Kompasreal.id, Mandailing Natal – Kepolisian Resor (Polres) Mandailing Natal (Madina) bersama Polsek Siabu masih mendalami peristiwa meninggalnya seorang anak perempuan berusia 8 tahun berinisial NAL, warga Desa Pasar Baru Malintang, Kecamatan Bukit Malintang, Kabupaten Mandailing Natal.
Kapolres Mandailing Natal AKBP Bagus Priyandi mengatakan, pihaknya telah melakukan autopsi terhadap jenazah korban. Selanjutnya, hasil autopsi akan dikoordinasikan dengan dokter untuk mengetahui penyebab pasti kematian korban.
“Peristiwa tersebut sudah dalam pendalaman oleh Polsek Siabu dan Satreskrim Polres Madina. Kami sudah melakukan autopsi dan hasilnya akan kami koordinasikan dengan dokter terkait penyebab kematian korban,” kata Bagus Priyandi saat diwawancarai awak media di Mapolres Madina, Jumat (2/10/2026).
Ia menjelaskan, penyidik Satreskrim Polres Madina bersama personel Polsek Siabu telah melakukan serangkaian langkah penyelidikan, termasuk meminta keterangan saksi dan mengumpulkan bukti-bukti untuk memastikan ada atau tidaknya unsur tindak pidana dalam peristiwa tersebut.
Menurutnya, proses penyelidikan masih berlangsung guna mengungkap secara jelas latar belakang dan penyebab meninggalnya korban.
Kapolres juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah mempercayai maupun menyebarkan informasi yang belum terverifikasi terkait peristiwa tersebut.
Ia meminta masyarakat yang mengetahui informasi relevan, baik dari keluarga, tetangga maupun pihak lainnya, agar menyampaikannya kepada Polsek Siabu atau penyidik Polres Madina untuk membantu proses penyelidikan.
Kronologi Penemuan Korban
Berdasarkan informasi awal dari kepolisian, korban ditemukan pada Kamis (1/10/2026) sekitar pukul 13.00 WIB di belakang rumahnya di Desa Pasar Baru Malintang.
Korban pertama kali diketahui oleh adiknya yang berusia 5 tahun, kemudian memberitahukan kejadian tersebut kepada ibu mereka. Ibu korban selanjutnya meminta pertolongan warga sekitar.
Warga bersama keluarga kemudian membawa korban ke Puskesmas Bukit Malintang untuk mendapatkan penanganan medis. Berdasarkan keterangan dalam laporan kepolisian, tenaga medis menyatakan korban telah meninggal dunia.
Personel Polsek Siabu yang menerima informasi tersebut kemudian mendatangi lokasi untuk melakukan pengecekan tempat kejadian perkara (TKP), meminta keterangan saksi-saksi, serta melakukan langkah-langkah penyelidikan awal.
Dalam laporan pemeriksaan luar yang disampaikan kepolisian, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan lain. Namun, ditemukan jejas pada bagian leher korban yang diduga merupakan bekas jeratan.
Pihak keluarga selanjutnya mengajukan permintaan agar dilakukan autopsi untuk membantu memastikan penyebab kematian korban.
Hingga berita ini ditulis, penyebab pasti kematian korban masih menunggu pendalaman hasil autopsi dan penyelidikan kepolisian. (KR11)
Penulis : KR11
Editor : Paruhum












