Perkuat Kerja Sama Media, JMSI akan Tandatangani MoU dengan Asosiasi Wartawan Tiongkok

Redaksi

- Editor

Minggu, 24 Agustus 2025 - 23:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KompasReal.comJMSI — Dalam rangka memperkuat kerja sama organisasi media Indonesia dan Tiongkok, organisasi perusahaan pers Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) akan menandatangani Memorandum Kesepahaman (MoU) dengan Asosiasi Wartawan Seluruh Tiongkok atau All China Journalists Association (ACJA). Penandatangan MoU direncanakan dilakukan di Jakarta pada bulan Oktober 2025 mendatang.

Ketua Umum JMSI Teguh Santosa dalam keterangannya, Minggu, 24 Agustus 2025, di Jepara, Jawa Tengah, mengatakan Pengurus Pusat JMSI telah mengirimkan undangan kepada ACJA untuk berkunjung ke Jakarta.

“Dalam pertemuan di Jiangxi, Tiongkok, bulan Juli lalu telah disepakati bahwa MoU akan ditandatangai di Jakarta di bulan Oktober yang akan datang, bersamaan dengan kunjungan balasan ACJA,” ujar Teguh yang sedang melakukan kunjungan kerja ke Jepara. Dalam kunjungan itu Teguh didampingi Anggota Dewan Pakar JMSI Arief Gunawan.

Dalam kunjungan tersebut, delegasi ACJA akan mengunjungi Bandung dengan kerta cepat Whoosh. Selama di Bandung, delegasi ACJA juga akan mengunjungi museum Konferensi Asia-Afrika (KAA).

Delegasi ACJA juga dijadwalkan untuk melakukan pembicaraan dengan Dewan Pers dan berkunjung ke sejumlah redaksi media dan kementerian.

Teguh menjelaskan bahwa ACJA telah mensponsori dua platform yang mempertemukan organisasi wartawan dan media dunia. Kedua platform itu adalah Belt and Road Journalists Network (BRJN) dan Home of Journalist.

Teguh ikut dalam pendirian BRJN pada tahun 2017 lalu. Ketika itu dia menjabat sebagai Ketua Bidang Luar Negeri Persatuan Wartawan Indonesia (PWI). Karena terlibat sejak awal dengan BRJN, Teguh dengan relatif mudah dapat mempromosikan JMSI sehingga diterima menjadi bagian dari BRJN. Selain itu, pada tahun 2024 lalu JMSI juga bergabung dengan Home of Journalists.

“Kita perlu aktif di forum global ini dan mengambil manfaat berupa peningkatan kapasitas media dan wartawan,” ujar Teguh lagi.

Baca Juga :  GREAT Institute: Tiga Prajurit TNI Gugur Terkait Perang Israel dan Iran

Delegasi ACJA yang akan berkunjung ke Indonesia di bulan Oktober 2025 dipimpin Sekretaris Eksekutif ACJA Wu Xu.

Adapun anggota delegasi terdiri dari Wakil Pimred Global Times Meng Yuhong, Direktur Pelaksana China Daily Wang Shanshan, Sekjen Asosiasi Shaanxi Fu Hangzhen, Direktur Eksekutif Asosiasi Wartawan Chongqing Ni Ning, dan Wakil Direktur Internasional ACJA Wang Lin. [r]

Follow WhatsApp Channel kompasreal.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

JMSI Sumut Ucapkan Selamat HUT ke-76 Kodam I/Bukit Barisan, Apresiasi Pengabdian untuk Negeri
JMSI Sumut Nilai Kinerja Polrestabes Medan Berhasil Jaga Kondusivitas Kota
Dugaan Penyimpangan Pembelian Eks Rumah Singgah Covid-19 Pematangsiantar Bakal Dilaporkan ke KPK
Coaching Clinic Kejuaraan Antar Klub Voli II Diikuti 46 Atlet, Berlangsung Sukses
GREAT Institute: “State-Driven Economy” untuk Hentikan Ketimpangan dan Ketergantungan
Anto Genk Ajak Semua Pihak Sukseskan Kejuaraan Antar Klub Voli U-15 se-Sumatera
Mampu Satukan Insan Pers, Momen Pelantikan JMSI Batu Bara Anto Genk Didorong Maju sebagai Ketua PWI
JMSI Sumut Matangkan Persiapan Raker dan Pelantikan JMSI Batubara serta Sergai-Tebing Tinggi
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 21 Juni 2026 - 14:20 WIB

JMSI Sumut Ucapkan Selamat HUT ke-76 Kodam I/Bukit Barisan, Apresiasi Pengabdian untuk Negeri

Kamis, 11 Juni 2026 - 02:11 WIB

JMSI Sumut Nilai Kinerja Polrestabes Medan Berhasil Jaga Kondusivitas Kota

Senin, 8 Juni 2026 - 08:49 WIB

Dugaan Penyimpangan Pembelian Eks Rumah Singgah Covid-19 Pematangsiantar Bakal Dilaporkan ke KPK

Sabtu, 6 Juni 2026 - 19:22 WIB

Coaching Clinic Kejuaraan Antar Klub Voli II Diikuti 46 Atlet, Berlangsung Sukses

Sabtu, 6 Juni 2026 - 17:19 WIB

GREAT Institute: “State-Driven Economy” untuk Hentikan Ketimpangan dan Ketergantungan

Berita Terbaru