Redaksi

- Penulis

Minggu, 23 November 2025 - 19:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

KompasRea.com, Presiden Prabowo Subianto menggelar rapat terbatas dengan Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan dan jajaran ekonom pemerintahan di Hambalang, Jawa Barat, Kamis (11/11/2025). Rapat tersebut membahas situasi ekonomi global yang dinilai semakin tidak menentu dan langkah strategis pemerintah dalam menjaga stabilitas ekonomi nasional. Informasi ini pertama kali dilaporkan oleh detikNews.

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mengatakan bahwa rapat tersebut menyoroti kondisi dunia yang memasuki fase “ketidakpastian tertinggi dalam sejarah”. DEN menilai gejolak ekonomi global—mulai dari tensi geopolitik hingga perlambatan ekonomi negara besar—membutuhkan respons cepat dan terukur dari pemerintah Indonesia.

Presiden Prabowo, melalui keterangan yang disampaikan Teddy, menegaskan pentingnya kewaspadaan nasional serta penyusunan langkah konkret untuk memperkuat daya tahan ekonomi. “Kita harus menyiapkan strategi yang jelas untuk menjaga stabilitas dan sekaligus mempercepat pertumbuhan ekonomi nasional,” kata Teddy, mengutip arahan Presiden.

Salah satu poin yang dibahas adalah peluang penguatan ekspor setelah Indonesia berhasil melanjutkan negosiasi dagang strategis dengan Amerika Serikat. Pemerintah menilai langkah ini dapat meningkatkan daya saing industri padat karya, memperluas pasar ekspor, serta membuka ruang investasi baru. Laporan terperinci mengenai hal ini disampaikan oleh detikFinance.

Selain ekspor, pemerintah juga memprioritaskan langkah deregulasi besar-besaran di tingkat pusat dan daerah. Luhut menilai penyederhanaan regulasi merupakan kunci untuk mempercepat iklim usaha dan mendorong pertumbuhan ekonomi inklusif. “Deregulasi akan menjadi katalis utama percepatan ekonomi,” ujar Teddy mewakili penjelasan pemerintah.

Meski tantangan global semakin berat, pemerintah optimistis fundamental ekonomi Indonesia tetap kuat. Teddy menyebut indikator seperti konsumsi domestik, penyerapan tenaga kerja, dan stabilitas fiskal masih berada pada level yang kompetitif dibanding negara-negara lain di kawasan. “Fundamental ekonomi nasional tetap solid,” tegasnya dalam konferensi pers usai rapat.TIM

Baca Juga :  Pererat Silaturahmi, Paguyuban KKT Luhak Nantuo Tanah Datar Sukses Gelar Acara di Jakarta

 

Follow WhatsApp Channel kompasreal.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Komisi Reformasi Polri Serahkan 10 Buku Laporan ke Presiden, Ini Poin Pentingnya
TNI Hadir Memberikan Rasa Aman Terhadap Saudara Diujunh Timur Indonesia
Jaringan Ekstremisme Digital Libatkan Remaja, Ancaman Baru Keamanan Nasional
Satgas TMMD ke 128 Kodim 1801/Manokwari Berikan Pengecatan Akhir untuk MCK yang Lebih Indah.  ‎
Reshuffle Kabinet April 2026, Prabowo Subianto Rombak Sejumlah Pos Strategis
Satgas Yonif 123/Rajawali Tebar Kepedulian di Papua Selatan, Bagikan Seragam Pramuka untuk Siswa SD Negeri Bade Mememu
Karya Bakti Merawat Rumah Ibadah untuk Saudara di Papua.
Tak Hanya Bangun Infrastruktur, Satgas TMMD KE-128 Kodim 1801/Manokwari Hadirkan Layanan Kesehatan Gratis Untuk Warga
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 6 Mei 2026 - 01:18 WIB

Komisi Reformasi Polri Serahkan 10 Buku Laporan ke Presiden, Ini Poin Pentingnya

Minggu, 3 Mei 2026 - 15:30 WIB

TNI Hadir Memberikan Rasa Aman Terhadap Saudara Diujunh Timur Indonesia

Sabtu, 2 Mei 2026 - 13:01 WIB

Jaringan Ekstremisme Digital Libatkan Remaja, Ancaman Baru Keamanan Nasional

Sabtu, 2 Mei 2026 - 10:43 WIB

Satgas TMMD ke 128 Kodim 1801/Manokwari Berikan Pengecatan Akhir untuk MCK yang Lebih Indah.  ‎

Rabu, 29 April 2026 - 10:37 WIB

Reshuffle Kabinet April 2026, Prabowo Subianto Rombak Sejumlah Pos Strategis

Berita Terbaru