Husnul Khatimah di Usia Muda: Kisah Haru Aisyah Bahar yang Wafat Saat Membaca Al Qur’an

Redaksi

- Penulis

Sabtu, 21 Februari 2026 - 13:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KompasReal.id, Kisah Aisyah Bahar (22), seorang alumni berprestasi dari Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar, baru-baru ini viral dan membuat jutaan netizen di Indonesia meneteskan air mata sekaligus merasa iri akan cara kepulangannya. Di usianya yang masih sangat muda, Aisyah dikenal sebagai sosok yang tidak hanya cemerlang dalam pendidikan, tetapi juga sangat taat dan konsisten menjaga ibadah sunnahnya, menjadikannya pribadi yang istimewa di mata keluarga dan orang-orang di sekitarnya.

 

Pada pagi yang tenang di hari kejadian, suasana rumah Aisyah dipenuhi dengan keberkahan. Usai menunaikan shalat Subuh berjamaah dan menjalankan ibadah puasa sunnah Senin-Kamis, ia duduk bersimpuh di hadapan sang ayah untuk melantunkan ayat-ayat suci Al-Qur’an. Di tengah kekhusyukannya membaca firman Allah, tiba-tiba tubuh Aisyah melemas, dan dengan kesadaran penuh ia sempat meminta ayahnya untuk menuntunnya mengucapkan kalimat Syahadat.

Tak lama kemudian, Aisyah menghembuskan napas terakhirnya dengan sangat tenang dalam dekapan sang ayah. Kepergiannya terjadi tepat saat ia tengah mempersiapkan diri untuk menghadapi ujian masuk kerja, mengajarkan kepada kita semua bahwa maut tidak pernah menunda dan tidak mengenal usia. Momen yang mengharukan ini menjadi bukti nyata bahwa persiapan terbaik untuk kematian adalah dengan selalu mendekatkan diri kepada Sang Pencipta.

Kisah ini menjadi semakin mengharukan ketika diketahui bahwa dua saudara laki-laki Aisyah juga wafat dalam keadaan yang serupa, yaitu saat sedang melaksanakan ibadah shalat. Keluarga ini seolah menjadi contoh nyata yang dipilih untuk menunjukkan kepada dunia tentang indahnya Husnul Khatimah (akhir yang baik), di mana satu per satu anggota keluarganya dipanggil dalam kondisi terbaik di hadapan Allah SWT.

Bagi banyak orang, kisah Aisyah Bahar adalah pengingat bahwa kesuksesan sejati bukanlah semata-mata tentang gelar sarjana atau pekerjaan impian. Kepergiannya yang begitu indah meninggalkan kesan mendalam bahwa makna hidup yang hakiki adalah bagaimana kita mengakhiri perjalanan di dunia ini dalam keadaan terbaik, mengajarkan kita bahwa bagaimana kita hidup akan sangat menentukan bagaimana kita akan mati.

Penulis : Edy siregar

Editor : EMAS

Sumber Berita: KompasReal.id

Follow WhatsApp Channel kompasreal.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Cahaya Kemenangan di Bulan Suci
Jangan Lupa, Limpahkan Amal
Berbagi Takjil, Berbagi Berkah 
Malam Nuzulul Qur’an: Kelebihan dan Makna
Aturan Puasa di Malaysia yang Bikin Kaget! 
Ujian dari Allah: Kesempatan untuk Meningkat
Puasa, Iman, dan Transformasi Diri”
Berburu Takjil di Seputaran Mesjid Agung Alabror Kota Padangsidimpuan Menjelang Maghrib 
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 17 Maret 2026 - 00:39 WIB

Cahaya Kemenangan di Bulan Suci

Rabu, 11 Maret 2026 - 23:50 WIB

Jangan Lupa, Limpahkan Amal

Minggu, 8 Maret 2026 - 19:11 WIB

Berbagi Takjil, Berbagi Berkah 

Minggu, 8 Maret 2026 - 16:46 WIB

Malam Nuzulul Qur’an: Kelebihan dan Makna

Sabtu, 7 Maret 2026 - 20:40 WIB

Aturan Puasa di Malaysia yang Bikin Kaget! 

Berita Terbaru

Nasional

Derita di Jalur Darah: Kisah Pemudik Lintas Sumatera 2026

Sabtu, 21 Mar 2026 - 00:08 WIB