Meski Harga Daging Mahal, Masyarakat Madina Tetap Beli Untuk Hari Pertama Sahur Puasa Ramadhan

Redaksi

- Editor

Rabu, 18 Februari 2026 - 12:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KompasReal.id, Mandailing Natal – Tradisi memasak gulai daging di Mandailing Natal (Madina) menjadi salah satu contoh bagaimana masyarakat tetap menjaga budaya dan tradisi mereka. Meski Harga daging sapi mahal Masayarakat tetap membeli daging di hari pertama sahur bulan Ramadhan, pada Rabu (18/02).

Pada momen itu, harga daging sapi saat ini mencapai Rp. 180.000 per kilogram. Namun warga tetap melaksanakan tradisi memasak gulai daging. Tardisi sahur pertama masyarakat dimadina biasanya memasak dengan daging berbahan sapi, kerbau, maupun itik, yang diolah dengan bumbu khas Mandailing.

Tradisi ini telah menjadi bagian dari budaya masyarakat Mandailing Natal, terutama pada momen-momen tertentu seperti sahur pertama bulan Ramadan, hari pertama Idul Fitri, dan hari raya Idul Adha.

 

Ratna, salah satu pembeli daging sapi mengungkapkan bahwa memasak gulai daging hanya dilakukan pada momen-momen tertentu. “Memasak gulai daging pada sahur pertama merupakan sebuah tradisi dan rasa syukur karena masih dipertemukan dengan Ramadhan tahun ini,” ujarnya.

Lebih lanjut, Kata Ratna Meskipun harga daging yang mahal, minat beli warga Mandailing Natal tidak menurun. Mereka tetap membeli daging sapi untuk melaksanakan tradisi memasak gulai daging di hari pertama sahur.

“Kami ingin menjaga tradisi ini agar tetap hidup dan menjadi bagian dari budaya kami,” kata Ratna pembeli berselerakan daging sapi itu.

 

Di sisi lain, terlihat pasar musiman di Kecamatan Bukit Malintang yang berpusat di simpang Desa Malintang julu, hingga jam 10:00 wib. para penjual daging masih dikerumuni pembeli.

“Dari dulu memasak gulai daging sudah menjadi tradisi setiap menyambut puasa ramadahan, masyarakat rata-rata akan membeli daging buat sahur pertama puasa, dari itu kita selalu menyembelih daging setiap momen momen itu, lalu di jualkan dari waktu subuh hingga habis. Ujar salah satu penjual daging.

Baca Juga :  MK Tegaskan Nikah Beda Agama Tak Sah, Uji Materi UU Perkawinan Ditolak

Bagi sebagian masyarakat Mandailing Natal, memasak gulai daging pada sahur pertama Ramadan memiliki makna yang dalam. Mereka ingin merayakan kesyukuran atas nikmat yang diberikan dan mempererat hubungan keluarga dan masyarakat. KR11.

Penulis : Kr11

Editor : EMAS

Sumber Berita: KompasReal.id

Follow WhatsApp Channel kompasreal.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kapolres Madina Dipastikan Hadiri Penyuluhan Antinarkoba untuk Pelajar, Perkuat Sinergi Lawan Peredaran Narkoba
Akselerasi Konektivitas Udara: Bupati Madina Sambut Audiensi Strategis Lion Air Group
Forkopimda Madina Sepakat Perpanjang Masa Transisi Sampai Januari 2027
Progres Pembangunan Jembatan Aek Batahan Capai 57 Persen
Jalan Bukit Mas – Kubangan Tompek 3,5 KM Selesai, Pemkab Madina dan PT GPL Timbun Jalan Rusak di KM 2 Simpang Durian
Tambang Emas Ilegal di Perbatasan Tapsel Madina Kembali Beroperasi, Korwasis Desak Penegakan Hukum Transparan
Curanmor Kembali Terjadi di Panyabungan, Motor Warga Mompang Julu Raib di Simpang Empat Pasar Hilir
APH Bungkam, PETI Panabari Hidup Lagi. Terduga Pelaku ZNT Terus Beroperasi 
Berita ini 26 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 18:13 WIB

Kapolres Madina Dipastikan Hadiri Penyuluhan Antinarkoba untuk Pelajar, Perkuat Sinergi Lawan Peredaran Narkoba

Kamis, 16 Juli 2026 - 20:27 WIB

Akselerasi Konektivitas Udara: Bupati Madina Sambut Audiensi Strategis Lion Air Group

Kamis, 16 Juli 2026 - 20:24 WIB

Forkopimda Madina Sepakat Perpanjang Masa Transisi Sampai Januari 2027

Kamis, 16 Juli 2026 - 16:50 WIB

Progres Pembangunan Jembatan Aek Batahan Capai 57 Persen

Kamis, 16 Juli 2026 - 16:47 WIB

Jalan Bukit Mas – Kubangan Tompek 3,5 KM Selesai, Pemkab Madina dan PT GPL Timbun Jalan Rusak di KM 2 Simpang Durian

Berita Terbaru