Surga Besi dan Neraja Pajak: Ketika Rakyat Timor Leste Berkendara Layaknya Raja, Sementara Kita Terkekang di Negeri Sendiri

KompasReal.id

- Editor

Jumat, 26 Desember 2025 - 20:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KompasReal.com, Di jantung Dili,ibukota Timor Leste, sebuah ironi besar bergulir di atas jalanan berdebu. Di sini, Toyota Land Cruiser, Mitsubishi Pajero, dan Hummer bukanlah simbol kemewahan yang eksklusif, melainkan kendaraan sehari-hari yang dikemudikan warga biasa. Pemandangan ini adalah tamparan halus bagi siapa pun yang terbiasa dengan hierarki otomotif dan beban pajak yang menghimpit di Indonesia.

Ilusi tentang kekayaan pun terpatahkan.Rakyat Timor Leste tidaklah mendadak menjadi jutawan. Rahasia di balik “surga otomotif” ini sederhana: absennya negara sebagai pemungut pajak yang berlebihan. Mereka hidup dalam sistem yang melihat kendaraan sebagai alat, bukan sapi perah untuk dieksploitasi melalui strata pajak yang membelenggu.

Mari hadapi angka yang menyakitkan.Dengan uang sekitar Rp 270 juta, seorang pembeli di Jakarta hanya akan membawa pulang mobil kelas entry-level yang kerap diolok-olok “kaleng kerupuk”. Uang yang sama di Dili ditukar dengan kunci Mitsubishi Pajero Sport atau Toyota Fortuner tahun muda, hasil impor langsung yang masih perkasa.

Jurang lebar ini bersumber dari filosofi proteksi yang berbeda.Pemerintah Indonesia membangun tembok tinggi dengan alasan menjaga industri dalam negeri, yang pada praktiknya memaksa konsumen membeli produk baru rakitan lokal dengan harga yang sudah digelembungkan oleh lapisan-lapisan pajak: PPnBM, PPN, BBNKB, dan PKB yang memberatkan.

Sementara itu,Timor Leste, tanpa industri otomotif untuk “dilindungi”, memilih jalan pragmatis. Mereka membuka keran impor dengan tarif yang hampir tak terasa: bea masuk dan pajak penjualan masing-masing hanya 2,5%, serta pajak tahunan yang ringan seperti biaya administrasi. Hasilnya, harga mobil mencerminkan nilai wajar, bukan akumulasi bea.

Realitas ini melahirkan pertanyaan mendasar tentang keadilan.Mana yang lebih manusiawi: membiarkan rakyat memiliki kendaraan tangguh dengan harga terjangkau untuk menghadapi jalan yang belum sempurna, atau membangun jalan mulus sambil menjerat rakyat dengan utang panjang dan pajak abadi untuk mobil berpelat tipis yang harganya tidak wajar?

Baca Juga :  Kemenag Padangsidimpuan Perkuat Pemahaman PPPK melalui Sosialisasi e-Kinerja

Kita mungkin memandang Timor Leste dengan sudut pandang infrastruktur yang tertinggal.Namun, dari balik kemudi kendaraan besi mereka yang dibeli dengan harga terjangkau, bisa jadi merekalah yang memandang kita dengan renungan: siapakah yang sesungguhnya terperangkap dalam “penjara” kebijakan, dan siapakah yang lebih merasakan kemerdekaan yang hakiki dalam memilih roda yang menggerakkan hidup mereka?

Follow WhatsApp Channel kompasreal.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rapimnas DMDI Indonesia, Said Aldi Al Idrus: DMDI Harus Hadir Bantu Umat yang Tertimpa Musibah
Spanyol Juara Piala Dunia 2026: Gol Tunggal Ferran Torres Tumbangkan Argentina
Efek Ronaldo Tersingkir, Harga Tiket Piala Dunia 2026 Anjlok Hingga Hampir 50 Persen
Duel Raksasa Warnai Perempat Final Piala Dunia 2026, Delapan Tim Terbaik Berebut Tiket Semifinal
Jaringan Internasional Pemerkosaan dengan Obat Bius Terbongkar, Ratusan Tersangka Diselidiki
Kejutan Besar: Brasil Tumbang, Haaland Bawa Norwegia Melaju ke Perempat Final
Piala Dunia 2026: Spanyol Lolos ke 16 Besar, Portugal Menyusul Hadapi Kroasia
Indonesia Ukir Sejarah, Juara AVC Men’s Cup 2026
Berita ini 28 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 14:50 WIB

Rapimnas DMDI Indonesia, Said Aldi Al Idrus: DMDI Harus Hadir Bantu Umat yang Tertimpa Musibah

Senin, 20 Juli 2026 - 08:41 WIB

Spanyol Juara Piala Dunia 2026: Gol Tunggal Ferran Torres Tumbangkan Argentina

Sabtu, 11 Juli 2026 - 22:30 WIB

Efek Ronaldo Tersingkir, Harga Tiket Piala Dunia 2026 Anjlok Hingga Hampir 50 Persen

Selasa, 7 Juli 2026 - 14:06 WIB

Duel Raksasa Warnai Perempat Final Piala Dunia 2026, Delapan Tim Terbaik Berebut Tiket Semifinal

Selasa, 7 Juli 2026 - 07:57 WIB

Jaringan Internasional Pemerkosaan dengan Obat Bius Terbongkar, Ratusan Tersangka Diselidiki

Berita Terbaru