Pesan Penting Presiden Prabowo Subianto Soal Perkembangan Teknologi: Waspadai Ancaman AI dan Manfaatkan untuk Belajar

KompasReal.id

- Editor

Senin, 20 Oktober 2025 - 19:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KompasReal.com, Jakarta – Presiden Prabowo Subianto menyampaikan peringatan penting kepada masyarakat mengenai perkembangan teknologi, khususnya Kecerdasan Buatan (AI) dan platform seperti ChatGPT. Dalam acara Sidang Senat Terbuka Pengukuhan Mahasiswa Baru Wisuda Sarjana Dies Natalis UKRI 2025 pada Sabtu (18/10/2025), Prabowo menegaskan bahwa teknologi bagaikan pedang bermata dua: menawarkan bantuan luar biasa sekaligus menyimpan ancaman jika disalahgunakan.

​”Teknologi bisa menghancurkan manusia. Dengan cepat, dalam sekejap. Teknologi bagus, tapi teknologi juga bisa menyusahkan kita,” ujarnya.

Ancaman Misinformasi dan Disinformasi oleh AI

​Prabowo menyoroti bahaya penyebaran informasi palsu yang kini semakin dipermudah oleh kecerdasan buatan. “Sekarang gampang bikin kebohongan. Gampang menyebarkan kebohongan. Gampang dengan AI membuat seolah-olah benar padahal tidak benar,” tegasnya.

​Ia memberikan contoh bagaimana teknologi dapat menciptakan deepfake atau video palsu yang menampilkan dirinya melakukan hal-hal yang tidak pernah ia lakukan. “Contoh, dibikin video-video klip Prabowo pintar nyanyi. Padahal Prabowo tidak bisa nyanyi. Tapi dibikin saya pintar nyanyi… Dibilang lagi, Prabowo pidato dalam bahasa mandarin, luar biasa pidatonya… Dibikin Prabowo pintar pidato bahasa Arab. Padahal itu salah,” ungkapnya, menambahkan bahwa dia memilih untuk diam selama masa kampanye terkait video-video palsu tersebut.

​Selain itu, Prabowo juga menyoroti manipulasi informasi di dunia maya, termasuk penggembosan atau pembesaran jumlah massa dalam sebuah demonstrasi. “Ini saya mau cerita kepada saudara. Ada demo yang hadir 100 orang, dibilang 50 ribu. Pakai gambar-gambar tidak tahu dari tahun berapa. Ini berbahaya,” katanya.

Pentingnya Kewaspadaan dan Memanfaatkan Teknologi untuk Belajar

​Prabowo menekankan bahwa masyarakat harus cerdas dan waspada dalam menghadapi arus informasi digital. “Teknologi bisa bantu kita luar biasa, dan kita tidak boleh takut teknologi. Tapi teknologi pun harus kita waspadai, rakyat harus dikasih tahu. Karena tidak semua yang ada di sosial media itu benar dan baik. Ini sangat penting,” tutupnya.

Baca Juga :  Presiden Prabowo Tetapkan 6 Proyek Strategis Nasional di Sektor Teknologi

​Di sisi lain, Presiden ke-8 RI ini juga memuji kemudahan belajar yang ditawarkan oleh perkembangan teknologi, terutama bagi generasi muda. Ia menyebut berbagai platform digital seperti YouTube, internet, hingga ChatGPT dapat dioptimalkan untuk menambah wawasan.

​”Sekarang ada alat yang luar biasa untuk anak-anak muda. Sekarang ada Youtube, ada internet, ada ChatGPT. Zaman saya dulu tidak ada, enak sekali kalian ya. Tanya om Google. Dulu tidak ada, kita harus mencari sendiri. Sekarang teknologi membantu manusia,” jelasnya.

​Oleh karena itu, ia menitipkan pesan kepada seluruh masyarakat, khususnya generasi muda, untuk terus belajar. Prabowo bahkan mengaku masih menyempatkan waktu 2-4 jam sehari untuk membaca dan belajar. “Boleh tanya ajudan saya, staf saya, saya tidur jam berapa malam. Dua jam paling sedikit saya baca,” tuturnya, memberikan teladan pentingnya semangat belajar seumur hidup. (KR/cnbc)

Follow WhatsApp Channel kompasreal.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wujud Kepedulian TNI, Satgas Pamtas RI-PNG Kewilayahan Yonif 147/KGJ Bantu Pemakaman Masyarakat Kampung Ururu di Distrik Yamor
Dari Rival Jadi Sekutu, Begini Strategi Politik “Othello” Prabowo
Menkomdigi Terbitkan Aturan Baru: Sisa Kuota Internet Tak Boleh Hangus, Hak Konsumen Dilindungi
Wujudkan Perbatasan Aman, Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonarmed 19/Bogani Terima Penyerahan Senjata Rakitan dari Warga Perbatasan
Yonif 123/Rajawali Serahkan Tugas Pamtas RI-PNG, Yonif 516/Caraka Yodha Resmi Bertugas
Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonarmed 19/Bogani Terima Sukarela Dua Senjata Rakitan dan Sisik Trenggiling dari Warga Perbatasan
Semarak HUT RI Ke-81 Di Batas Ujung Timur, Satgas Swasembada Yonif 643/Wns Koops TNI Habema Turut Gelar Upacara dan Layanan Kesehatan Gratis
Di Garis Depan NKRI, Satgas Yonif 643/Wns Gelar Perlombaan Rakyat Semarakkan HUT ke-81 RI
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 17:32 WIB

Wujud Kepedulian TNI, Satgas Pamtas RI-PNG Kewilayahan Yonif 147/KGJ Bantu Pemakaman Masyarakat Kampung Ururu di Distrik Yamor

Kamis, 3 September 2026 - 10:51 WIB

Dari Rival Jadi Sekutu, Begini Strategi Politik “Othello” Prabowo

Senin, 31 Agustus 2026 - 13:34 WIB

Menkomdigi Terbitkan Aturan Baru: Sisa Kuota Internet Tak Boleh Hangus, Hak Konsumen Dilindungi

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 09:28 WIB

Wujudkan Perbatasan Aman, Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonarmed 19/Bogani Terima Penyerahan Senjata Rakitan dari Warga Perbatasan

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 22:20 WIB

Yonif 123/Rajawali Serahkan Tugas Pamtas RI-PNG, Yonif 516/Caraka Yodha Resmi Bertugas

Berita Terbaru

Bisnis

LRT Jabodebek Tetap Beroperasi Normal Pascagempa 5,9 SR

Kamis, 17 Sep 2026 - 03:51 WIB