Darurat Bencana Tapsel Diperpanjang 14 Hari, 6 Desa Marancar Masih Terkurung Akses

KompasReal.id

- Penulis

Senin, 8 Desember 2025 - 22:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KompasReal.comTapanuli Selatan — Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan (Pemkab Tapsel) resmi memperpanjang masa tanggap darurat bencana selama 14 hari ke depan. Keputusan ini diambil karena masih banyak penanganan yang harus dilakukan, mulai dari evakuasi korban hingga pembukaan akses ke sejumlah wilayah yang masih terisolir, khususnya di Kecamatan Marancar.

Hal tersebut disampaikan Bupati Tapsel, Gus Irawan Pasaribu, saat meninjau Posko Pengungsian di Desa Tolang Jae, Kecamatan Sayur Matinggi, Minggu (7/12/2025) malam.

Dalam kunjungannya itu, Bupati didampingi Wakil Bupati Tapsel H. Jafar Syahbuddin Ritonga bersama rombongan, antara lain Anggota DPR RI Fraksi Gerindra Sabam Rajagukguk, Ketua DPC Gerindra Tapsel Abdul Basith Dalimunthe, Ketua DPC Gerindra Kota Padangsidimpuan Rusydi Nasution, serta Wakil Wali Kota Padangsidimpuan Harry Pahlevi Harahap.

“Dari 15 kecamatan, 13 di antaranya terdampak bencana ini. Bahkan ada enam desa di wilayah Marancar, kampung saya sendiri, yang sampai sekarang masih terisolir,” ucap Bupati.

Gus Irawan juga menyampaikan permohonan maaf kepada warga karena baru dapat hadir langsung ke Tolang Jae. Menurutnya, hampir seluruh wilayah Tapsel terdampak bencana sehingga penanganan harus dilakukan secara menyeluruh.

Bupati menjelaskan bahwa pemerintah pusat melalui koordinasi bersama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) akan menyiapkan bantuan pembangunan rumah bagi masyarakat terdampak. Penyalurannya akan dilakukan berdasarkan tingkat kerusakan rumah warga.

“Untuk sementara akan dibangun Hunian Sementara (Huntara) agar masyarakat bisa kembali beraktivitas. Setelah itu, secara bertahap pemerintah pusat akan membangun Hunian Tetap (Huntap),” jelasnya.

Dengan perpanjangan masa tanggap darurat ini, pemerintah berharap penanganan dapat berjalan lebih maksimal, terutama untuk membantu warga terdampak dan membuka kembali akses ke daerah yang masih terisolir. (KR/r)

Follow WhatsApp Channel kompasreal.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

MACAN ASIA INDONESIA KOTA PADANGSIDIMPUAN MONITORING PERKEMBANGAN PROGRAM MBG DI LEMBAGA PENDIDIKAN KEMENAG KOTA PADANGSIDIMPUAN
Kejati Jambi Periksa Sekretariat DPRD Merangin Terkait Dugaan Korupsi Anggaran
Rekaman VCS Tak Senonoh Beredar, Diduga Mirip Tokoh Publik di Padang Lawas
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) resmi mencabut izin usaha Perumda BPR Bank Cirebon
Kapolres Batang Sidak Pos Pelayanan SIM, Tegaskan Larangan Pungli dan Penguatan Integritas
Mimbar Jumat Masjid Jami’ Ahlussunnah Wal Jamaah Bincar, Padangsidimpuan Jumat, 6 Februari 2026
Dari Cik Cik Bum Bum ke Jalan Alus: Kisah Fadia Arafiq Membuktikan Diri di Kursi Bupati
Gempa Hari Ini Guncang Binjai Sumut, Cek Kekuatan Magnitudonya! 
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 20 Februari 2026 - 20:38 WIB

MACAN ASIA INDONESIA KOTA PADANGSIDIMPUAN MONITORING PERKEMBANGAN PROGRAM MBG DI LEMBAGA PENDIDIKAN KEMENAG KOTA PADANGSIDIMPUAN

Minggu, 15 Februari 2026 - 06:10 WIB

Kejati Jambi Periksa Sekretariat DPRD Merangin Terkait Dugaan Korupsi Anggaran

Jumat, 13 Februari 2026 - 20:33 WIB

Rekaman VCS Tak Senonoh Beredar, Diduga Mirip Tokoh Publik di Padang Lawas

Kamis, 12 Februari 2026 - 21:07 WIB

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) resmi mencabut izin usaha Perumda BPR Bank Cirebon

Jumat, 6 Februari 2026 - 20:16 WIB

Kapolres Batang Sidak Pos Pelayanan SIM, Tegaskan Larangan Pungli dan Penguatan Integritas

Berita Terbaru