Ponpes Balaka di Paluta “Menjerit”, Tak Tersentuh Bantuan Selama Puluhan Tahun

KompasReal.id

- Editor

Senin, 26 Agustus 2024 - 17:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Teks Fhoto: Pimpinan Ponpes Balaka, Drs. Salman Amidi Siregar.

i

Teks Fhoto: Pimpinan Ponpes Balaka, Drs. Salman Amidi Siregar.

KompasReal.Com, Padang Bolak Julu – Ponpes Balaka, yang berdiri sejak tahun 1960 di Kecamatan Padang Bolak Julu, Kabupaten Padanglawas Utara (Paluta), “menjerit” karena minimnya perhatian dari pemerintah daerah dan Kementerian Agama (Kemenag) setempat. Pimpinan Ponpes Balaka, Drs. Salman Amidi Siregar, mengungkapkan bahwa sejak berdirinya, Ponpes Balaka hanya sekali menerima bantuan dari Kemenag Paluta, yaitu berupa bahan bangunan pada tahun 2005.

“Pemkab Paluta pun tidak ada memberi bantuan sama sekali. Padahal, saya ingin bekerja sama antara Kemenag Paluta dan Pemkab Paluta. Sampai di tahun 2006-2024, belum ada yang mengucurkan dana untuk pembangunan di Ponpes Balaka ini,” ujar Salman dengan nada kecewa.

Salman menambahkan bahwa jumlah santri di Ponpes Balaka terus meningkat. Saat ini, pada tahun 2024, terdapat 500 santri di tingkat Sanawiyah dan 500 santri di tingkat Aliyah. “Lokalkelas dan pemondokan putri masih seperti yang lama, dan 2 lokal kelas dalam proses rehab, tapi rehabnya saja,” ungkapnya.

Salman berharap agar Kemenag Paluta dan Pemkab Paluta dapat segera memperhatikan kondisi bangunan Ponpes Balaka yang semakin memprihatinkan. “Kami berharap agar Kakankemenag dapat secepatnya memperhatikan bangunan di ponpes ini. Jumlah muridnya tiap tahun bertambah,” harapnya.

Baca Juga :  Tragedi Hanyut di Sungai Barumun: Tiga Warga Desa Simangambat Julu Ditemukan Meninggal Dunia
Follow WhatsApp Channel kompasreal.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kapolres dan Bupati Tapsel Turdes Bareng, Dorong Hilirisasi Kopi untuk Kesejahteraan Petani
Rayakan Tradisi Mooncakes Festival di PIK Avenue
Bupati Gus Irawan Dorong 47 Hektare Potensi TORA di Arse Masuk Reforma Agraria, Targetkan Penataan Akses 200 KK
Ketua BPD Muara Batang Angkola Klarifikasi Dugaan Bunga Tanah 5 Persen Dalam Aktivitas PETI Tapsel-Madina
Dispora Madina Resmi Buka Open Turnamen Putra Mandiri Cup I Batahan, Diikuti 32 Tim
Tiga Rumah Warga Panyabungan Julu Terbakar, Dua Rumah Terpaksa Dirusak untuk Cegah Api Merembet
Wujud Syukur, Kecamatan Sinunukan Gelar Makan Bersama dan Bubarkan Panitia HUT RI ke-81
Pengibaran Bendera HUT RI ke-81, Camat Naga Juang: Kemerdekaan Harus Diisi dengan Karya dan Persatuan
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 22:00 WIB

Kapolres dan Bupati Tapsel Turdes Bareng, Dorong Hilirisasi Kopi untuk Kesejahteraan Petani

Senin, 7 September 2026 - 17:36 WIB

Rayakan Tradisi Mooncakes Festival di PIK Avenue

Rabu, 2 September 2026 - 17:20 WIB

Bupati Gus Irawan Dorong 47 Hektare Potensi TORA di Arse Masuk Reforma Agraria, Targetkan Penataan Akses 200 KK

Senin, 24 Agustus 2026 - 20:53 WIB

Ketua BPD Muara Batang Angkola Klarifikasi Dugaan Bunga Tanah 5 Persen Dalam Aktivitas PETI Tapsel-Madina

Senin, 24 Agustus 2026 - 18:32 WIB

Dispora Madina Resmi Buka Open Turnamen Putra Mandiri Cup I Batahan, Diikuti 32 Tim

Berita Terbaru