Gaspol 2027! Saipullah Nasution Targetkan Ekonomi Madina Tembus 6,8 Persen Lewat Musrenbang

Redaksi

- Penulis

Selasa, 7 April 2026 - 18:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KompasReal.id, Madina |Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Madina) mulai memanaskan arah pembangunan jangka menengah melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Tahun 2027 yang resmi dibuka oleh Bupati Saipullah Nasution, Senin (6/4/2026). Kegiatan tersebut digelar secara daring karena bupati tengah menghadiri agenda RUPS Bank Sumut di Medan.

Pelaksanaan Musrenbang berlangsung di Aula Kantor Bupati Madina, Kompleks Payaloting, Panyabungan, dan dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Atika Azmi Utammi Nasution. Forum ini turut dihadiri jajaran pejabat daerah, pemangku kepentingan, serta perwakilan masyarakat yang terlibat dalam perencanaan pembangunan daerah.

Dalam arahannya, Bupati Saipullah menegaskan bahwa Musrenbang merupakan forum strategis untuk menyelaraskan program pembangunan dengan kebutuhan masyarakat serta kebijakan nasional dan Provinsi Sumatera Utara. Ia menekankan pentingnya perencanaan berbasis data dan kondisi riil daerah agar target pembangunan dapat tercapai secara optimal.

Salah satu fokus utama adalah peningkatan pertumbuhan ekonomi daerah. Jika pada tahun 2025 pertumbuhan ekonomi Madina berada di angka 4,38 persen, maka pada tahun 2027 ditargetkan meningkat signifikan hingga kisaran 6,10 sampai 6,80 persen. Target ini diharapkan mampu mendorong pergerakan sektor ekonomi lokal secara lebih masif.

Selain itu, pemerintah juga menargetkan penurunan angka pengangguran dari 7,18 persen menjadi sekitar 6,09–6,75 persen, serta peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dari 74,26 menjadi sekitar 74,35 pada tahun 2027. Upaya ini diiringi dengan penurunan rasio gini dan tingkat kemiskinan yang ditargetkan turun hingga kisaran 4,43–5,74 persen.

Bupati Saipullah juga menekankan pentingnya pembangunan berbasis mitigasi bencana, mengingat Mandailing Natal termasuk daerah rawan. Ia menyebut tema pembangunan 2027 adalah peningkatan pelayanan dasar dan transformasi tata kelola pemerintahan serta ekonomi guna mewujudkan daerah yang tangguh, partisipatif, dan berkelanjutan.

Penulis : Kr03

Editor : Emas

Sumber Berita: KompasReal.id

Follow WhatsApp Channel kompasreal.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Spanduk Misterius Desak Mundur Bupati Saipullah Nasution, Soroti Dugaan Pungli Dana Desa, BOS, dan Sertifikasi Guru.
Perkuat PAD dari Sawit, Bupati Mandailing Natal Jajaki Kerja Sama dengan PT Agrinas Palma Nusantara di Jakarta
Polres Madina Fasilitasi Pelaksanaan UAS Bagi Tersangka Kasus Narkotika, Pihak Sekolah Apresiasi
Polres Madina Ungkap Kasus Penganiayaan Yang Mengakibatkan Kematian, Enam Tersangka di Amankan.
Polres Madina berhasil mengamankan 6 tersangka pelaku yg menyebabkan FS meninggal 
Kehadiran Korwasis Sangat Penting, Camat Siabu: Harus Jadi Teladan bagi Masyarakat dan Terus Berkembang
Pujakesuma Bersatu Tegaskan Dukungan untuk Pemerintahan Prabowo-Gibran hingga 2029*
Wartawan Senior Madina Iskandar Hasibuan Soroti Hubungan Wartawan dan Pemerintah pada Acara Halal Bihalal Korwasis
Berita ini 6 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 11 April 2026 - 14:16 WIB

Spanduk Misterius Desak Mundur Bupati Saipullah Nasution, Soroti Dugaan Pungli Dana Desa, BOS, dan Sertifikasi Guru.

Sabtu, 11 April 2026 - 14:11 WIB

Perkuat PAD dari Sawit, Bupati Mandailing Natal Jajaki Kerja Sama dengan PT Agrinas Palma Nusantara di Jakarta

Kamis, 9 April 2026 - 23:28 WIB

Polres Madina Ungkap Kasus Penganiayaan Yang Mengakibatkan Kematian, Enam Tersangka di Amankan.

Kamis, 9 April 2026 - 20:52 WIB

Polres Madina berhasil mengamankan 6 tersangka pelaku yg menyebabkan FS meninggal 

Kamis, 9 April 2026 - 19:03 WIB

Kehadiran Korwasis Sangat Penting, Camat Siabu: Harus Jadi Teladan bagi Masyarakat dan Terus Berkembang

Berita Terbaru

Mimbar jumat

Masihkah Nasihat Dibutuhkan di Tengah Maraknya Maksiat?

Jumat, 10 Apr 2026 - 14:06 WIB