KompasReal.id | Internasional Terkini
Ketegangan geopolitik internasional kembali meningkat setelah konflik antara Amerika Serikat dan Iran memanas di kawasan strategis Selat Hormuz. Jalur laut vital ini menjadi perhatian dunia karena merupakan lintasan utama distribusi energi global, dengan sekitar 20 persen pasokan minyak dunia melewati wilayah tersebut.
Sejumlah negara Eropa seperti Inggris dan Prancis dilaporkan bersiap memimpin misi internasional untuk mengamankan jalur pelayaran di Selat Hormuz. Langkah ini diambil guna mencegah gangguan distribusi energi global serta menjaga stabilitas perdagangan internasional yang mulai terdampak situasi konflik.
Sebelumnya, ketegangan meningkat setelah adanya aksi militer dan pembatasan jalur pelayaran oleh pihak terkait. Meski sempat terjadi pelonggaran akses sebagai bagian dari upaya meredakan konflik, situasi di lapangan masih dinilai rawan dan berpotensi memicu eskalasi lanjutan.
Dampak konflik ini mulai dirasakan oleh berbagai negara, terutama di sektor energi dan ekonomi. Kekhawatiran akan lonjakan harga minyak dunia hingga gangguan rantai pasok menjadi isu utama yang terus dipantau oleh pelaku pasar global dan pemerintah di berbagai kawasan.
Selain konflik di Timur Tengah, ketidakstabilan global juga dipengaruhi oleh perang Rusia–Ukraina yang belum menunjukkan tanda-tanda berakhir. Kondisi ini memperlihatkan bahwa situasi keamanan dunia saat ini berada dalam fase yang sangat dinamis dan penuh tantangan.
Penulis : Kr03
Editor : Emas












