Jenazah Korban Hanyut di Sungai Aek Bilah Ditemukan di Paluta

Redaksi

- Editor

Minggu, 1 Juni 2025 - 16:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KompasReal.com, Tapanuli Selatan – Setelah tiga hari pencarian, Aris Pitaloka, seorang geolog, jenazah korban hanyut di di Sungai Aek Bilah, Tapanuli Selatan (Tapsel), Sumatera Utara akhirnya ditemukan di Desa Sunut, Padang Lawas Utara (Paluta), Sabtu (31/5/2025) sore.

Korban hanyut pada Kamis (29/5/2025) pukul 09.30 WIB saat mengambil sampel batu di Sungai Aek Bilah, Dusun Tanjung Baru, Desa Huta Baru, Tapsel, dalam rangka penelitian pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) baru oleh Eco Power.

Menurut Kepala Desa Huta Baru, Rohim Ritonga, korban terseret arus deras sungai setelah berupaya meminta pertolongan kepada rekan kerjanya.

Pencarian melibatkan warga, aparat desa, camat, Babinsa, Bhabinkamtibmas, dan Pos SAR Mandailing Natal. Tim SAR melakukan penyisiran aliran sungai menggunakan perahu LCR, rafting, dan drone.

Jenazah korban, yang ditemukan sekitar 7,5 kilometer dari lokasi kejadian, akhirnya ditemukan warga yang sedang naik perahu di Desa Sunut, Paluta.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Medan, Hery Marantika, membenarkan penemuan jenazah dan evakuasinya ke RSUD Rantau Prapat, Labuhan Batu. Dengan ditemukannya korban, operasi SAR dinyatakan selesai.

PLTA yang direncanakan Eco Power ini, jika terwujud, akan menjadi PLTA kedua di Tapsel setelah PLTA Simarboru di Sungai Batangtoru. Sungai Aek Bilah sendiri mengalir hingga Labuhan Batu dan bermuara di Selat Malaka. (KR02)

Baca Juga :  BAGUSI Tapsel Komit Pulihkan Kondisi Pasca Banjir Bandang Tantom
Follow WhatsApp Channel kompasreal.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kebakaran Hebat Hanguskan Gudang Besi Tua di Simpang UGN Padangsidimpuan, Api Sempat Menjalar Besar
Heboh RSUD Padangsidimpuan, Seorang Pria Meninggal Dunia Usai Terjatuh dari Gedung Lantai Atas
Kecelakaan Maut Bus ALS vs Betor di Sihitang, Sopir Meninggal di Tempat
Geger Penemuan Mayat Terbakar di Sekotong Lombok Barat, Polisi Selidiki Identitas dan Penyebabnya
Ratusan Anak Korban Banjir di Pematangsiantar Terima Paket Pendidikan dari Relawan Lokal
Pesawat ATR 42-500 Jatuh di Gunung Bulusaraung, Sulsel: Tak Ada Korban Selamat, Evakuasi Masih Berlangsung
Keampuhan Starlink Ternoda: Iran Buktikan Kedaulatan Digital di Medan Perang Frekuensi
Dua Rumah Warga Terbakar di Andilan Dua Koto, Diduga Akibat Arus Listrik
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 28 Mei 2026 - 20:00 WIB

Kebakaran Hebat Hanguskan Gudang Besi Tua di Simpang UGN Padangsidimpuan, Api Sempat Menjalar Besar

Minggu, 24 Mei 2026 - 18:12 WIB

Heboh RSUD Padangsidimpuan, Seorang Pria Meninggal Dunia Usai Terjatuh dari Gedung Lantai Atas

Jumat, 3 April 2026 - 10:50 WIB

Kecelakaan Maut Bus ALS vs Betor di Sihitang, Sopir Meninggal di Tempat

Minggu, 25 Januari 2026 - 22:21 WIB

Geger Penemuan Mayat Terbakar di Sekotong Lombok Barat, Polisi Selidiki Identitas dan Penyebabnya

Selasa, 20 Januari 2026 - 19:59 WIB

Ratusan Anak Korban Banjir di Pematangsiantar Terima Paket Pendidikan dari Relawan Lokal

Berita Terbaru