KompasReal.id, BANDUNG – Sebanyak 500 musisi tampil serentak dalam gelaran Bandung Kota Angklung Festival 2026 yang berlangsung di Bandung, Jawa Barat, Sabtu (6/6/2026). Festival ini menjadi perhatian publik internasional karena menampilkan kolaborasi besar untuk melestarikan angklung sebagai warisan budaya dunia yang diakui.
Ratusan pemain angklung dari berbagai kalangan memadati kawasan Balai Kota Bandung dengan menampilkan beragam komposisi musik tradisional dan modern. Pertunjukan tersebut menciptakan suasana meriah sekaligus menunjukkan bahwa budaya lokal Indonesia mampu tampil di panggung global.
Pemerintah Kota Bandung menyebut angklung bukan sekadar alat musik tradisional, melainkan simbol kebersamaan, toleransi, dan gotong royong yang menjadi identitas masyarakat Indonesia. Festival ini juga menjadi sarana memperkenalkan budaya Nusantara kepada wisatawan dan komunitas internasional.
Viralnya festival ini di berbagai platform digital memicu apresiasi dari pecinta budaya dunia. Banyak warganet menilai penampilan massal angklung tersebut sebagai salah satu pertunjukan budaya paling menarik yang digelar di Asia tahun ini.
Selain memperkuat identitas budaya Indonesia, kegiatan tersebut juga mendukung upaya diplomasi budaya yang tengah digencarkan pemerintah. Indonesia saat ini tengah mencalonkan diri sebagai anggota Komite Warisan Budaya Takbenda UNESCO periode 2026–2030 untuk memperkuat peran dalam pelestarian budaya dunia.
Festival Angklung 2026 menjadi bukti bahwa warisan budaya tradisional tetap relevan di era modern dan mampu menarik perhatian masyarakat global melalui kreativitas, kolaborasi, serta semangat pelestarian budaya yang berkelanjutan.
Penulis : Kr03
Editor : Emas












