Wacana Pemekaran Provinsi Sumatera Tenggara Menguat, Tokoh Tabagsel Minta Pemerintah

KompasReal.id

- Editor

Jumat, 14 November 2025 - 19:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KompasReal.com,PADANG SIDEMPUAN — Wacana pembentukan Provinsi Sumatera Tenggara (Sumteng) kembali mengemuka di wilayah Tapanuli Selatan Raya setelah sejumlah tokoh daerah menyuarakan perlunya percepatan pembangunan dan pelayanan publik yang lebih merata. Mantan Bupati Tapanuli Selatan, Drs. Sahrul Pasaribu, menjadi salah satu figur yang menilai pemekaran adalah jalan strategis untuk mendorong percepatan kesejahteraan masyarakat di wilayah selatan Sumatera Utara.

Sahrul Pasaribu menyebut bahwa potensi besar Tabagsel—mulai dari pertanian, perkebunan, perikanan hingga tambang—selama ini belum mampu dioptimalkan karena jauhnya pusat pemerintahan di Medan. “Tabagsel membutuhkan provinsi sendiri agar pembangunan lebih fokus dan tidak terserap dalam ketimpangan anggaran di Sumut,” ujar Sahrul dalam sebuah diskusi publik yang membahas strategi pemekaran wilayah.

Dukungan serupa datang dari Andar Amin Harahap, Bupati Padang Lawas Utara (Paluta), yang menilai bahwa pemekaran bukan hanya persoalan administrasi, tetapi kebutuhan untuk mempercepat pelayanan yang lebih efektif. Menurutnya, jarak yang jauh dan luas wilayah Tabagsel selama ini membuat pelayanan pemerintahan tidak sepenuhnya optimal. “Pemekaran Sumteng adalah kebutuhan, bukan sekadar keinginan politik,” tegas Andar.

Sejumlah tokoh lainnya, termasuk beberapa mantan bupati dari Padang Lawas dan Padang Lawas Utara, turut menyuarakan hal serupa. Mereka menilai bahwa Tabagsel telah memenuhi syarat dasar pembentukan provinsi baru, mulai dari jumlah penduduk, pencapaian pembangunan, serta struktur ekonomi yang stabil. Kehadiran provinsi baru diyakini dapat mengurangi ketimpangan pembangunan antara wilayah utara dan selatan.

Meski demikian, para tokoh menyadari bahwa moratorium pemekaran wilayah oleh pemerintah pusat masih menjadi hambatan utama. Namun mereka berharap pemerintah membuka ruang dialog dan mempertimbangkan kembali kebutuhan daerah yang memiliki urgensi strategis. “Kita tidak menuntut buru-buru, tetapi meminta pemerintah melihat realitas ketimpangan yang nyata,” ujar salah satu mantan kepala daerah Palas.

Baca Juga :  Tugu Salak Knalpot Brong Kini Ada di Padangsidimpuan, Moment Pengingat Jaga Kamtibmas

Dorongan politik ini diperkirakan akan terus menguat menjelang evaluasi kebijakan pemekaran yang kini menjadi fokus penting dalam rencana jangka panjang pemerintah pusat. Wacana pembentukan Provinsi Sumatera Tenggara menjadi harapan baru bagi masyarakat Tabagsel untuk mendapatkan pemerataan pembangunan yang lebih adil dan terarah.Redaksi,KompasReal.com


 

Follow WhatsApp Channel kompasreal.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kapolres dan Bupati Tapsel Turdes Bareng, Dorong Hilirisasi Kopi untuk Kesejahteraan Petani
Rayakan Tradisi Mooncakes Festival di PIK Avenue
Ketua BPD Muara Batang Angkola Klarifikasi Dugaan Bunga Tanah 5 Persen Dalam Aktivitas PETI Tapsel-Madina
Dispora Madina Resmi Buka Open Turnamen Putra Mandiri Cup I Batahan, Diikuti 32 Tim
Tiga Rumah Warga Panyabungan Julu Terbakar, Dua Rumah Terpaksa Dirusak untuk Cegah Api Merembet
Wujud Syukur, Kecamatan Sinunukan Gelar Makan Bersama dan Bubarkan Panitia HUT RI ke-81
Pengibaran Bendera HUT RI ke-81, Camat Naga Juang: Kemerdekaan Harus Diisi dengan Karya dan Persatuan
Camat Panyabungan Utara Pimpin Upacara HUT ke-81 RI, Tekankan Persatuan dan Semangat Membangun Daerah
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 22:00 WIB

Kapolres dan Bupati Tapsel Turdes Bareng, Dorong Hilirisasi Kopi untuk Kesejahteraan Petani

Senin, 7 September 2026 - 17:36 WIB

Rayakan Tradisi Mooncakes Festival di PIK Avenue

Senin, 24 Agustus 2026 - 20:53 WIB

Ketua BPD Muara Batang Angkola Klarifikasi Dugaan Bunga Tanah 5 Persen Dalam Aktivitas PETI Tapsel-Madina

Senin, 24 Agustus 2026 - 18:32 WIB

Dispora Madina Resmi Buka Open Turnamen Putra Mandiri Cup I Batahan, Diikuti 32 Tim

Minggu, 23 Agustus 2026 - 00:26 WIB

Tiga Rumah Warga Panyabungan Julu Terbakar, Dua Rumah Terpaksa Dirusak untuk Cegah Api Merembet

Berita Terbaru