Warga Kecewa, PLN Padangsidimpuan Diduga Lakukan Pemutusan Listrik Tidak Sesuai Prosedur UU No. 30 Tahun 2009

KompasReal.id

- Editor

Jumat, 12 September 2025 - 17:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KompasReal.comPadangsidimpuan – Polemik mencuat di Kota Padangsidimpuan setelah petugas Penertiban Pemakaian Tenaga Listrik (P2TL) PLN diduga melakukan pemutusan sementara aliran listrik terhadap pelanggan tanpa mengikuti prosedur sebagaimana diatur dalam Undang-Undang No. 30 Tahun 2009 tentang Ketenagalistrikan.

Kasus ini menimpa pelanggan dengan nomor 124000287663 atas nama Asmuri Tanjung, yang tinggal di Jalan Alboim Hutabarat, Gang Dame, Padangsidimpuan.

Menurut keterangan keluarga Asmuri, pemutusan dilakukan secara sepihak tanpa pemberitahuan resmi, padahal ketentuan undang-undang menyebutkan pemutusan hanya bisa dilakukan jika pelanggan menunggak lebih dari 30 hari.

Dalam aturan tersebut, PLN memang memiliki hak untuk melakukan pemutusan listrik. Namun wajib melalui tahapan peringatan dan pemberitahuan kepada konsumen.

Perlindungan hak konsumen juga telah ditegaskan melalui PERPPU Cipta Karya yang mengatur tentang kepastian layanan publik. Tindakan petugas P2TL ini pun dinilai telah merampas hak pelanggan.

Warga sekitar yang menyaksikan kejadian di kawasan Jalan Ex. Merdeka, Kelurahan Sadabuan, turut menyayangkan tindakan arogansi petugas PLN tersebut.

“Kami minta PLN transparan dan jangan sewenang-wenang. Listrik itu kebutuhan dasar, dan hak pelanggan dilindungi undang-undang,” ujar salah satu warga kepada wartawan, Jumat (12/9/2025).

Masyarakat mendesak agar Direktur PLN Kota Padangsidimpuan segera memberikan klarifikasi resmi terkait insiden ini.

Mereka berharap pihak PLN dapat mengevaluasi kinerja petugas P2TL agar tidak lagi bertindak di luar aturan hukum.

Kasus ini menjadi perhatian publik karena menyangkut pelayanan dasar masyarakat.

Jika tidak segera ditindaklanjuti, hal serupa dikhawatirkan akan menimbulkan keresahan lebih luas di tengah masyarakat Padangsidimpuan. (KR08)

Follow WhatsApp Channel kompasreal.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kapolres dan Bupati Tapsel Turdes Bareng, Dorong Hilirisasi Kopi untuk Kesejahteraan Petani
Rayakan Tradisi Mooncakes Festival di PIK Avenue
Ketua BPD Muara Batang Angkola Klarifikasi Dugaan Bunga Tanah 5 Persen Dalam Aktivitas PETI Tapsel-Madina
Dispora Madina Resmi Buka Open Turnamen Putra Mandiri Cup I Batahan, Diikuti 32 Tim
Tiga Rumah Warga Panyabungan Julu Terbakar, Dua Rumah Terpaksa Dirusak untuk Cegah Api Merembet
Wujud Syukur, Kecamatan Sinunukan Gelar Makan Bersama dan Bubarkan Panitia HUT RI ke-81
Pengibaran Bendera HUT RI ke-81, Camat Naga Juang: Kemerdekaan Harus Diisi dengan Karya dan Persatuan
Camat Panyabungan Utara Pimpin Upacara HUT ke-81 RI, Tekankan Persatuan dan Semangat Membangun Daerah
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 22:00 WIB

Kapolres dan Bupati Tapsel Turdes Bareng, Dorong Hilirisasi Kopi untuk Kesejahteraan Petani

Senin, 7 September 2026 - 17:36 WIB

Rayakan Tradisi Mooncakes Festival di PIK Avenue

Senin, 24 Agustus 2026 - 20:53 WIB

Ketua BPD Muara Batang Angkola Klarifikasi Dugaan Bunga Tanah 5 Persen Dalam Aktivitas PETI Tapsel-Madina

Senin, 24 Agustus 2026 - 18:32 WIB

Dispora Madina Resmi Buka Open Turnamen Putra Mandiri Cup I Batahan, Diikuti 32 Tim

Minggu, 23 Agustus 2026 - 00:26 WIB

Tiga Rumah Warga Panyabungan Julu Terbakar, Dua Rumah Terpaksa Dirusak untuk Cegah Api Merembet

Berita Terbaru