KompasReal.id, WASHINGTON D.C. – Dinamika politik di Amerika Serikat kembali memanas setelah gelombang desakan pemakzulan terhadap Presiden Donald Trump terus menguat di Kongres. Tekanan ini dipicu oleh kebijakan luar negeri Trump, khususnya terkait konflik dengan Iran yang memicu kekhawatiran global.
Sejumlah anggota Partai Demokrat secara terbuka menyerukan penggunaan Amandemen ke-25 atau proses impeachment, menyusul pernyataan keras Trump yang dinilai membahayakan stabilitas internasional. Bahkan, lebih dari 50 legislator dilaporkan mendukung langkah pencopotan presiden dari jabatannya.
Selain itu, seorang anggota Kongres telah secara resmi mengajukan pasal pemakzulan dengan tuduhan penyalahgunaan kekuasaan hingga potensi pelanggaran hukum perang. Namun, langkah tersebut diperkirakan menghadapi hambatan besar karena mayoritas Partai Republik masih menguasai parlemen.
Situasi ini semakin memperlihatkan tajamnya polarisasi politik di Amerika Serikat. Perbedaan sikap antara Partai Demokrat dan Republik kian melebar, terutama dalam menyikapi kebijakan militer dan kepemimpinan Trump di tengah konflik global.
Meski peluang pemakzulan dinilai belum pasti, para analis menyebut kondisi ini menjadi ujian serius bagi demokrasi Amerika. Perkembangan politik ke depan diperkirakan akan sangat menentukan arah kebijakan luar negeri serta stabilitas pemerintahan AS.
Penulis : Kr03
Editor : Emas
Sumber Berita: Apnews












