Hadapi Cost of Fund yang Masih Tinggi, BRI Finance Fokus pada Efisiensi Operasional

Vritime

- Editor

Rabu, 22 Juli 2026 - 20:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kompasreal.id – PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) terus memperkuat efisiensi operasional di tengah tantangan industri pembiayaan yang masih dibayangi tingginya biaya dana serta kompetisi pasar yang semakin ketat. Hingga Mei 2026, perseroan berhasil mencatatkan perbaikan rasio beban operasional terhadap pendapatan operasional (BOPO) sebesar 511 basis poin (bps) secara year-on-year (YoY).

Corporate Secretary BRI Finance, Aditia Fakhri Ramadhani, menyampaikan, “Perbaikan rasio BOPO ini menunjukkan bahwa langkah-langkah efisiensi yang dijalankan perusahaan mulai memberikan hasil positif. Kami terus mendorong optimalisasi proses bisnis, pengendalian biaya operasional secara disiplin, serta peningkatan kualitas pendapatan untuk menjaga kinerja perusahaan tetap sehat dan berkelanjutan.”

Transformasi digital juga menjadi salah satu fokus utama BRI Finance dalam meningkatkan produktivitas dan mempercepat proses layanan pembiayaan kepada nasabah. Di tengah dinamika industri multifinance yang terus berkembang, perusahaan tetap berupaya menjaga keseimbangan antara efisiensi operasional dan investasi strategis jangka panjang.

BRI Finance menilai tantangan industri pada tahun 2026 masih cukup kompleks, terutama dipengaruhi oleh tingginya cost of fund, kebutuhan investasi teknologi untuk mendukung transformasi digital, serta persaingan yang semakin agresif di sektor pembiayaan.

Meski demikian, perusahaan tetap optimistis dengan terus memperkuat berbagai program efisiensi berbasis digitalisasi, penyederhanaan proses kerja, serta penguatan manajemen biaya yang adaptif terhadap kondisi pasar.

Secara industri, tren efisiensi juga mulai terlihat pada sektor multifinance nasional. Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK), rasio BOPO industri pembiayaan per April 2026 tercatat sebesar 79,21%, membaik dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang berada di level 80,25%.

“Kami meyakini bahwa penguatan efisiensi operasional menjadi salah satu fondasi penting untuk menjaga daya saing perusahaan sekaligus mendukung pertumbuhan bisnis yang lebih sehat dan berkelanjutan di masa mendatang,” tutup Dhani.

Baca Juga :  Polres Padangsidimpuan Jelaskan Proses Hukum Terkait Penangguhan IS Belum Ada Keputusan Resmi

 

Press release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Follow WhatsApp Channel kompasreal.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BRI Life dan Bali International Hospital Jalin Kerja Sama Strategis Guna Perkuat Layanan dan Mendorong Pertumbuhan Bisnis
Dry Food Kucing yang Bagus untuk Kesehatan dan Nutrisi Anabul
BINUS @Malang Gelar SheCodes Society Digital Leadership Academy untuk Dorong Perempuan Muda di Bidang STEM
BRI Finance Manjakan Nasabah Lewat Promo KKB Bunga 0% di Customer Gathering Lampung
BRI Finance Ramaikan BRI Consumer Expo 2026 Pekanbaru, Tawarkan Promo KKB Mulai 1,80%
“Connect. Manage. Secure. Grow.” Bersama APJII Jakarta, 16 Juli 2026
Investasi Bauksit Naik 193%, Jadi Penopang Realisasi Investasi Kuartal II 2026
International Undergraduate Program yang Buka Peluang Karier Global
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 02:40 WIB

BRI Life dan Bali International Hospital Jalin Kerja Sama Strategis Guna Perkuat Layanan dan Mendorong Pertumbuhan Bisnis

Selasa, 28 Juli 2026 - 20:55 WIB

Dry Food Kucing yang Bagus untuk Kesehatan dan Nutrisi Anabul

Selasa, 28 Juli 2026 - 03:06 WIB

BINUS @Malang Gelar SheCodes Society Digital Leadership Academy untuk Dorong Perempuan Muda di Bidang STEM

Kamis, 23 Juli 2026 - 18:30 WIB

BRI Finance Manjakan Nasabah Lewat Promo KKB Bunga 0% di Customer Gathering Lampung

Kamis, 23 Juli 2026 - 17:35 WIB

BRI Finance Ramaikan BRI Consumer Expo 2026 Pekanbaru, Tawarkan Promo KKB Mulai 1,80%

Berita Terbaru