Rupiah Jadi Juara, Pimpin Asia Gulingkan Dolar AS

Redaksi

- Editor

Minggu, 7 September 2025 - 19:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KompasReal.com, Jakarta– Rupiah menjadi jawara dalam kinerja sepekan ini di antara mata uang regional lainnya.

Di sisi lain, kinerja Surat Berharga Negara (SBN) pada pekan ini cenderung melemah, namun masih dalam tren pergerakan positif sejak April 2025.

Mengutip Refinitiv nilai tukar rupiah pada perdagangan Kamis (4/9/2025) ditutup di Rp16.415/1US$1, melemah 0,03% dari posisi penutupan sebelumnya.

 Namun, dalam sepekan, mata uang Garuda mampu terbang tinggi.

Dalam sepekan nilai tukar rupiah, melesat 0,42% terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Rupiah membalikkan tren negatif pada dua pekan sebelumnya.

Penguatan rupiah ternyata menjadi yang tertinggi dibandingkan mata uang regional Asia yang cenderung tak berdaya menghadapi dolar AS.Won Korea menguat 0,19% dan yen Jepang naik 0,05%. Namun, beberapa mata uang justru melemah seperti peso Filipina yang anjlok 0,31% dan yen China yang jatuh 0,24%.

Sumber berita: cnbcindonesia

Baca Juga :  Rayuan Wakil Walikota, Suzuya Bangun Pusat Perbelanjaan Rp 150 Miliar di Batunadua Padangsidimpuan
Follow WhatsApp Channel kompasreal.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Peringati Hardiknas, Sakhti Pati Alam Soroti Krisis Kesejahteraan Guru: Masih Diabaikan?
Menakar Efektivitas PP No. 42 Tahun 2025: Apakah Kenaikan Tunjangan Menjamin Keadilan yang Bersih?
Menakhodai Demokrasi dari ‘Kontes Popularitas’ ke ‘Filter Kualitas’
Menaklukkan Hawa Nafsu Keserakahan Diri Sendiri
Hari HAM Sedunia: Di Balik Peringatan, 400 Nasib yang Masih Menggantung
Hari HAM Sedunia: 400 Warga Menggantung Tanpa Kepastian Hukum
Tapanuli Raya di Ambang Ambruk: Banjir–Longsor Adalah Tagihan dari Hutan yang Dirampas”
Kompas Real Harus Berdiri Sebagai Suara Independen, Bukan Sebagai Penyiar Pemerintah
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 5 Mei 2026 - 01:40 WIB

Peringati Hardiknas, Sakhti Pati Alam Soroti Krisis Kesejahteraan Guru: Masih Diabaikan?

Rabu, 14 Januari 2026 - 13:47 WIB

Menakar Efektivitas PP No. 42 Tahun 2025: Apakah Kenaikan Tunjangan Menjamin Keadilan yang Bersih?

Selasa, 13 Januari 2026 - 21:56 WIB

Menakhodai Demokrasi dari ‘Kontes Popularitas’ ke ‘Filter Kualitas’

Rabu, 24 Desember 2025 - 12:21 WIB

Menaklukkan Hawa Nafsu Keserakahan Diri Sendiri

Rabu, 10 Desember 2025 - 08:22 WIB

Hari HAM Sedunia: Di Balik Peringatan, 400 Nasib yang Masih Menggantung

Berita Terbaru

Bisnis

Apa Itu Social Trading? Cara Kerja dan Keuntungannya

Rabu, 3 Jun 2026 - 20:35 WIB