Telkom AI Center Aceh Bekali UMKM Strategi Jualan di TikTok dan Digital Marketing

Vritime

- Editor

Sabtu, 11 Juli 2026 - 20:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kompasreal.id – Telkom AI Center Aceh membekali UMKM dengan strategi digital marketing dan jualan di TikTok, mulai dari optimasi produk, konten kreatif, hingga pemanfaatan marketplace untuk meningkatkan profit dan daya saing usaha.

Banda Aceh, 7 Juli 2026 – Sebagai bagian dari upaya mendorong transformasi digital bagi pelaku UMKM, Telkom AI Center Aceh menggelar workshop bertajuk “Strategi Digital Marketing dan Jualan di TikTok untuk UMKM” pada 22 Juni 2026. Kegiatan ini menghadirkan Muhammad Arkan, Founder Digivibes Preneur sekaligus praktisi digital marketing dan e-commerce, sebagai narasumber, dengan dipandu oleh Rizka Khaira dari Digivibes Preneur bersama tim Telkom AI Center Aceh.

Workshop yang diikuti oleh para pelaku UMKM dan entrepreneur ini membahas berbagai strategi praktis dalam memanfaatkan platform TikTok sebagai kanal pemasaran dan penjualan, mulai dari penentuan target pasar, strategi harga, optimasi produk di TikTok Shop, hingga pembuatan konten yang mampu meningkatkan konversi penjualan.

Dalam sesi tersebut, peserta diperkenalkan pada berbagai studi kasus bisnis yang berhasil memanfaatkan TikTok Shop Indonesia untuk meningkatkan pendapatan, termasuk produk herbal dan makanan yang berhasil menjangkau pasar lebih luas melalui pendekatan konten yang tepat.

Memahami Pasar Sebelum Berjualan

Salah satu pesan utama yang disampaikan dalam workshop adalah pentingnya memahami target pasar sebelum memulai bisnis atau mengunggah produk di marketplace.

“Kesalahan terbesar banyak pelaku usaha adalah langsung berjualan tanpa mengetahui siapa pembelinya. Padahal, memahami target pasar akan menentukan jenis produk, cara berkomunikasi, hingga konten yang harus dibuat,” ujar Bang Arkan dalam sesi pelatihan.

Peserta juga diperkenalkan pada karakteristik TikTok sebagai platform yang mampu mendorong pembelian spontan melalui video viral dan fitur live streaming, berbeda dengan marketplace konvensional yang mengandalkan niat beli yang sudah ada dari konsumen.

Baca Juga :  Bank Raya Luncurkan Raya Active, Fitur Bank Digital Inovatif yang Ajak Masyarakat Aktif Bergerak untuk Capai Tabungan Impian

Fokus pada Profit, Bukan Sekadar Omset

Workshop ini juga menyoroti pentingnya membangun bisnis yang sehat dengan berorientasi pada keuntungan (profit), bukan hanya mengejar besarnya omset.

Pemateri menjelaskan strategi penentuan harga yang disarankan bagi pelaku UMKM di TikTok Shop, salah satunya melalui formula sederhana dengan mengalikan harga pokok produksi (HPP) sebanyak empat kali untuk mengantisipasi biaya operasional, promosi, dan potensi kenaikan biaya administrasi platform.

“Kita tidak boleh terjebak pada angka penjualan yang besar tetapi margin keuntungannya kecil. Yang paling penting adalah bisnis tetap sehat dan menghasilkan profit yang berkelanjutan,” jelas Bang Arkan.

Pentingnya SEO dan Judul Produk yang Tepat

Selain strategi harga, peserta juga mendapatkan pelatihan mengenai optimasi SEO di TikTok Shop dan marketplace digital lainnya. Pemateri membagikan formula penyusunan judul produk yang efektif dengan menggabungkan keunggulan toko, nama produk, sinonim, fitur produk, detail, dan manfaat produk.

Strategi ini bertujuan agar produk lebih mudah ditemukan oleh calon pembeli melalui fitur pencarian di TikTok maupun mesin pencari lainnya.

Peserta juga diajak melakukan riset kategori produk sebelum mengunggah barang ke marketplace. Menurut pemateri, memilih kategori dengan tingkat persaingan yang lebih rendah dapat menjadi peluang bagi UMKM untuk lebih mudah mendapatkan visibilitas dan penjualan.

Konten Kreatif Menjadi Kunci Penjualan

Dalam sesi digital marketing, peserta diperkenalkan pada berbagai konsep konten yang terbukti efektif meningkatkan penjualan di TikTok, mulai dari video testimoni pelanggan, unboxing produk, video drama, perbandingan bahan, hingga eksperimen penggunaan produk.

“Konten yang baik bukan hanya yang viral, tetapi konten yang mampu membangun kepercayaan dan mendorong orang untuk membeli. Pelaku UMKM perlu terus bereksperimen dan memahami apa yang dibutuhkan audiens-nya,” ujar Bang Arkan.

Baca Juga :  Dukung Kawasan Hijau, Pelindo Tanam 600 Pohon di Coastal Area Karimun

Sebagai tindak lanjut, peserta didorong untuk mempraktikkan pembuatan konten dan membagikannya ke dalam grup komunitas untuk mendapatkan masukan dan pendampingan dari para mentor.

Membangun Ekosistem Digital UMKM di Aceh

Melalui kegiatan ini, Telkom AI Center Aceh berharap semakin banyak pelaku UMKM di Aceh yang mampu memanfaatkan platform digital secara optimal, tidak hanya untuk memperluas pasar tetapi juga meningkatkan daya saing usaha.

“Kami ingin membantu UMKM di Aceh agar tidak hanya hadir di dunia digital, tetapi juga memahami strategi yang tepat untuk bertumbuh dan menghasilkan keuntungan. Transformasi digital harus diikuti dengan peningkatan kapasitas dan pendampingan yang berkelanjutan,” ujar Jurnalis JH, Business and Community Lead Telkom AI Connect Aceh.

Telkom AI Center Aceh juga berkomitmen untuk terus menghadirkan berbagai program pendampingan dan pelatihan digital bagi UMKM, mulai dari pemasaran digital, pemanfaatan AI, hingga pengembangan bisnis berbasis teknologi.

Tentang Telkom AI Connect

Telkom AI Connect merupakan bagian dari inisiatif Telkom AI Center of Excellence (AI CoE) yang diinisiasi oleh PT Telkom Indonesia. Program ini menghadirkan pembelajaran, showcase inovasi, dan konsultasi bisnis untuk mendorong adopsi AI serta mempercepat transformasi digital. Telkom AI Connect hadir di sembilan kota di Indonesia dengan komitmen membangun kapabilitas AI yang merata, relevan, dan berkelanjutan.

Press release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Follow WhatsApp Channel kompasreal.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Hilirisasi Mineral Ciptakan Nilai Lebih Besar bagi Indonesia
Eksis 55 Tahun, Pylox Perkenalkan Generasi Baru Pylox Premium
Peduli Risiko Stroke & Alzheimer, BRI Finance Gandeng RS PON Berikan Edukasi & Test Kesehatan bagi Para Owner Dealer Rekanan
IPCC Raih Tiga Penghargaan di TOP GRC Awards 2026
Dukung Trading di Tengah Volatilitas dengan Fitur Auto Order, BRIDS Raih Penghargaan ICAII 2026
Harga Emas Berpeluang Tembus 4.500, Ini Analisis Dupoin Futures
Perkuat Akses Pembiayaan Kendaraan, BRI Finance Hadirkan BRIF Sunday Auto Corner di Bali
Bitcoin Hadapi Tekanan Baru, Mampukah Kembali ke US$80 Ribu?
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 17:18 WIB

Hilirisasi Mineral Ciptakan Nilai Lebih Besar bagi Indonesia

Rabu, 16 September 2026 - 11:51 WIB

Eksis 55 Tahun, Pylox Perkenalkan Generasi Baru Pylox Premium

Selasa, 15 September 2026 - 20:29 WIB

Peduli Risiko Stroke & Alzheimer, BRI Finance Gandeng RS PON Berikan Edukasi & Test Kesehatan bagi Para Owner Dealer Rekanan

Selasa, 15 September 2026 - 20:05 WIB

IPCC Raih Tiga Penghargaan di TOP GRC Awards 2026

Selasa, 15 September 2026 - 17:59 WIB

Dukung Trading di Tengah Volatilitas dengan Fitur Auto Order, BRIDS Raih Penghargaan ICAII 2026

Berita Terbaru