba di Madina Terjaring: Kodim 0212/Tapsel Sikat Pengedar Sabu di Batahan
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 28 Januari 2026 - 20:54 WIB

Misteri Berulang di Hutan Nabundong: Mayat Ditemukan Kembali dalam Dua Pekan

Sabtu, 20 Desember 2025 - 17:29 WIB

BLT Dana Desa Tahap Akhir 2025 Disalurkan di Sidojadi, Kades Ingatkan Penggunaan yang Tepat

Kamis, 18 Desember 2025 - 16:46 WIB

Tanpa Izin, Tanpa Takut: Aktivitas Tambang Emas Ilegal di Batang Sinabuan Kembali Beroperasi

Selasa, 16 Desember 2025 - 16:33 WIB

PMI Paluta Salurkan Bantuan Sembako untuk Korban Kebakaran Pasar Gunungtua

Minggu, 14 Desember 2025 - 06:27 WIB

Pengakuan ASN Dinas Pendidikan Bogor Gegerkan Publik, Klaim Kagum karena “Kesolehan” Terbantahkan Isi Chat

Berita Terbaru