Prabowo Tunjuk Jimly Asshiddiqie Pimpin Komisi Reformasi Polri: Langkah Berani Menuju Polisi Modern dan Berintegritas

KompasReal.id

- Editor

Rabu, 12 November 2025 - 23:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Potho Pelantikan di istana Negara

KompaReal.com,JAKARTA — Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto secara resmi melantik Prof. Jimly Asshiddiqie sebagai Ketua Komisi Percepatan Reformasi Kepolisian Negara Republik Indonesia, Jumat (7/11/2025), di Istana Merdeka, Jakarta. Pelantikan tersebut berdasarkan Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 122P Tahun 2025 tentang Pengangkatan Keanggotaan Komisi Reformasi Polri. Komisi ini dibentuk sebagai respon cepat atas kebutuhan publik terhadap Polri yang profesional, transparan, dan humanis. (Sumber: CNN Indonesia, DetikNews, AntaraNews).

Pelantikan Jimly yang dikenal sebagai pakar hukum tata negara menandai babak baru dalam sejarah pembenahan institusi kepolisian. Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menegaskan bahwa pembentukan komisi ini merupakan “langkah percepatan menuju Polri yang kredibel dan dipercaya rakyat.” Jimly, yang juga pernah menjabat Ketua Mahkamah Konstitusi, dinilai memiliki kapasitas hukum dan moral yang kuat untuk memimpin perubahan besar di tubuh Polri.

Komisi ini beranggotakan sepuluh tokoh nasional lintas bidang. Selain Jimly, terdapat nama-nama penting seperti Yusril Ihza Mahendra, Otto Hasibuan, Supratman Andi Agtas, Mahfud MD, serta tiga mantan Kapolri — Badrodin Haiti, Tito Karnavian, dan Idham Azis. Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo juga tergabung sebagai anggota internal untuk menjembatani koordinasi langsung antara komisi dan institusi Polri. (DetikNews, 10/11/2025).

Dalam rapat perdana yang digelar di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Senin (10/11/2025), Jimly menegaskan bahwa komisi akan bekerja cepat dengan target awal tiga bulan untuk menyiapkan peta jalan reformasi. “Kami akan mengundang publik, akademisi, mahasiswa, dan LSM untuk memberikan masukan. Reformasi Polri tidak boleh elitis, harus partisipatif dan menyentuh rakyat,” ujarnya. Komisi juga akan menyusun laporan awal untuk diserahkan langsung kepada Presiden Prabowo Subianto.

Baca Juga :  Anggota DPRD Ini Terancam Dipecat karena Video Kontroversial

Fokus utama reformasi meliputi empat bidang besar: struktur organisasi, budaya pelayanan publik, sistem pengawasan internal, serta etika penegakan hukum. Langkah “quick win” atau perbaikan cepat juga direncanakan, terutama dalam aspek pelayanan publik dan disiplin anggota. Kapolri Listyo Sigit Prabowo menyebut, kehadiran komisi akan memperkuat semangat internal Polri untuk bertransformasi secara menyeluruh dan menjawab ekspektasi publik yang semakin tinggi. (AntaraNews, 9/11/2025).

Jimly menegaskan bahwa reformasi Polri bukanlah proyek politik, tetapi agenda moral bangsa. “Kami bekerja bukan untuk mencari kesalahan, tapi mencari solusi. Polri harus menjadi pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat yang sejati,” tegasnya. Ia juga memastikan hasil kerja komisi akan disampaikan secara terbuka agar publik dapat mengawasi setiap tahapannya. Komisi berencana mengadakan rapat mingguan dan forum publik secara reguler.

Pembentukan Komisi Reformasi Polri ini menjadi sinyal kuat bahwa pemerintahan Prabowo serius mengembalikan kepercayaan publik terhadap aparat penegak hukum. Kolaborasi lintas tokoh hukum, akademisi, dan mantan petinggi kepolisian diharapkan melahirkan rekomendasi konkret, bukan sekadar laporan administratif. Masyarakat kini menantikan bukti nyata dari semangat reformasi yang telah lama dinantikan.(KR03)

 


 

Follow WhatsApp Channel kompasreal.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wujud Kepedulian TNI, Satgas Pamtas RI-PNG Kewilayahan Yonif 147/KGJ Bantu Pemakaman Masyarakat Kampung Ururu di Distrik Yamor
Dari Rival Jadi Sekutu, Begini Strategi Politik “Othello” Prabowo
Menkomdigi Terbitkan Aturan Baru: Sisa Kuota Internet Tak Boleh Hangus, Hak Konsumen Dilindungi
Wujudkan Perbatasan Aman, Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonarmed 19/Bogani Terima Penyerahan Senjata Rakitan dari Warga Perbatasan
Yonif 123/Rajawali Serahkan Tugas Pamtas RI-PNG, Yonif 516/Caraka Yodha Resmi Bertugas
Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonarmed 19/Bogani Terima Sukarela Dua Senjata Rakitan dan Sisik Trenggiling dari Warga Perbatasan
Semarak HUT RI Ke-81 Di Batas Ujung Timur, Satgas Swasembada Yonif 643/Wns Koops TNI Habema Turut Gelar Upacara dan Layanan Kesehatan Gratis
Di Garis Depan NKRI, Satgas Yonif 643/Wns Gelar Perlombaan Rakyat Semarakkan HUT ke-81 RI
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 17:32 WIB

Wujud Kepedulian TNI, Satgas Pamtas RI-PNG Kewilayahan Yonif 147/KGJ Bantu Pemakaman Masyarakat Kampung Ururu di Distrik Yamor

Kamis, 3 September 2026 - 10:51 WIB

Dari Rival Jadi Sekutu, Begini Strategi Politik “Othello” Prabowo

Senin, 31 Agustus 2026 - 13:34 WIB

Menkomdigi Terbitkan Aturan Baru: Sisa Kuota Internet Tak Boleh Hangus, Hak Konsumen Dilindungi

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 09:28 WIB

Wujudkan Perbatasan Aman, Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonarmed 19/Bogani Terima Penyerahan Senjata Rakitan dari Warga Perbatasan

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 22:20 WIB

Yonif 123/Rajawali Serahkan Tugas Pamtas RI-PNG, Yonif 516/Caraka Yodha Resmi Bertugas

Berita Terbaru