KompasReal.com,Budayawan sekaligus pendiri Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI), Jaya Suprana, dianugerahi penghargaan tertinggi Satya Budaya Narendra oleh Kementerian Kebudayaan RI. Penghargaan diserahkan langsung oleh Menteri Kebudayaan Fadli Zon dalam Anugerah Kebudayaan Indonesia (AKI) 2025 di Jakarta, Rabu (17/12/2025) malam.
Dalam upacara yang berlangsung di Ciputra Artpreneur, Fadli Zon didampingi Wakil Menteri Kebudayaan Giring Ganesha dan Dirjen Pengembangan, Pemanfaatan, dan Pembinaan Kebudayaan Ahmad Mahendra. Jaya Suprana hadir bersama istrinya, Aylawati Sarwono.
Satya Budaya Narendra, yang namanya bermakna “pemimpin manusia” dalam bahasa Sanskerta, merupakan simbol kekuatan, keberanian, dan kepemimpinan. Penghargaan ini diberikan kepada tokoh yang dianggap memiliki kontribusi luar biasa dalam memimpin dan membangun budaya bangsa.
Fadli Zon dalam sambutannya menegaskan bahwa AKI 2025 adalah bentuk kehadiran negara untuk menghargai para maestro, pembaru, dan pelestari kebudayaan. “Mereka yang telah dipilih adalah mereka yang telah banyak berjuang dengan waktu, tenaga, kemampuan, dan karya-karyanya,” ujarnya.
Jaya Suprana dinilai layak menerima anugerah ini berkat kontribusinya yang monumental melalui MURI, yang didirikannya pada 1990. Lembaga itu diakui telah memberi kontribusi besar dalam melestarikan kebudayaan daerah dan nasional, serta mendorong partisipasi masyarakat luas. MURI menjadi sarana pencatat sejarah yang menginspirasi profesionalisme dan integritas generasi penerus melalui dokumentasi prestasi superlatif anak bangsa.
Selain MURI, dedikasi Suprana di dunia seni juga diwujudkan melalui pendirian Jaya Suprana School of Performing Arts, yang melatih talenta muda, termasuk penyandang disabilitas, di bidang musik dan pertunjukan.
Tidak hanya Jaya Suprana, Anugerah Satya Budaya Narendra juga diberikan kepada enam tokoh budaya lainnya: Pieter F. Gontha, I Nyoman Wenten, Sunaryo Soetono, Elvy Sukaesih, Ary Ginanjar, dan Anhar Gonggong.
Secara keseluruhan, AKI 2025 menganugerahi 31 individu dari berbagai kategori. Selain kategori utama Satya Budaya Narendra, penghargaan juga diberikan dalam kategori Media, Anak, Masyarakat Adat, Sastra, Pelopor dan/atau Pembaru, Pelestari, serta Maestro Seni Tradisi.
Para penerima penghargaan ini dinilai telah mendarmabaktikan diri untuk kemajuan kebudayaan dan peradaban Indonesia, menghiasi perjalanan budaya bangsa dengan karya dan perjuangan di bidang masing-masing.KR03













