Kementan RI Pantau Ketimpangan Data dan Dugaan Penyimpangan Pupuk Subsidi di Pasaman

Redaksi

- Editor

Rabu, 31 Desember 2025 - 15:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KompasReal.com, Pasaman – Pemerintah Pusat melalui Kementerian Pertanian menaruh perhatian serius terhadap laporan ketimpangan data serapan dan kelangkaan pupuk subsidi di Kabupaten Pasaman, Sumatra Barat. Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan, pupuk subsidi adalah hak petani yang penyalurannya harus tepat sasaran, transparan, dan bebas dari penyimpangan.

Keprihatinan muncul setelah data dalam aplikasi resmi penyaluran pupuk menunjukkan serapan yang rendah hingga akhir tahun 2025. Untuk pupuk Urea di satu kelompok tani, realisasi penyaluran baru 71% dari alokasi 13.050 kg, sementara NPK Phonska hanya terserap 34% dari alokasi 26.100 kg. Ironisnya, di saat data menunjukkan sisa stok, banyak petani justru mengeluhkan kesulitan mendapat pupuk saat musim tanam.

Ketidaksesuaian antara data digital dan kondisi riil di lapangan ini menguatkan dugaan adanya masalah dalam distribusi akhir. Bahkan beredar informasi adanya indikasi penampungan dan pengaliran pupuk subsidi ke daerah lain, seperti Riau, yang memerlukan penyelidikan lebih lanjut.

Menanggapi hal ini, Pemerintah Daerah Kabupaten Pasaman bersama instansi terkait didorong untuk segera melakukan klarifikasi dan evaluasi menyeluruh terhadap mekanisme distribusi. Sinkronisasi data, pengawasan lapangan, dan transparansi menjadi hal mendesak untuk memastikan pupuk sampai ke tangan petani yang berhak.

Kementerian Pertanian mendukung langkah tegas apabila dalam evaluasi ditemukan penyimpangan. Penegakan hukum diperlukan untuk menjaga kepercayaan publik dan memastikan program subsidi benar-benar mendukung ketahanan pangan nasional.

Komitmen pemerintah pusat adalah memastikan distribusi pupuk subsidi berjalan sesuai regulasi. Monitoring ketat akan terus dilakukan agar seluruh kebocoran dalam rantai pasok dapat ditutup dan hak-hak petani terpenuhi.KR08

Follow WhatsApp Channel kompasreal.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pelabuhan Tanjung Intan Raih Penghargaan Green and Smart Port 2026
TINGKATKAN KUALITAS PERKERASAN JALAN, PT JASAMARGA TOLLROAD MAINTENANCE LAKSANAKAN PEKERJAAN PEMELIHARAAN DI RUAS TOL SEMARANG
Kecelakaan Maut Bus dan Truk Tangki di Sumsel, Belasan Penumpang Dilaporkan Tewas
Warga Desa Janjimanaon Kompak Dukung Pembangunan Gedung KDMP Lewat Musdes
MACAN ASIA INDONESIA KOTA PADANGSIDIMPUAN MONITORING PERKEMBANGAN PROGRAM MBG DI LEMBAGA PENDIDIKAN KEMENAG KOTA PADANGSIDIMPUAN
Kejati Jambi Periksa Sekretariat DPRD Merangin Terkait Dugaan Korupsi Anggaran
Rekaman VCS Tak Senonoh Beredar, Diduga Mirip Tokoh Publik di Padang Lawas
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) resmi mencabut izin usaha Perumda BPR Bank Cirebon
Berita ini 7 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 20:40 WIB

Pelabuhan Tanjung Intan Raih Penghargaan Green and Smart Port 2026

Rabu, 24 Juni 2026 - 12:28 WIB

TINGKATKAN KUALITAS PERKERASAN JALAN, PT JASAMARGA TOLLROAD MAINTENANCE LAKSANAKAN PEKERJAAN PEMELIHARAAN DI RUAS TOL SEMARANG

Kamis, 7 Mei 2026 - 13:04 WIB

Kecelakaan Maut Bus dan Truk Tangki di Sumsel, Belasan Penumpang Dilaporkan Tewas

Sabtu, 2 Mei 2026 - 11:49 WIB

Warga Desa Janjimanaon Kompak Dukung Pembangunan Gedung KDMP Lewat Musdes

Jumat, 20 Februari 2026 - 20:38 WIB

MACAN ASIA INDONESIA KOTA PADANGSIDIMPUAN MONITORING PERKEMBANGAN PROGRAM MBG DI LEMBAGA PENDIDIKAN KEMENAG KOTA PADANGSIDIMPUAN

Berita Terbaru

Bisnis

Have Your Sweet Moments with Anything Snacks at PIK Avenue

Kamis, 23 Jul 2026 - 20:48 WIB