Supir Truk Dikeroyok di Padangsidimpuan, Diduga Karena Masalah di Jalan

Redaksi

- Editor

Kamis, 22 Agustus 2024 - 18:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Teks Fhoto : Mora Halomoan Siregar, supir truk yang menjadi korban pengeroyokan di Padangsidimpuan, melaporkan kejadian tersebut ke polisi untuk mendapatkan keadilan.

i

Teks Fhoto : Mora Halomoan Siregar, supir truk yang menjadi korban pengeroyokan di Padangsidimpuan, melaporkan kejadian tersebut ke polisi untuk mendapatkan keadilan.

KompasReal.com, Padangsidimpuan, Sumatera Utara – Mora Halomoan Siregar, seorang supir truk jenis engkel, menjadi korban pengeroyokan oleh dua orang supir truk bermuatan pakan ayam di sekitar simpang balakka nalomak, Desa Simirik, Kecamatan Batunadua, Kota Padangsidimpuan, Rabu (21/8/2024).

Peristiwa ini bermula saat Mora, yang membawa truk kosong milik CV. M.Nasir, hendak mendahului truk bermuatan pakan ayam merek Permata Bunda (Japfa) di sekitar turunan Simirik. Truk bermuatan tersebut kemudian mengejar truk Mora.

Beberapa menit kemudian, truk Permata Bunda berhasil mendahului truk Mora dan langsung berhenti di depannya, menyebabkan kemacetan sementara. Kedua supir truk Permata Bunda, yang diketahui bernama Madon dan Edi, kemudian turun dari truk dan langsung menghampiri Mora yang masih berada di dalam truknya.

“Saya tidak tahu sebab dan salah apa, tiba-tiba mereka memukuli saya. Padahal seingat saya tidak pernah ada masalah kepada mereka,” ujar Mora kepada awak media, merasa bingung dengan kejadian tersebut.

Akibat kejadian ini, Mora merasa dirugikan baik secara material maupun immaterial. Ia pun melaporkan kejadian tersebut ke Polres Kota Padangsidimpuan untuk mendapatkan keadilan.

“Saya mohon kepada Polres Kota Padangsidimpuan agar memproses pengaduan ini sebagaimana hukum yang berlaku di NKRI,” harapnya.

Rekanan Mora dari berbagai pihak mendukung langkahnya untuk melaporkan kejadian ini ke polisi.

“Serahkan saja masalah ini diproses oleh Polres Kota Padangsidimpuan, nanti kalau tidak ada kelanjutan maka kita yang akan ambil alih,” ujar salah mitra kerjanya yang enggan disebutkan namanya.

Pihak Pengangkutan CV. M.Nasir Hasibuan (Pokphand) dan pihak Pengangkutan merek Permata Bunda (Japfa) menyatakan tidak keberatan jika kasus ini dilaporkan ke polisi.

Polres Kota Padangsidimpuan kini tengah menyelidiki kasus ini untuk mengungkap motif di balik pengeroyokan tersebut dan memprosesnya sesuai hukum yang berlaku.

Follow WhatsApp Channel kompasreal.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kebakaran Hebat Hanguskan Gudang Besi Tua di Simpang UGN Padangsidimpuan, Api Sempat Menjalar Besar
Heboh RSUD Padangsidimpuan, Seorang Pria Meninggal Dunia Usai Terjatuh dari Gedung Lantai Atas
Heboh Klaim “Verifikasi DNA Aset Nusantara” di Swiss, Pakar Minta Publik Tetap Kritis
Kecelakaan Maut Bus dan Truk Tangki di Sumsel, Belasan Penumpang Dilaporkan Tewas
Warga Desa Janjimanaon Kompak Dukung Pembangunan Gedung KDMP Lewat Musdes
Kecelakaan Maut Bus ALS vs Betor di Sihitang, Sopir Meninggal di Tempat
MACAN ASIA INDONESIA KOTA PADANGSIDIMPUAN MONITORING PERKEMBANGAN PROGRAM MBG DI LEMBAGA PENDIDIKAN KEMENAG KOTA PADANGSIDIMPUAN
Kejati Jambi Periksa Sekretariat DPRD Merangin Terkait Dugaan Korupsi Anggaran
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 28 Mei 2026 - 20:00 WIB

Kebakaran Hebat Hanguskan Gudang Besi Tua di Simpang UGN Padangsidimpuan, Api Sempat Menjalar Besar

Minggu, 24 Mei 2026 - 18:12 WIB

Heboh RSUD Padangsidimpuan, Seorang Pria Meninggal Dunia Usai Terjatuh dari Gedung Lantai Atas

Rabu, 13 Mei 2026 - 19:19 WIB

Heboh Klaim “Verifikasi DNA Aset Nusantara” di Swiss, Pakar Minta Publik Tetap Kritis

Kamis, 7 Mei 2026 - 13:04 WIB

Kecelakaan Maut Bus dan Truk Tangki di Sumsel, Belasan Penumpang Dilaporkan Tewas

Sabtu, 2 Mei 2026 - 11:49 WIB

Warga Desa Janjimanaon Kompak Dukung Pembangunan Gedung KDMP Lewat Musdes

Berita Terbaru