Lubuk Larangan Tradisi yang Harus Dilestarikan

Redaksi

- Penulis

Minggu, 29 Maret 2026 - 14:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KompasReal.d, Lubuk larangan merupakan tradisi yang telah tumbuh sejak zaman dulu di wilayah Mandailing dan memberikan dampak positif kepada masyarakat setempat sehingga perlu dilestarikan.

 

Hal itu disampaikan Bupati Mandailing Natal (Madina) H. Saipullah Nasution saat mengikuti pembukaan lubuk larangan di Kelurahan Dalan Lidang, Panyabungan, pada Sabtu, 28 Maret 2026.

 

“Budaya lubuk larangan ini harus dilestarikan, di samping menjaga ekosistem sungai juga salah satu tradisi turun-temurun dari nenek moyang kita,” kata dia.

 

Saipullah menjelaskan, hasil penjualan tiket bisa dimanfaatkan bagi kepentingan masyarakat sekitar seperti di Kelurahan Dalan Lidang yang dipergunakan untuk pembelian tanah wakaf.

 

Maka dari itu, bupati mengajak masyarakat untuk melestarikan ekosistem dengan tidak membuang sampah ke sungai. “Jangan membuang sampah ke sungai, ini dapat merusak perkembangbiakan ikan, sehingga ketika dilakukan pembukaan lubuk larangan hasilnya tidak akan memuaskan,” ujar dia.

 

Saipullah pun meminta camat dan aparat desa agar mengimbau masyarakat untuk tidak membuang sampah secara sembarangan.

Baca Juga :  Camat Siabu Kenang Zakaria Siregar sebagai Figur Konsisten, PT Sorikmas Mining Beri Tali Asih untuk Keluarga

Penulis : Edy siregar

Editor : EMAS

Sumber Berita: KompasReal.id

Follow WhatsApp Channel kompasreal.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Senja di Batang Bangko: Amiran Hilang Terseret Arus, Hari Pertama Pencarian Belum Membuahkan Hasil
Bupati Madina Bawa Sejumlah Kadis Studi Tiru Pengembangan Serai Wangi
Reses Anggota DPRD Madina M. Rifaldi Nasution, SH.MH. di Desa Bange Nauli, Warga Prioritaskan Perbaikan Jalan dan Rehabilitasi MDA
Penelusuran Hulu Sungai Rantopuran Ditunda, Kades Masih Musyawarahkan Personel dan Bekal Tim
Bupati Madina Temui Pemilik Lion Air, Bahas Jalur Penerbangan
Normalisasi Sungai Sianciing Jadi Prioritas, Dinas PUPR dan BPBD Madina Tinjau Titik Banjir di Siabu
Kapolres Madina Pastikan Kesiapan Personel di Pos Pengamanan, Tinjau Langsung Pelayanan Untuk Masyarakat
Tiga Hari ke Depan, Kades Se-Gunung Tua Raya Akan Telusuri Penyebab Keruhnya Sungai Rantopuran
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 18 Mei 2026 - 20:46 WIB

Senja di Batang Bangko: Amiran Hilang Terseret Arus, Hari Pertama Pencarian Belum Membuahkan Hasil

Jumat, 15 Mei 2026 - 10:52 WIB

Bupati Madina Bawa Sejumlah Kadis Studi Tiru Pengembangan Serai Wangi

Kamis, 14 Mei 2026 - 20:01 WIB

Reses Anggota DPRD Madina M. Rifaldi Nasution, SH.MH. di Desa Bange Nauli, Warga Prioritaskan Perbaikan Jalan dan Rehabilitasi MDA

Selasa, 12 Mei 2026 - 18:49 WIB

Penelusuran Hulu Sungai Rantopuran Ditunda, Kades Masih Musyawarahkan Personel dan Bekal Tim

Selasa, 12 Mei 2026 - 16:40 WIB

Bupati Madina Temui Pemilik Lion Air, Bahas Jalur Penerbangan

Berita Terbaru