Dana CSR Rp25 Miliar untuk Anggota DPR, Nama Gus Irawan Masuk Daftar

KompasReal.id

- Editor

Kamis, 14 Agustus 2025 - 15:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KompasReal.com, Jakarta  Nama Bupati Tapanuli Selatan, Gus Irawan Pasaribu, ikut mencuat dalam pemberitaan terkait dugaan penerimaan dana Corporate Social Responsibility (CSR) dari Bank Indonesia (BI) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Dana tersebut disebut diberikan kepada sejumlah anggota DPR RI Komisi XI periode 2020–2023, dengan nilai yang cukup fantastis.

Mengutip laporan RMOL pada 7 Agustus 2025, seluruh anggota Komisi XI dari sembilan fraksi disebut menerima dana CSR dengan nilai rata-rata sekitar Rp25 miliar per orang.

Dalam daftar yang beredar, Gus Irawan Pasaribu masuk sebagai salah satu penerima saat masih menjabat anggota DPR RI dari Fraksi Gerindra.

CSR untuk Kepentingan Sosial, Bukan Pribadi

CSR dari BI dan OJK sejatinya merupakan program bantuan sosial yang diperuntukkan bagi pembangunan masyarakat, seperti pemberdayaan ekonomi, pendidikan, hingga infrastruktur publik.

Jika dana tersebut benar digunakan untuk kepentingan pribadi atau kelompok, maka hal ini berpotensi menjadi pelanggaran hukum.

Seorang pengamat hukum di Medan menegaskan bahwa kasus ini perlu diusut tuntas untuk memastikan transparansi.

“Program CSR adalah amanah untuk masyarakat. Jika digunakan tidak sesuai peruntukannya, ini bisa masuk kategori penyalahgunaan wewenang atau bahkan korupsi,” ujarnya.

Dari informasi yang beredar, jumlah dana yang diterima bervariasi. Anggota Partai Gerindra, Heri Gunawan, disebut sebagai penerima tertinggi dengan nilai mencapai Rp28 miliar. Rata-rata anggota Komisi XI lainnya menerima dana sekitar Rp25 miliar.

Berikut beberapa nama anggota DPR RI Komisi XI periode 2020–2023 yang masuk dalam daftar dugaan penerima dana CSR BI dan OJK:

Fraksi Gerindra

⦁ Heri Gunawan, S.E.
⦁ H. Gus Irawan Pasaribu, S.E., AK., M.M., CA.
⦁ Susi Marleny Bachsin, S.E., M.M.
⦁ Hj. Novita Wijayanti, S.E., M.M.
⦁ Jefry Romdonny, S.E.
⦁ R. Imron Amin, S.H., M.H.
⦁ Bahtra
⦁ Khaterine A. Oendoen

Baca Juga :  Wakapolres Padang Lawas Hadiri Upacara Hari Lahir Pancasila

Fraksi Golkar

⦁ Kahar Muzakir
⦁ Melchias Markus
⦁ Zulfikar Arse Sadikin
⦁ H. Muhidin
⦁ Puteri Anetta Komarudin

Fraksi PDIP

⦁ Ir. Andreas Eddy Susetyo, M.M.
⦁ Marsiaman Saragih
⦁ Dr. H. Musthofa, S.E., M.M.
⦁ Prof. Dr. Hendrawan Supratikno
⦁ Eriko Sotarduga
⦁ Marinus Gea, S.E., M.Ak.
⦁ I. G. A. Rai Wirajaya, S.E., M.
⦁ Dolfie O. F. P.
⦁ Indah Kurnia

Fraksi NasDem

⦁ Satori
⦁ Fauzi Amro
⦁ Achmad Hatari

Fraksi PKB

⦁ Bertu Merlas, S.T.
⦁ Ela Siti Nuryamah, S.Sos.I.
⦁ H. Abdul Wahid
⦁ Fathan Subchi

Fraksi Demokrat

⦁ Ir. Marwan Cik Asan, M.M.
⦁ Harmusa Oktaviani
⦁ Didi Irawadi
⦁ Vera Febyanthy

Fraksi PKS

⦁ H. Hidayatullah, S.E.
⦁ Junaidi Auly, M.M.
⦁ Anis Byarwati
⦁ Ecky Awal Mucharam
⦁ Suryadi Jaya

Fraksi PAN

⦁ Ahmad Najib Qodratullah
⦁ Jon Erizal
⦁ Achmad Hafisz Tohir
⦁ Ahmad Yohan

Fraksi PPP

⦁ Dra. Hj. Wartiah, M.Pd.
⦁ Amir Uskara

Kasus ini kini menjadi sorotan nasional. Masyarakat berharap aparat penegak hukum, termasuk KPK, bergerak cepat untuk menelusuri aliran dana CSR tersebut dan memastikan apakah benar digunakan di luar tujuan program.

Transparansi dan penegakan hukum menjadi kunci untuk memulihkan kepercayaan publik terhadap lembaga negara. (KR03)

Follow WhatsApp Channel kompasreal.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ray Rangkuti Soroti Pengakuan Demonstran Bayaran dan Eks Ketua BEM UBK, Sebut Demokrasi Terancam Rusak
Pabrik Komponen Otomotif Jepang Terancam Relokasi ke Vietnam, Ribuan Pekerja Berpotensi Terdampak
Viral! Konten “Pocong AI” Bikin Heboh Warga, Kreator Remaja Diperiksa Polisi
Mitra Program MBG Keberatan Penghentian Sementara Saat Libur, Khawatir Berdampak pada Usaha dan Pekerja
Perkuat Potensi Perkebunan Papua Barat, Wapres Gibran Tanam Bibit Kakao di Manokwari Selatan
Di Perbatasan Papua Barat, Satgas Yonif 410 Bawa Pelayanan Kesehatan ke Rumah Warga
MAHASISWA TERIAK DEMOKRASI, BUNGKAM HAK BICARA MENTERI? 
Klaim Mobil Dipasangi Alat Pelacak, Eks Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto Jadi Sorotan Netizen
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 25 Juni 2026 - 13:25 WIB

Ray Rangkuti Soroti Pengakuan Demonstran Bayaran dan Eks Ketua BEM UBK, Sebut Demokrasi Terancam Rusak

Kamis, 25 Juni 2026 - 12:52 WIB

Pabrik Komponen Otomotif Jepang Terancam Relokasi ke Vietnam, Ribuan Pekerja Berpotensi Terdampak

Selasa, 23 Juni 2026 - 10:10 WIB

Viral! Konten “Pocong AI” Bikin Heboh Warga, Kreator Remaja Diperiksa Polisi

Senin, 22 Juni 2026 - 08:18 WIB

Mitra Program MBG Keberatan Penghentian Sementara Saat Libur, Khawatir Berdampak pada Usaha dan Pekerja

Minggu, 21 Juni 2026 - 23:43 WIB

Perkuat Potensi Perkebunan Papua Barat, Wapres Gibran Tanam Bibit Kakao di Manokwari Selatan

Berita Terbaru

Mandailing natal

Pemkab Madina Rayakan Assyura dengan Pengajian dan Penyantunan Anak Yatim

Kamis, 25 Jun 2026 - 21:27 WIB