Tambang Emas Ilegal di Batang Natal Kembali Memakan Korban, Dua Warga Tewas Tertimbun Longsor

KompasReal.id

- Editor

Rabu, 18 Maret 2026 - 22:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KompasReal.id, Mandailing Natal – Aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) kembali menelan korban jiwa. Longsor yang terjadi di lokasi tambang ilegal jenis Domfeng di Desa Simanguntong, Kecamatan Batang Natal, Kabupaten Mandailing Natal, Rabu (18/03/2026), menyebabkan dua orang meninggal dunia dan satu orang lainnya mengalami luka-luka.

Dua korban yang meninggal dunia diketahui bernama Martaon (40), warga Desa Simanguntong, dan Amri (46), warga Desa Ampung Padang. Sementara satu korban lainnya, Kholiddin yang juga merupakan warga Desa Simanguntong, mengalami luka-luka dan telah dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis.

Camat Batang Natal, Wahyu Siregar, saat dikonfirmasi pada Rabu malam membenarkan peristiwa tersebut. Ia mengatakan longsor terjadi di lokasi tambang emas ilegal dan mengakibatkan korban jiwa.

“Benar adanya longsor di lokasi tambang, dua orang meninggal dunia dan satu orang mengalami luka-luka,” ujarnya.

Sementara itu, Kapolres Mandailing Natal, AKBP Bagus Priandy S.I.K., M.Si., yang dihubungi melalui pesan WhatsApp menyampaikan akan menindaklanjuti informasi tersebut.

“Terima kasih infonya, akan saya cek,” katanya singkat.

Menurut keterangan warga setempat, peristiwa ini bukan kali pertama terjadi di kawasan tambang emas ilegal di Batang Natal. Aktivitas PETI disebut telah berulang kali memicu kecelakaan kerja hingga menelan korban jiwa.

Meski dilakukan tanpa standar keselamatan dan peralatan profesional, para penambang tetap nekat bekerja karena tergiur hasil emas yang dianggap menjanjikan. Warga juga menilai aktivitas tambang ilegal tersebut seolah terus berlangsung tanpa penindakan tegas dari pihak berwenang. (KR11/ISK)

Penulis : Kr11

Editor : EMAS

Sumber Berita: KompasReal.id

Follow WhatsApp Channel kompasreal.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Konfirmasi Belum Ditanggapi, Dugaan PETI di Sipogu Masih Menunggu Klarifikasi
Dinas PUPR Madina dan Insan Pers Perkuat Sinergi Dorong Siabu Jadi Lumbung Pangan Tabagsel
SMA Negeri 1 Sinunukan Bersholawat, Tanamkan Keteladanan Rasulullah kepada Generasi Muda
Akun TikTok Ucok Botol Soroti Dugaan Aktivitas PETI di Sipogu, APH Dipertanyakan
Pesta Pembangunan Gereja HKBP Aek Nauli Digelar, Semangat Gotong Royong Masyarakat Menguat
Pesta Pembangunan Gereja HKBP Aek Nauli Digelar, Pemkab Madina Dorong Semangat Kebersamaan
Camat Linggabayu Turun Tangan Bersihkan Batang Kayu yang Tutup Jalan Desa Sikumbu
Proyek Parit Jalan Provinsi di Lembah Sorik Marapi Disorot Warga, Material Dinilai Ganggu Pengguna Jalan
Berita ini 33 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 13:47 WIB

Konfirmasi Belum Ditanggapi, Dugaan PETI di Sipogu Masih Menunggu Klarifikasi

Senin, 14 September 2026 - 20:06 WIB

Dinas PUPR Madina dan Insan Pers Perkuat Sinergi Dorong Siabu Jadi Lumbung Pangan Tabagsel

Minggu, 13 September 2026 - 23:47 WIB

SMA Negeri 1 Sinunukan Bersholawat, Tanamkan Keteladanan Rasulullah kepada Generasi Muda

Minggu, 13 September 2026 - 21:44 WIB

Akun TikTok Ucok Botol Soroti Dugaan Aktivitas PETI di Sipogu, APH Dipertanyakan

Minggu, 13 September 2026 - 16:54 WIB

Pesta Pembangunan Gereja HKBP Aek Nauli Digelar, Semangat Gotong Royong Masyarakat Menguat

Berita Terbaru