Unjuk Rasa di Kejatisu, FAM-SU Desak APH Periksa Oknum Kadis P3AP2KB Paluta

Redaksi

- Editor

Selasa, 29 Juli 2025 - 13:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KompasReal, Medan – Massa yang tergabung dalam Forum Aspirasi Mahasiswa Sumatera Utara (FAM-SU) menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejatisu), Senin (28/7/2025).

Aksi tersebut digelar sebagai bentuk protes pada realisasi anggaran percepatan penurunan stunting di Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta) tahun anggaran 2023 sebesar Rp 25 miliar yang dinilai sarat kejanggalan dan dugaan korupsi.

FAM-SU menganalisa bahwa Dinas  Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (P3AP2KB) Kabupaten Paluta berbau adanya dugaan korupsi.

Dalam orasi mereka, massa mengungkap adanya dugaan korupsi yang dilakukan oleh oknum kepala dinas P3AP2KB pada realisasi anggaran percepatan penurunan stunting di Kabupaten Paluta mencapai Rp25 miliar.

“Kami meminta kepada Kejatisu agar memanggil dan memeriksa oknum kadis P3AP2KB kabupaten Paluta serta melakukan tindakan hukum atas dugaan korupsi dana stunting,” teriak Koordinator aksi, Arsad Halomoan Siregar

FAM-SU mengharapkan agar APH mengaudit dan menyelidiki penegakan hukum kepada Kadis P3AP2KB Kabupaten  Paluta terkait Dugaan Korupsi TPPS TA 2023.

“Kami berharap agar pihak Kejatisu selaku aparat penegak hukum agar mengusut tuntas dan mengaudit dugaan korupsi percepatan penurunan stunting di Kabupaten Paluta yang diduga kuat tidak sesuai dengan apa yang ditemukan di lapangan,” tegas Arsad.

Hal senada juga disampaikan, Abdul Hamid, selaku koordinator lapangan aksi FAM-SU. Dalam orasinya, ia menambahkan agar oknum Kadis P3AP2KB Paluta dan pimpinan OPD yang terlibat dalam TPPS agar memberikan konfirmasi terkait dugaan korupsi TPPS di Kabupaten Paluta.

“Kami dari FAM-SU meminta Kadis P3AP2KB  Kabupaten Paluta supaya memberikan konfirmasi atas dugaan korupsi pada percepatan penurunan stunting TA.2023 sebesar Rp25 miliar,” ucapnya.

“Jika tidak ada tindak lanjut dari pihak Kejati Sumut, maka FAM-SU akan menggelar aksi lanjutan pada minggu depan dengan membawa lebih banyak massa,” tutup Hamid.

Baca Juga :  Geger! Mayat Terkubur di Kebun Sawit Tapsel, Tiga Tersangka Ditangkap

Setelah satu jam menyampaikan orasi, perwakilan Kejatisu menemui massa dan menanggapi tuntutan FAM-SU dengan menyatakan akan segera menindaklanjuti sejumlah dugaan yang diorasikan para pengunjuk rasa. (KR02)

Follow WhatsApp Channel kompasreal.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Heboh Klaim “Verifikasi DNA Aset Nusantara” di Swiss, Pakar Minta Publik Tetap Kritis
Misteri Berulang di Hutan Nabundong: Mayat Ditemukan Kembali dalam Dua Pekan
BLT Dana Desa Tahap Akhir 2025 Disalurkan di Sidojadi, Kades Ingatkan Penggunaan yang Tepat
Tanpa Izin, Tanpa Takut: Aktivitas Tambang Emas Ilegal di Batang Sinabuan Kembali Beroperasi
PMI Paluta Salurkan Bantuan Sembako untuk Korban Kebakaran Pasar Gunungtua
Pengakuan ASN Dinas Pendidikan Bogor Gegerkan Publik, Klaim Kagum karena “Kesolehan” Terbantahkan Isi Chat
DPC GCI Padangsidimpuan Peduli Bencana Banjir di Padangsidimpuan dan Tapanuli Selatan.
Partai Golkar Padangsidimpuan Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir, Bukti Nyata Kepedulian dan Empati
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 19:19 WIB

Heboh Klaim “Verifikasi DNA Aset Nusantara” di Swiss, Pakar Minta Publik Tetap Kritis

Rabu, 28 Januari 2026 - 20:54 WIB

Misteri Berulang di Hutan Nabundong: Mayat Ditemukan Kembali dalam Dua Pekan

Sabtu, 20 Desember 2025 - 17:29 WIB

BLT Dana Desa Tahap Akhir 2025 Disalurkan di Sidojadi, Kades Ingatkan Penggunaan yang Tepat

Kamis, 18 Desember 2025 - 16:46 WIB

Tanpa Izin, Tanpa Takut: Aktivitas Tambang Emas Ilegal di Batang Sinabuan Kembali Beroperasi

Selasa, 16 Desember 2025 - 16:33 WIB

PMI Paluta Salurkan Bantuan Sembako untuk Korban Kebakaran Pasar Gunungtua

Berita Terbaru

Mandailing natal

Pemkab Madina Targetkan Penuhi 20 Persen Kebutuan Telur Mulai 2027

Rabu, 3 Jun 2026 - 16:41 WIB