iPhone Dicuri di London, Pria Ini Nekat Terbang ke China Ikuti Sinyal Find My iPhone hingga Shenzhen

Redaksi

- Penulis

Selasa, 27 Januari 2026 - 14:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KompasReal.id, Kisah seorang pria asal London mendadak viral setelah aksinya yang nekat mengejar iPhone curiannya hingga ke China. Bermodalkan fitur Find My iPhone, pria tersebut memantau pergerakan ponselnya yang dicuri di jalanan London dan terus bergerak lintas negara hingga akhirnya terlacak berada di Shenzhen, China, kota yang dikenal sebagai pusat perdagangan elektronik dunia.

Alih-alih pasrah atau hanya melapor ke polisi, korban pencurian iPhone ini memilih mengambil langkah ekstrem dengan memesan tiket pesawat dan terbang ribuan kilometer ke China. Bagi pria ini, kasus pencurian iPhone bukan sekadar kerugian materi, melainkan pelanggaran privasi yang membuatnya geram dan ingin memperjuangkan haknya sebagai pemilik sah perangkat tersebut.

Setibanya di Shenzhen, ia menyusuri pasar elektronik yang dikenal sebagai tempat peredaran ponsel rekondisi dan barang elektronik ilegal. Berdasarkan sinyal pelacakan iPhone, pria tersebut mengklaim berhasil menemukan ponselnya di salah satu kios pasar. Namun, proses untuk mengambil kembali iPhone curian itu tidak mudah karena harus berhadapan dengan sistem pasar abu-abu dan jaringan perdagangan yang terorganisir.

Aksi pengejaran iPhone lintas benua ini menuai perhatian luas di media sosial dan menjadi sorotan internasional. Banyak pihak menilai kejadian ini membuka mata publik tentang jaringan perdagangan ponsel curian internasional, yang mampu memindahkan sebuah iPhone dari Eropa ke Asia hanya dalam hitungan hari melalui jalur pasar gelap.

Meski kisah ini terkesan heroik, para pakar keamanan mengimbau masyarakat agar tidak meniru tindakan berisiko tersebut. Menghadapi pelaku kriminal di negara asing dapat membahayakan nyawa. Namun, kasus ini sekaligus membuktikan bahwa teknologi pelacakan iPhone sangat akurat, meski penegakan hukum lintas negara masih kerap tertinggal jauh dari kecepatan kejahatan global.KR03

Penulis : Edy siregar

Editor : EMAS

Follow WhatsApp Channel kompasreal.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dari Bungkam Menjadi Penyesalan: Kisah Pernikahan Putra Pemimpin Tertinggi Iran yang Menggugat Logika Duniawi” —
Kedubes Iran di China: Kami Tak Butuh Sumbangan Uang, Tapi Solidaritas Internasional 
Video Joget di Monumen Perang AS Viral, Picu Kecaman Publik
Integrasi Kurikulum Al-Qur’an ke Sekolah Negeri: Strategi Senegal Memodernisasi
Tren “Tight Men” di Jepang: Kekhawatiran Baru atas Keamanan Publik
Trump Tertekan, Iran Unggul di Perang Politik
Mehdi Taremi Siap Tinggalkan Olympiacos, Kembali ke Iran Demi Membela Negara
Inggris Izinkan AS Gunakan Pangkalan Militer untuk Serangan Terhadap Rudal Iran
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 17 Maret 2026 - 20:27 WIB

Dari Bungkam Menjadi Penyesalan: Kisah Pernikahan Putra Pemimpin Tertinggi Iran yang Menggugat Logika Duniawi” —

Senin, 9 Maret 2026 - 00:52 WIB

Kedubes Iran di China: Kami Tak Butuh Sumbangan Uang, Tapi Solidaritas Internasional 

Minggu, 8 Maret 2026 - 19:25 WIB

Video Joget di Monumen Perang AS Viral, Picu Kecaman Publik

Rabu, 4 Maret 2026 - 21:29 WIB

Integrasi Kurikulum Al-Qur’an ke Sekolah Negeri: Strategi Senegal Memodernisasi

Selasa, 3 Maret 2026 - 22:00 WIB

Tren “Tight Men” di Jepang: Kekhawatiran Baru atas Keamanan Publik

Berita Terbaru

Nasional

Derita di Jalur Darah: Kisah Pemudik Lintas Sumatera 2026

Sabtu, 21 Mar 2026 - 00:08 WIB