KompasReal.id, BANDUNG BARAT – Ratusan siswa di Kabupaten Bandung Barat dilaporkan mengalami gejala diduga keracunan makanan setelah mengonsumsi menu Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Para siswa mengeluhkan mual, muntah, pusing, diare, hingga nyeri perut dan sebagian harus menjalani perawatan di fasilitas kesehatan.
Pemerintah Kabupaten Bandung Barat bersama Dinas Kesehatan, Badan Gizi Nasional (BGN), serta instansi terkait segera melakukan penanganan darurat. Petugas kesehatan diterjunkan untuk memberikan pelayanan medis, sementara sampel makanan diperiksa guna memastikan penyebab insiden tersebut.
Selain penanganan terhadap para korban, pemerintah juga melakukan evaluasi terhadap proses penyediaan makanan dalam program MBG. Investigasi difokuskan pada standar kebersihan, penyimpanan, distribusi, hingga proses penyajian makanan agar kejadian serupa tidak terulang.
Pemerintah pusat menyatakan memberikan perhatian serius terhadap kasus ini. Koordinasi lintas kementerian dan lembaga dilakukan untuk memastikan seluruh siswa terdampak memperoleh penanganan yang memadai sekaligus memperkuat pengawasan terhadap pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis di berbagai daerah.
Hingga kini, hasil investigasi masih terus didalami oleh tim gabungan. Masyarakat diminta menunggu hasil pemeriksaan laboratorium sebagai dasar penetapan penyebab pasti insiden keracunan tersebut serta langkah perbaikan yang akan diterapkan pada pelaksanaan program MBG ke depan.
Penulis : Kr03
Editor : Emas












