Usai Rapat dengan Menkeu, Gus Irawan Pasaribu Luruskan Pernyataan Bupati Tapsel: Terkait Hal Ini

Redaksi

- Editor

Rabu, 21 Agustus 2024 - 21:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KompasReal.com – Anggota Komisi XI DPR RI Gus Irawan Pasaribu luruskan pernyataan Bupati Tapanuli Selatan Dolly Pasaribu yang salah mengutip data pertumbuhan ekonomi nasional dan membandingkannya dengan pertumbuhan di Tapsel.

Dalam situs berita online yang mengutip pendapat Dolly Pasaribu sebagai Bupati Tapsel membanggakan pencapaian pertumbuhan daerahnya karena angka yang mencapai 5,1 persen di atas pertumbuhan nasional yang 4,8 persen tahun 2023.

Gus Irawan Pasaribu Anggota DPR RI dari Fraksi Gerindra, yang dihubungi lewat sambungan telepon, ternyata sedang rapat bersama Menteri Keuangan Sri Mulyani di Jakarta. Usai rapat, ia langsung mengirim tangkapan layar terkait data dimaksud.

“Saya tidak bermaksud apa-apa, hanya meluruskan saja. Angka pertumbuhan nasinal adalah 5,05 persen bukan 4,8 persen di 2023. Urgensinya adalah jika ucapan itu disampaikan saat doorstop, tentu keseleo lidah tak masalah.

Akan tetapi, sambung mantan Direktur Utama PT. Bank Sunut tiga periode tersebut, sebagai pejabat (Dolly Pasaribu.red) harusnya memahami angka dan tahu pentingnya data.

“Ini kami sedang melakukan evaluasi kinerja keuangan pemerintah 2023. Lalu ditampilkanlah pertumbuhan ekonomi nasional. Di saat yang sama saya kemudian dikirim link berita dan ditanya wartawan bagaimana pendapat saya,” ungkapnya.

Menurutnya, terkait hal itu, penting harus disampaikan bahwa ada data salah dalam penyampaian Bupati Tapanuli Selatan yang kemudian terekspos ke sejumlah media.

Sebenarnya, kata Gus Irawan, publikasi data dari Bupati Tapanuli Selatan itu mengarah ke media setting. Di mana, tu datanya sudah disiapkan dan seharusnya tidak boleh salah.

“Saya sebenarnya merasa agak berat menanggapi ini, karena nanti seolah-olah kita membiarkan opini yang keliru berkembang di Tapsel. Jadi harus diluruskan,” tutur Gus Irawan.

Baca Juga :  Cerianya Warga Mambukkas Tobat Bareng BAGUSI: Cerminan Tapsel ke Depan

Ia menilai, data pertumbuhan yang diklaim Bupati Tapsel itu pun biasa saja. Tidak ada prestasi luar biasa dari capaian pertumbuhan 5,1 persen karena angka pertumbuhan itu auto pilot.

“Tidak ada program Pemda pun sebenarnya, kalau angka sebesar itu bisa dicapai Tapsel. Karena konsumsi masyarakat, kegiatan dunia usaha, dan lain-lain itu berkontribusi terhadap pertumbuhan,” jelasnya.

Dia malah mengcounter yang seharusnya ditunjukkan adalah laju pertumbuhannya sebelum dan setelah pandemi. Gus Irawan menyebut, laju pertumbuhan ekonomi Indonesia sudah melampaui kondisi sebelum krisis.

Sementara laju pertumbuhan ekonomi di Tapanuli Selatan yang 2019 berada di angka 5,23 persen ternyata hingga 2023 masih berada di angka 5,1 persen.

“Nah, angka nasional lajunya lebih cepat, karena sudah melampaui angka sebelum pandemi. Di Tapsel, lajunya melambat di tiga tahun terakhir. Saya harap janganlah menggunakan data untuk media setting. Ungkapkan saja kondisi riilnya,” harap Gus.

Sebenarnya, kata Gus Irawan, tidak mau mengomentari ini terlalu dalam. Karena kalau dibedah datanya lebih dalam, maka akan kelihatan apa yang sesungguhnya terjadi di Tapsel saat ini.

“Berat bagi saya menanggapi ini, karena juga menjadi kegagalan saya sebagai senior tidak bisa mendidik junior. Tapi daripada ada persepsi keliru di tengah masyarakat, maka saya hanya meluruskan saja dulu angka pertumbuhan tersebut,” tutupnya.

Follow WhatsApp Channel kompasreal.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Perkuat Potensi Perkebunan Papua Barat, Wapres Gibran Tanam Bibit Kakao di Manokwari Selatan
Di Perbatasan Papua Barat, Satgas Yonif 410 Bawa Pelayanan Kesehatan ke Rumah Warga
MAHASISWA TERIAK DEMOKRASI, BUNGKAM HAK BICARA MENTERI? 
Klaim Mobil Dipasangi Alat Pelacak, Eks Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto Jadi Sorotan Netizen
Pengumuman Caba PK TNI AD Gelombang II TA 2026, Kodam XVIII/Kasuari Tegaskan Seleksi Transparan dan Berkualitas
Wujud Kepedulian Sesama, Kodam XII/Tanjungpura Bagikan Nasi Kotak dalam Aksi Jumat Berkah
TNI AL Satgas Yonif 2 Marinir dan Kodim 1703/Deiyai Bersinergi Bangun Harapan Warga Melalui Jembatan Garuda
Gagalkan Peredaran Narkoba Skala Besar, Kodam XII/Tpr Amankan 21,4 Kg Sabu dan Serahkan WNA Malaysia ke BNNP Kalbar
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 21 Juni 2026 - 23:43 WIB

Perkuat Potensi Perkebunan Papua Barat, Wapres Gibran Tanam Bibit Kakao di Manokwari Selatan

Rabu, 17 Juni 2026 - 22:23 WIB

Di Perbatasan Papua Barat, Satgas Yonif 410 Bawa Pelayanan Kesehatan ke Rumah Warga

Selasa, 16 Juni 2026 - 19:58 WIB

MAHASISWA TERIAK DEMOKRASI, BUNGKAM HAK BICARA MENTERI? 

Senin, 15 Juni 2026 - 01:23 WIB

Klaim Mobil Dipasangi Alat Pelacak, Eks Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto Jadi Sorotan Netizen

Minggu, 14 Juni 2026 - 12:20 WIB

Pengumuman Caba PK TNI AD Gelombang II TA 2026, Kodam XVIII/Kasuari Tegaskan Seleksi Transparan dan Berkualitas

Berita Terbaru