Sempat Muntah Usai Makan Kacang, Petani di Tapsel Ditemukan Meninggal di Saluran Sawah

Kompas Real

- Editor

Jumat, 21 Agustus 2026 - 23:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Seorang petani, IEH (48 tahun), warga Desa Pangaribuan, Kecamatan Angkola Muaratais, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), ditemukan meninggal dunia di saluran pengairan sawah (Istimewa)

i

Seorang petani, IEH (48 tahun), warga Desa Pangaribuan, Kecamatan Angkola Muaratais, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), ditemukan meninggal dunia di saluran pengairan sawah (Istimewa)

KompasReal.id, Tapanuli Selatan – Seorang petani, IEH (48 tahun), warga Desa Pangaribuan, Kecamatan Angkola Muaratais, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), ditemukan meninggal dunia di saluran pengairan sawah, Kamis (20/8/2026) siang.

Korban ditemukan dalam posisi telungkup dan tersangkut di saluran pengairan yang berada di areal persawahan miliknya.

Kasat Reskrim Polres Tapsel, IPTU BD. Sitorus, S.H., M.H., membenarkan peristiwa tersebut. Ia mengatakan, hasil pemeriksaan di tempat kejadian perkara (TKP) dan pemeriksaan medis tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

“Benar, ada penemuan seorang laki-laki dewasa yang meninggal dunia di saluran pengairan sawah di Desa Pangaribuan,” ujar Kasat Reskrim, Jumat (21/8/2026).

Menurut IPTU BD. Sitorus, informasi penemuan korban pertama kali diterima Kapolsek Batang Angkola, AKP Saiful Syam dari Kepala Desa Pangaribuan, Rizal Pohan.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Kapolsek Batang Angkola memerintahkan Kanit Reskrim IPDA Gustra Yadi bersama Kaur Identifikasi AIPTU Irawadi dan personel lainnya mendatangi lokasi untuk melakukan pengecekan dan olah TKP.

Sebelum ditemukan meninggal dunia, korban sempat beristirahat di sebuah gubuk dekat sawah bersama saksi, Ikbal Maulana Siagian (16 tahun). Saat itu, korban disebut sempat muntah sebanyak dua kali setelah mengonsumsi kacang.

“Setelah itu, korban meninggalkan gubuk dengan berjalan menuju sepeda motor yang diparkir di tepi sawah,” kata Sitorus.

Sekitar satu jam kemudian, korban ditemukan sudah berada di saluran pengairan sawah dalam kondisi tidak sadarkan diri. Jenazah kemudian dievakuasi ke RSUD Pintu Padang untuk pemeriksaan dan pihak keluarga menyatakan tidak bersedia dilakukan autopsi.

“Setelah pemeriksaan dan visum luar selesai, pihak keluarga menyatakan tidak bersedia dilakukan autopsi terhadap jenazah. Selanjutnya, jenazah diserahkan kepada pihak keluarga untuk disemayamkan di rumah duka,” pungkasnya. (r)

Editor : Zakia

Follow WhatsApp Channel kompasreal.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kapolres dan Bupati Tapsel Turdes Bareng, Dorong Hilirisasi Kopi untuk Kesejahteraan Petani
Kapolres Tapsel Turun ke Polsek Saipar Dolok Hole, Tekankan Pelayanan Humanis
Polres Tapsel Ungkap Peredaran Sabu di Sipirok, Sita Barang Bukti 10 Gram dari Rumah Pelaku
Polisi Ungkap Dugaan Jaringan Sabu di Tapsel, Dua Pria Diamankan dari Dua Lokasi
Viral Isu ‘Beking’ Perambahan Hutan, Polres Tapsel: Itu Tidak Benar
HUT Kejaksaan ke-81, Polres Tapsel Beri Kejutan Manis untuk Kejari Tapsel
Bupati Gus Irawan Pasaribu Ikuti Rakor DBH Pajak, Tapsel Dapat Pagu PBBKB 2026 Rp11,174 Miliar
Ketua Tim Pembina Posyandu Tapsel Ny. Murni Gus Irawan Sosialisasikan Transformasi Posyandu 6 SPM
Berita ini 25 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 22:00 WIB

Kapolres dan Bupati Tapsel Turdes Bareng, Dorong Hilirisasi Kopi untuk Kesejahteraan Petani

Senin, 7 September 2026 - 18:29 WIB

Kapolres Tapsel Turun ke Polsek Saipar Dolok Hole, Tekankan Pelayanan Humanis

Senin, 7 September 2026 - 15:08 WIB

Polres Tapsel Ungkap Peredaran Sabu di Sipirok, Sita Barang Bukti 10 Gram dari Rumah Pelaku

Jumat, 4 September 2026 - 12:31 WIB

Polisi Ungkap Dugaan Jaringan Sabu di Tapsel, Dua Pria Diamankan dari Dua Lokasi

Jumat, 4 September 2026 - 12:08 WIB

Viral Isu ‘Beking’ Perambahan Hutan, Polres Tapsel: Itu Tidak Benar

Berita Terbaru